<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tak Mampu Merawat, Sang Ibu Buang Bayi Hasil Hubungan Gelap</title><description>Bayi mungil itu diduga dibuang sang ibu lantaran terlahir atas hasil hubungan gelap.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/03/05/510/2373157/tak-mampu-merawat-sang-ibu-buang-bayi-hasil-hubungan-gelap</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/03/05/510/2373157/tak-mampu-merawat-sang-ibu-buang-bayi-hasil-hubungan-gelap"/><item><title>Tak Mampu Merawat, Sang Ibu Buang Bayi Hasil Hubungan Gelap</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/03/05/510/2373157/tak-mampu-merawat-sang-ibu-buang-bayi-hasil-hubungan-gelap</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/03/05/510/2373157/tak-mampu-merawat-sang-ibu-buang-bayi-hasil-hubungan-gelap</guid><pubDate>Jum'at 05 Maret 2021 20:50 WIB</pubDate><dc:creator>Priyo Setyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/05/510/2373157/tak-mampu-merawat-sang-ibu-buang-bayi-hasil-hubungan-gelap-Jaam5Avsid.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto : Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/05/510/2373157/tak-mampu-merawat-sang-ibu-buang-bayi-hasil-hubungan-gelap-Jaam5Avsid.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto : Shutterstock)</title></images><description>SLEMAN - Bayi berjenis kelamin laki-laki ditemukan dalam keadaan hidup di depan kamar kos di Dusun Kranggan, Bokoharjo, Prambanan, Kamis 4 Maret 2021, sore.  Bayi itu ditaruh dalam boks dengan kondisi telanjang, tanpa alas kain dan tali pusar masih menempel itu, diduga dibuang sang ibu lantaran terlahir atas hasil hubungan gelap

Kapolsek Prambanan, Kompol Rubiyanto menjelaskan  temuan bayi tersebut berawal saat pemilik kos Tina Sulistowati bersama penghuni kos, Rohyati mendengar  ada suara tangisan bayi.  Mereka kemudian memberitahu penghuni kos lain, Sumini.

Mereka selanjutnya mencari sumber suara tersebut. Setelah dicari berasal dari dalam bok yang ditaruh di samping  kamar penghuni kamar kos lainnya.  Setelah dilihat ada bayi dan masih hidup.

Temuan  itu  selanjutnya  di laporkan  ke Mapolsek  Prambanan.  Mendapat laporan  petugas  bersama tim medis  langsung ke lokasi  untuk  melakukan  pemeriksaan dan pengamnan serta olah tempat kejadian perkara  (TKP).

&amp;ldquo;Saat  diperiksa bayi itu sehat,  dengan berat 2.550 gram, panjang 47 cm, lingkar kepala 35 cm, lingkar dada 33 cm, dan lingkar lengan atas 11 cm.  Untuk  penangganan lebih lanjut bayi di bawa ke RS Bhayangkara Polda DIY,&amp;rdquo;  kara Rubiyanto, Jumat (5/3/2021).

Rubiyanto menjelaskan dari hasil pemeriksaan  saksi-saksi  dan olah TKP,  petugas mencurigai, seorang ibu berinisial FA (32)yang juga penghuni kos di tempat tersebut sebagai ibu yang membuang bayinya.

Baca Juga :&amp;nbsp;Polisi Tangkap Bule Instruktur &quot;Kelas Orgasme&quot; di Bali

Terduga pelaku menempati  kamar di samping tempat boks bayi  ditemukan.  Hanya saja,  saat  diinterogasi, FA tidak mengakui bahwa anak itu adalah anak yang baru saja dilahirkan.

&amp;ldquo;Selanjutnya,  petugas membawa  bayi  tersebut  bersama  FA  ke RS  Bhayangkara,&amp;rdquo;  paparnya.

Namun, saat  diminta keterangan oleh dokter di rumah sakit, FA akhirnya mengakui bayi itu adalah anaknya dari hasil hubungan gelap dengan kekasihnya. Alasan membuang bayi, karena merasa tidak sanggup merawatnya. Dengan harapan bayi tersebut ditemukan (diasuh) oleh orang.

&amp;ldquo;Untuk  pemeriksaan lebih lanjut,  kami masih menunggu hasil observasi dari medis kepada FA dan bayinya.  Saat  ini  masih  meakukan  BAP  terhadap  saksi. Rencana setelah BAP saksi, baru meriksa FA dari bayinya.&amp;rdquo; ujarnya.</description><content:encoded>SLEMAN - Bayi berjenis kelamin laki-laki ditemukan dalam keadaan hidup di depan kamar kos di Dusun Kranggan, Bokoharjo, Prambanan, Kamis 4 Maret 2021, sore.  Bayi itu ditaruh dalam boks dengan kondisi telanjang, tanpa alas kain dan tali pusar masih menempel itu, diduga dibuang sang ibu lantaran terlahir atas hasil hubungan gelap

Kapolsek Prambanan, Kompol Rubiyanto menjelaskan  temuan bayi tersebut berawal saat pemilik kos Tina Sulistowati bersama penghuni kos, Rohyati mendengar  ada suara tangisan bayi.  Mereka kemudian memberitahu penghuni kos lain, Sumini.

Mereka selanjutnya mencari sumber suara tersebut. Setelah dicari berasal dari dalam bok yang ditaruh di samping  kamar penghuni kamar kos lainnya.  Setelah dilihat ada bayi dan masih hidup.

Temuan  itu  selanjutnya  di laporkan  ke Mapolsek  Prambanan.  Mendapat laporan  petugas  bersama tim medis  langsung ke lokasi  untuk  melakukan  pemeriksaan dan pengamnan serta olah tempat kejadian perkara  (TKP).

&amp;ldquo;Saat  diperiksa bayi itu sehat,  dengan berat 2.550 gram, panjang 47 cm, lingkar kepala 35 cm, lingkar dada 33 cm, dan lingkar lengan atas 11 cm.  Untuk  penangganan lebih lanjut bayi di bawa ke RS Bhayangkara Polda DIY,&amp;rdquo;  kara Rubiyanto, Jumat (5/3/2021).

Rubiyanto menjelaskan dari hasil pemeriksaan  saksi-saksi  dan olah TKP,  petugas mencurigai, seorang ibu berinisial FA (32)yang juga penghuni kos di tempat tersebut sebagai ibu yang membuang bayinya.

Baca Juga :&amp;nbsp;Polisi Tangkap Bule Instruktur &quot;Kelas Orgasme&quot; di Bali

Terduga pelaku menempati  kamar di samping tempat boks bayi  ditemukan.  Hanya saja,  saat  diinterogasi, FA tidak mengakui bahwa anak itu adalah anak yang baru saja dilahirkan.

&amp;ldquo;Selanjutnya,  petugas membawa  bayi  tersebut  bersama  FA  ke RS  Bhayangkara,&amp;rdquo;  paparnya.

Namun, saat  diminta keterangan oleh dokter di rumah sakit, FA akhirnya mengakui bayi itu adalah anaknya dari hasil hubungan gelap dengan kekasihnya. Alasan membuang bayi, karena merasa tidak sanggup merawatnya. Dengan harapan bayi tersebut ditemukan (diasuh) oleh orang.

&amp;ldquo;Untuk  pemeriksaan lebih lanjut,  kami masih menunggu hasil observasi dari medis kepada FA dan bayinya.  Saat  ini  masih  meakukan  BAP  terhadap  saksi. Rencana setelah BAP saksi, baru meriksa FA dari bayinya.&amp;rdquo; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
