<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penuhi Target MEF III, KSAL Luncurkan Dua KRI Jenis Angkut Tank   </title><description>Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono meluncurkan kapal perang Republik Indonesia (KRI)</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/03/04/337/2372068/penuhi-target-mef-iii-ksal-luncurkan-dua-kri-jenis-angkut-tank</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/03/04/337/2372068/penuhi-target-mef-iii-ksal-luncurkan-dua-kri-jenis-angkut-tank"/><item><title>Penuhi Target MEF III, KSAL Luncurkan Dua KRI Jenis Angkut Tank   </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/03/04/337/2372068/penuhi-target-mef-iii-ksal-luncurkan-dua-kri-jenis-angkut-tank</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/03/04/337/2372068/penuhi-target-mef-iii-ksal-luncurkan-dua-kri-jenis-angkut-tank</guid><pubDate>Kamis 04 Maret 2021 11:07 WIB</pubDate><dc:creator>Riezky Maulana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/04/337/2372068/penuhi-target-mef-iii-ksal-luncurkan-dua-kri-jenis-angkut-tank-nSmeQRs6rQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">KRI jenis Angkut Tank.(Foto:iNews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/04/337/2372068/penuhi-target-mef-iii-ksal-luncurkan-dua-kri-jenis-angkut-tank-nSmeQRs6rQ.jpg</image><title>KRI jenis Angkut Tank.(Foto:iNews)</title></images><description>JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono meluncurkan kapal perang Republik Indonesia (KRI) jenis Angkut Tank (AT) di galangan PT Bandar Abadi Batam, Kepulauan Riau, Rabu (3/3/2021).
Peluncuran guna memenuhi target dalam Minimum Essential Force (MEF) III sampai dengan Tahun 2024 mendatang.
Kegiatan diawali dengan prosesi shipnaming atau penamaan KRI AT-8 dan AT-9 yang diberi nama KRI Teluk Weda-526 dan KRI Teluk Wondama-527.
Baca Juga: Keren! TNI AL Luncurkan Dua Kapal Perang Baru
KRI Teluk Weda diambil dari nama sebuah teluk yang terletak di Halmahera Tengah Kecamatan Weda Tengah Maluku Utara yang terkenal akan keindahan taman bawah laut yang menakjubkan dengan kehidupan ikan yang melimpah. Salah satunya adalah spesies Hiu Kaki Langka.
Baca Juga: Alkisah Kedigdayaan TNI AL yang Dijuluki &quot;Gladiator&quot; Laut Terbesar se-Asia
Sementara itu, KRI Teluk Wondama diambil dari nama Teluk yang terletak di daerah kepala burung pulau Papua yang merupakan surga terapung di sebelah Raja Ampat.
Yudo Margono berharap agar industri pertahanan dalam negeri, dalam hal ini galangan kapal nasional dapat meningkatkan kemampuan untuk berkompetisi di pasar global melalui peningkatan kapasitas produksi, manajemen, serta teknologi modern agar mampu bersaing dengan kompetitor luar negeri.&quot;Saya berharap agar kehadiran kedua kapal ini dapat meningkatkan  performa pelaksanaan tugas-tugas TNI Angkatan Laut.  Kapal-kapal baru  ini harus diawaki oleh sumber daya manusia yang profesional dan tangguh  sehingga pengoperasian sekaligus perawatan kapal ini dapat terlaksana  secara optimal,&amp;rdquo; ucap Yudo dalam keterangan tertulis yang diterima,  Kamis (4/3/2021).
KSAL mengatakan bahwa kebijakan negara dalam mendukung kemandirian  industri pertahanan dalam negeri pada akhirnya bertujuan untuk  meningkatkan laju perekonomian bangsa dan kesejahteraan rakyat  Indonesia. Terkhsusus, untuk melewati masa krisis ekonomi nasional  sebagai akibat dari pandemi global Covid-19.
Kapal ini memiliki spesifikasi panjang keseluruhan (LOA) 117 meter  lebar 16.40 meter, tinggi 7.80 meter, kecepatan maksimal 16 knots,  endurance 20 hari, kru 111 orang,  pasukan 367 orang. Selain itu, dapat  mengangkut 15 unit tank BMP 3 F serta satu unit Helikopter.</description><content:encoded>JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono meluncurkan kapal perang Republik Indonesia (KRI) jenis Angkut Tank (AT) di galangan PT Bandar Abadi Batam, Kepulauan Riau, Rabu (3/3/2021).
Peluncuran guna memenuhi target dalam Minimum Essential Force (MEF) III sampai dengan Tahun 2024 mendatang.
Kegiatan diawali dengan prosesi shipnaming atau penamaan KRI AT-8 dan AT-9 yang diberi nama KRI Teluk Weda-526 dan KRI Teluk Wondama-527.
Baca Juga: Keren! TNI AL Luncurkan Dua Kapal Perang Baru
KRI Teluk Weda diambil dari nama sebuah teluk yang terletak di Halmahera Tengah Kecamatan Weda Tengah Maluku Utara yang terkenal akan keindahan taman bawah laut yang menakjubkan dengan kehidupan ikan yang melimpah. Salah satunya adalah spesies Hiu Kaki Langka.
Baca Juga: Alkisah Kedigdayaan TNI AL yang Dijuluki &quot;Gladiator&quot; Laut Terbesar se-Asia
Sementara itu, KRI Teluk Wondama diambil dari nama Teluk yang terletak di daerah kepala burung pulau Papua yang merupakan surga terapung di sebelah Raja Ampat.
Yudo Margono berharap agar industri pertahanan dalam negeri, dalam hal ini galangan kapal nasional dapat meningkatkan kemampuan untuk berkompetisi di pasar global melalui peningkatan kapasitas produksi, manajemen, serta teknologi modern agar mampu bersaing dengan kompetitor luar negeri.&quot;Saya berharap agar kehadiran kedua kapal ini dapat meningkatkan  performa pelaksanaan tugas-tugas TNI Angkatan Laut.  Kapal-kapal baru  ini harus diawaki oleh sumber daya manusia yang profesional dan tangguh  sehingga pengoperasian sekaligus perawatan kapal ini dapat terlaksana  secara optimal,&amp;rdquo; ucap Yudo dalam keterangan tertulis yang diterima,  Kamis (4/3/2021).
KSAL mengatakan bahwa kebijakan negara dalam mendukung kemandirian  industri pertahanan dalam negeri pada akhirnya bertujuan untuk  meningkatkan laju perekonomian bangsa dan kesejahteraan rakyat  Indonesia. Terkhsusus, untuk melewati masa krisis ekonomi nasional  sebagai akibat dari pandemi global Covid-19.
Kapal ini memiliki spesifikasi panjang keseluruhan (LOA) 117 meter  lebar 16.40 meter, tinggi 7.80 meter, kecepatan maksimal 16 knots,  endurance 20 hari, kru 111 orang,  pasukan 367 orang. Selain itu, dapat  mengangkut 15 unit tank BMP 3 F serta satu unit Helikopter.</content:encoded></item></channel></rss>
