<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lagi, Gunung Merapi Muntahkan Awan Panas Sejauh 1,4 Km ke Arah Barat Daya</title><description>Gunung Merapi kembali memuntahkan awan panas guguran, Jumat (5/3/2021). Aktivitas vulkanik ini terjadi pukul 10.48 WIB, ke arah barat daya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/03/05/510/2372902/lagi-gunung-merapi-muntahkan-awan-panas-sejauh-1-4-km-ke-arah-barat-daya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/03/05/510/2372902/lagi-gunung-merapi-muntahkan-awan-panas-sejauh-1-4-km-ke-arah-barat-daya"/><item><title>Lagi, Gunung Merapi Muntahkan Awan Panas Sejauh 1,4 Km ke Arah Barat Daya</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/03/05/510/2372902/lagi-gunung-merapi-muntahkan-awan-panas-sejauh-1-4-km-ke-arah-barat-daya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/03/05/510/2372902/lagi-gunung-merapi-muntahkan-awan-panas-sejauh-1-4-km-ke-arah-barat-daya</guid><pubDate>Jum'at 05 Maret 2021 14:16 WIB</pubDate><dc:creator>Priyo Setyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/05/510/2372902/lagi-gunung-merapi-muntahkan-awan-panas-sejauh-1-4-km-ke-arah-barat-daya-hLtyS4KgPK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Gunung Merapi  (Foto : Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/05/510/2372902/lagi-gunung-merapi-muntahkan-awan-panas-sejauh-1-4-km-ke-arah-barat-daya-hLtyS4KgPK.jpg</image><title>Ilustrasi Gunung Merapi  (Foto : Antara)</title></images><description>SLEMAN - Gunung Merapi kembali memuntahkan awan panas guguran, Jumat (5/3/2021). Aktivitas vulkanik ini terjadi pukul 10.48 WIB, ke arah  barat daya.

Berdasarkan catatan BPPTKG, awan panas guguran tercatat di seismogram dengan amplitudo 25 mm dan durasi 130 detik.  Untuk tinggi kolom tak teramati karena berkabut. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah timur. Suhu udara 22-29 &amp;deg;C, kelembaban udara 62-73 %, dan tekanan udara 627-705 mmHg.

&amp;ldquo;Selain itu, antara pukul 06.00 WIB-12.00 WIB juga teramati guguran lava pijar dengan jarak luncur 700 meter ke arah barat daya,&amp;rdquo;  kata penyusun laporan aktivitas Gunung Merapi BPTTKG, Heru Suparwaka.

Baca Juga :&amp;nbsp;Gunung Merapi Muntahkan Lava Pijar 50 Kali sejak Dini Hari

BPPTKG juga mencatat gempa  guguran sebanyak 52  kali, dengan amplitudo 3-30 mm, selama 10-75 detik. Gempa hembusan  sebanyak tiga kali, amplitudo  2 mm, urasi 8-9 detik dan gempa fase banyak atau  hybrid satu 1, amplitudo 3 mm, S-P .3 detik, selama  7 detik.

&amp;ldquo;Untuk status masih level III atau Siaga. Warga kami minta tidak beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari puncak karena potensi ancaman bahaya bisa terjadi sewaktu-waktu,&amp;rdquo; katanya.</description><content:encoded>SLEMAN - Gunung Merapi kembali memuntahkan awan panas guguran, Jumat (5/3/2021). Aktivitas vulkanik ini terjadi pukul 10.48 WIB, ke arah  barat daya.

Berdasarkan catatan BPPTKG, awan panas guguran tercatat di seismogram dengan amplitudo 25 mm dan durasi 130 detik.  Untuk tinggi kolom tak teramati karena berkabut. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah timur. Suhu udara 22-29 &amp;deg;C, kelembaban udara 62-73 %, dan tekanan udara 627-705 mmHg.

&amp;ldquo;Selain itu, antara pukul 06.00 WIB-12.00 WIB juga teramati guguran lava pijar dengan jarak luncur 700 meter ke arah barat daya,&amp;rdquo;  kata penyusun laporan aktivitas Gunung Merapi BPTTKG, Heru Suparwaka.

Baca Juga :&amp;nbsp;Gunung Merapi Muntahkan Lava Pijar 50 Kali sejak Dini Hari

BPPTKG juga mencatat gempa  guguran sebanyak 52  kali, dengan amplitudo 3-30 mm, selama 10-75 detik. Gempa hembusan  sebanyak tiga kali, amplitudo  2 mm, urasi 8-9 detik dan gempa fase banyak atau  hybrid satu 1, amplitudo 3 mm, S-P .3 detik, selama  7 detik.

&amp;ldquo;Untuk status masih level III atau Siaga. Warga kami minta tidak beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari puncak karena potensi ancaman bahaya bisa terjadi sewaktu-waktu,&amp;rdquo; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
