<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tangsel Belum Bisa Terapkan Sekolah Tatap Muka, Angka Covid-19 Masih Tinggi   </title><description>Juru Bicara Satuan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Tangerang Selatan (Tangsel), dr Tulus Muladiyono mengatakan, Tangsel belum bisa</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/03/04/338/2371929/tangsel-belum-bisa-terapkan-sekolah-tatap-muka-angka-covid-19-masih-tinggi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/03/04/338/2371929/tangsel-belum-bisa-terapkan-sekolah-tatap-muka-angka-covid-19-masih-tinggi"/><item><title>Tangsel Belum Bisa Terapkan Sekolah Tatap Muka, Angka Covid-19 Masih Tinggi   </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/03/04/338/2371929/tangsel-belum-bisa-terapkan-sekolah-tatap-muka-angka-covid-19-masih-tinggi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/03/04/338/2371929/tangsel-belum-bisa-terapkan-sekolah-tatap-muka-angka-covid-19-masih-tinggi</guid><pubDate>Kamis 04 Maret 2021 05:06 WIB</pubDate><dc:creator>Hasan Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/04/338/2371929/tangsel-belum-bisa-terapkan-sekolah-tatap-muka-angka-covid-19-masih-tinggi-kT4nbXg3eY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Covid-19.(Foto:Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/04/338/2371929/tangsel-belum-bisa-terapkan-sekolah-tatap-muka-angka-covid-19-masih-tinggi-kT4nbXg3eY.jpg</image><title>Covid-19.(Foto:Dok Okezone)</title></images><description>TANGERANG SELATAN - Juru Bicara Satuan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Tangerang Selatan (Tangsel), dr Tulus Muladiyono mengatakan, pihaknya tidak bisa serta merta melakukan sekolah tatap muka jika angka Corona masih tinggi.
&quot;Satu sisi gini, kalau mau melaksanakan konteks itu, kita lihat kondisi untuk penderita Covidnya. Kalau masih cukup tinggi kan tidak bisa,&quot; kata Tulus, Rabu (3/3/2021).
Dia melanjutkan, pemberlakuan sekolah tatap muka di masa pandemi ini tidak mudah. Apalagi jika ditargetkan harus dibuka semua pada tahun ajaran baru di bulan Juni. Menurutnya, yang harus jadi bahan pertimbangan adalah kesanggupan sekolah.
Baca Juga: Pelaku Pariwisata di Batam Jalani Vaksinasi Covid-19
&quot;Mendikbud minta membuka layanan sekolah, tapi kan tidak bisa. Karena tidak semua daerah punya fasilitas untuk jaga jarak, bangkunya dan lain-lain. Apakah bisa? Itu butuh tempat atau ruang yang sangat memadai. Tidak asal saja,&quot; sambung Tulus.
Menurutnya, ada beberapa soal yang perlu perhatian serius jika ingin melangsungkan sekolah tatap muka, di masa pandemi ini. Pertama, penerapan protokol kesehatannya (prokes), jaga jarak dan durasi.
Baca Juga: Polri Ungkap Ribuan Penipu Bersiap Manfaatkan Vaksinasi Covid-19, Simak 5 Modusnya
&quot;Ya, artinya itu bisa dilakukan kalau prokesnya berjalan, sosial discanting tetap dijaga, dan durasi juga harus diperhatikan. Lalu ada penjadwalan sesuai aturan yang berlaku. Awalnya kan Januari mau diterapkan, tapi tetap tidak bisa,&quot; ungkapnya.
Saat ini, Kota Tangsel masih menjalani PSBB dan PPKM mikro. Tenaga pendidik juga sedang mengikuti proses vaksinasi gelombang pertama.
&quot;Kalau sekarang masih belum bisa diterapkan sekolah tatap muka. Sekarang bukan terkait anak sekolah saja, yang antar anak sekolah siapa? Ini kan bisa jadi kerumunan di tempat parkir dan masih tahap evaluasi dan pembahasan terus,&quot; tukasnya.
Sebelumny, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengatakan, pemerintah daerah dan sekolah harus mulai menyiapkan segera sekolah tatap muka.</description><content:encoded>TANGERANG SELATAN - Juru Bicara Satuan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Tangerang Selatan (Tangsel), dr Tulus Muladiyono mengatakan, pihaknya tidak bisa serta merta melakukan sekolah tatap muka jika angka Corona masih tinggi.
&quot;Satu sisi gini, kalau mau melaksanakan konteks itu, kita lihat kondisi untuk penderita Covidnya. Kalau masih cukup tinggi kan tidak bisa,&quot; kata Tulus, Rabu (3/3/2021).
Dia melanjutkan, pemberlakuan sekolah tatap muka di masa pandemi ini tidak mudah. Apalagi jika ditargetkan harus dibuka semua pada tahun ajaran baru di bulan Juni. Menurutnya, yang harus jadi bahan pertimbangan adalah kesanggupan sekolah.
Baca Juga: Pelaku Pariwisata di Batam Jalani Vaksinasi Covid-19
&quot;Mendikbud minta membuka layanan sekolah, tapi kan tidak bisa. Karena tidak semua daerah punya fasilitas untuk jaga jarak, bangkunya dan lain-lain. Apakah bisa? Itu butuh tempat atau ruang yang sangat memadai. Tidak asal saja,&quot; sambung Tulus.
Menurutnya, ada beberapa soal yang perlu perhatian serius jika ingin melangsungkan sekolah tatap muka, di masa pandemi ini. Pertama, penerapan protokol kesehatannya (prokes), jaga jarak dan durasi.
Baca Juga: Polri Ungkap Ribuan Penipu Bersiap Manfaatkan Vaksinasi Covid-19, Simak 5 Modusnya
&quot;Ya, artinya itu bisa dilakukan kalau prokesnya berjalan, sosial discanting tetap dijaga, dan durasi juga harus diperhatikan. Lalu ada penjadwalan sesuai aturan yang berlaku. Awalnya kan Januari mau diterapkan, tapi tetap tidak bisa,&quot; ungkapnya.
Saat ini, Kota Tangsel masih menjalani PSBB dan PPKM mikro. Tenaga pendidik juga sedang mengikuti proses vaksinasi gelombang pertama.
&quot;Kalau sekarang masih belum bisa diterapkan sekolah tatap muka. Sekarang bukan terkait anak sekolah saja, yang antar anak sekolah siapa? Ini kan bisa jadi kerumunan di tempat parkir dan masih tahap evaluasi dan pembahasan terus,&quot; tukasnya.
Sebelumny, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengatakan, pemerintah daerah dan sekolah harus mulai menyiapkan segera sekolah tatap muka.</content:encoded></item></channel></rss>
