<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tak Ada Khasiat, AS Hentikan Uji Coba Plasma Konvasalen untuk Pasien Covid-19</title><description>IS menghentikan uji coba plasma darah konvalesen dalam pengobatan pasien Covid-19.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/03/03/18/2371479/tak-ada-khasiat-as-hentikan-uji-coba-plasma-konvasalen-untuk-pasien-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/03/03/18/2371479/tak-ada-khasiat-as-hentikan-uji-coba-plasma-konvasalen-untuk-pasien-covid-19"/><item><title>Tak Ada Khasiat, AS Hentikan Uji Coba Plasma Konvasalen untuk Pasien Covid-19</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/03/03/18/2371479/tak-ada-khasiat-as-hentikan-uji-coba-plasma-konvasalen-untuk-pasien-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/03/03/18/2371479/tak-ada-khasiat-as-hentikan-uji-coba-plasma-konvasalen-untuk-pasien-covid-19</guid><pubDate>Rabu 03 Maret 2021 12:34 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/03/18/2371479/tak-ada-khasiat-as-hentikan-uji-coba-plasma-konvasalen-untuk-pasien-covid-19-bOv61Z3ZKE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Covid-19 (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/03/18/2371479/tak-ada-khasiat-as-hentikan-uji-coba-plasma-konvasalen-untuk-pasien-covid-19-bOv61Z3ZKE.jpg</image><title>Ilustrasi Covid-19 (Foto: Shutterstock)</title></images><description>WASHINGTON - Institut Kesehatan Nasional Amerika Serikat (NIH) menghentikan uji coba plasma darah konvalesen dalam pengobatan pasien Covid-19 bergejala ringan hingga sedang karena dinilai tidak memberikan khasiat pada kelompok ini.
NIH menyebutkan keputusan itu berdasarkan pada temuan dewan pemantau data independen.
Langkah NIH ini dilakukan kurang dari dua bulan setelah uji coba internasional plasma konvalesen dihentikan lantaran tidak adanya khasiat yang ditemukan. Riset lainnya yang dilakukan di India dan Argentina juga tidak mendapati manfaat yang jelas bagi pasien Covid-19 dengan kondisi parah.
(Baca juga: Percepat Penyuntikan, Klinik Vaksin Covid-19 Keliling Diluncurkan)
Uji coba di AS mendaftarkan 511 dari 900 partisipan, baik yang diberikan plasma darah dari pasien sembuh Covid-19 maupun plasebo.
Analisis baru-baru ini mengindikasikan bahwa tidak ada perbedaan signifikan dalam proporsi pasien yang membutuhkan pengobatan darurat, harus dirawat di rumah sakit atau meninggal dalam waktu 15 hari usai memasuki uji coba.
(Baca juga: Pria China Dieksekusi Mati Setelah Bunuh Ibu Demi Uang Asuransi)
</description><content:encoded>WASHINGTON - Institut Kesehatan Nasional Amerika Serikat (NIH) menghentikan uji coba plasma darah konvalesen dalam pengobatan pasien Covid-19 bergejala ringan hingga sedang karena dinilai tidak memberikan khasiat pada kelompok ini.
NIH menyebutkan keputusan itu berdasarkan pada temuan dewan pemantau data independen.
Langkah NIH ini dilakukan kurang dari dua bulan setelah uji coba internasional plasma konvalesen dihentikan lantaran tidak adanya khasiat yang ditemukan. Riset lainnya yang dilakukan di India dan Argentina juga tidak mendapati manfaat yang jelas bagi pasien Covid-19 dengan kondisi parah.
(Baca juga: Percepat Penyuntikan, Klinik Vaksin Covid-19 Keliling Diluncurkan)
Uji coba di AS mendaftarkan 511 dari 900 partisipan, baik yang diberikan plasma darah dari pasien sembuh Covid-19 maupun plasebo.
Analisis baru-baru ini mengindikasikan bahwa tidak ada perbedaan signifikan dalam proporsi pasien yang membutuhkan pengobatan darurat, harus dirawat di rumah sakit atau meninggal dalam waktu 15 hari usai memasuki uji coba.
(Baca juga: Pria China Dieksekusi Mati Setelah Bunuh Ibu Demi Uang Asuransi)
</content:encoded></item></channel></rss>
