<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tim KNKT Investigasi Penyebab Pesawat Batik Air Mendarat Darurat di Bandara Jambi</title><description>Hal ini dibenarkan Executive General Manager of Bandara Sultan Thaha Jambi, Indra Gunawan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/03/07/340/2373809/tim-knkt-investigasi-penyebab-pesawat-batik-air-mendarat-darurat-di-bandara-jambi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/03/07/340/2373809/tim-knkt-investigasi-penyebab-pesawat-batik-air-mendarat-darurat-di-bandara-jambi"/><item><title>Tim KNKT Investigasi Penyebab Pesawat Batik Air Mendarat Darurat di Bandara Jambi</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/03/07/340/2373809/tim-knkt-investigasi-penyebab-pesawat-batik-air-mendarat-darurat-di-bandara-jambi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/03/07/340/2373809/tim-knkt-investigasi-penyebab-pesawat-batik-air-mendarat-darurat-di-bandara-jambi</guid><pubDate>Minggu 07 Maret 2021 16:39 WIB</pubDate><dc:creator>Azhari Sultan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/07/340/2373809/tim-knkt-investigasi-penyebab-pesawat-batik-air-mendarat-darurat-di-bandara-jambi-cc2MTv9cpp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Istimewa</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/07/340/2373809/tim-knkt-investigasi-penyebab-pesawat-batik-air-mendarat-darurat-di-bandara-jambi-cc2MTv9cpp.jpg</image><title>Foto: Istimewa</title></images><description>JAMBI - Tim Komite Nasional Kecelakaan Transportasi (KNKT) mendatangi Bandara&amp;nbsp;Sultan&amp;nbsp;Thaha Jambi, pasca-insiden pesawat Batik Air ID 6803 registrasi PK-LUT, mendarat darurat. Hal ini dibenarkan Executive General Manager of Bandara&amp;nbsp;Sultan&amp;nbsp;Thaha Jambi, Indra Gunawan.
&quot;Benar, ada Tim investigasi dari KNKT yang akan melakukan investigasi untuk mencari penyebab terjadinya insiden pesawat Batik Air,&quot; ujarnya, Minggu (7/3/2021).
Menurutnya, ini bertujuan agar kejadian serupa tidak terjadi lagi pada penerbangan di Indonesia.&amp;nbsp;
Dia juga menceritakan, proses evakuasi pesawat Batik Air ID 6803 berhasil dilakukan pada pukul 06.35 WIB.
Baca juga:&amp;nbsp;Penerbangan di Bandara Sultan Thaha Jambi Kembali Normal Pagi Ini
&quot;Saat ini pesawat sudah berada di tempat parkir pesawat (apron) untuk dapat dilakukan perbaikan lebih lanjut tanpa mengganggu aktivitas pergerakan di bandara,&quot; tukas Indra.



Setelah proses pemindahan pesawat ini selesai dilakukan, katanya, pihaknya dari unit infrastruktur bandara dan unit safety risk &amp;amp; QC akan melakukan pembersihan dan pengecekan terhadap seluruh area landasan pacu untuk memastikan keamanannya.&amp;nbsp;
Dia menambahkan, bahwa pada pukul 01.45 UTC (08.45 WIB) bandara dinyatakan kembali dibuka untuk operasional penerbangan, ditandai dengan terbitnya NOTAM (Notice to Airman) nomor C0268/21 NOTAMC C0267/21 perihal RUNWAY RESUMED NORMAL OPERATION.&amp;nbsp;
Baca juga:&amp;nbsp;20 Menit Mengudara, Pesawat Batik Air Tujuan Jakarta Kembali Mendarat Darurat di Bandara Jambi
&quot;Penerbangan pagi tadi yang mendarat pertama kali adalah penerbangan Garuda Indonesia nomor penerbangan GA 126 dari Jakarta. Dan alhamdulillah telah mendarat dengan aman dan selamat di Bandara&amp;nbsp;Sultan&amp;nbsp;Thaha Jambi pada pukul 10.39 WIB,&quot; imbuh Indra.
Pasca proses evakuasi pesawat Batik Air ID 6803 berhasil dilakukan, saat ini Bandara&amp;nbsp;Sultan&amp;nbsp;Thaha Jambi kembali beroperasi normal.</description><content:encoded>JAMBI - Tim Komite Nasional Kecelakaan Transportasi (KNKT) mendatangi Bandara&amp;nbsp;Sultan&amp;nbsp;Thaha Jambi, pasca-insiden pesawat Batik Air ID 6803 registrasi PK-LUT, mendarat darurat. Hal ini dibenarkan Executive General Manager of Bandara&amp;nbsp;Sultan&amp;nbsp;Thaha Jambi, Indra Gunawan.
&quot;Benar, ada Tim investigasi dari KNKT yang akan melakukan investigasi untuk mencari penyebab terjadinya insiden pesawat Batik Air,&quot; ujarnya, Minggu (7/3/2021).
Menurutnya, ini bertujuan agar kejadian serupa tidak terjadi lagi pada penerbangan di Indonesia.&amp;nbsp;
Dia juga menceritakan, proses evakuasi pesawat Batik Air ID 6803 berhasil dilakukan pada pukul 06.35 WIB.
Baca juga:&amp;nbsp;Penerbangan di Bandara Sultan Thaha Jambi Kembali Normal Pagi Ini
&quot;Saat ini pesawat sudah berada di tempat parkir pesawat (apron) untuk dapat dilakukan perbaikan lebih lanjut tanpa mengganggu aktivitas pergerakan di bandara,&quot; tukas Indra.



Setelah proses pemindahan pesawat ini selesai dilakukan, katanya, pihaknya dari unit infrastruktur bandara dan unit safety risk &amp;amp; QC akan melakukan pembersihan dan pengecekan terhadap seluruh area landasan pacu untuk memastikan keamanannya.&amp;nbsp;
Dia menambahkan, bahwa pada pukul 01.45 UTC (08.45 WIB) bandara dinyatakan kembali dibuka untuk operasional penerbangan, ditandai dengan terbitnya NOTAM (Notice to Airman) nomor C0268/21 NOTAMC C0267/21 perihal RUNWAY RESUMED NORMAL OPERATION.&amp;nbsp;
Baca juga:&amp;nbsp;20 Menit Mengudara, Pesawat Batik Air Tujuan Jakarta Kembali Mendarat Darurat di Bandara Jambi
&quot;Penerbangan pagi tadi yang mendarat pertama kali adalah penerbangan Garuda Indonesia nomor penerbangan GA 126 dari Jakarta. Dan alhamdulillah telah mendarat dengan aman dan selamat di Bandara&amp;nbsp;Sultan&amp;nbsp;Thaha Jambi pada pukul 10.39 WIB,&quot; imbuh Indra.
Pasca proses evakuasi pesawat Batik Air ID 6803 berhasil dilakukan, saat ini Bandara&amp;nbsp;Sultan&amp;nbsp;Thaha Jambi kembali beroperasi normal.</content:encoded></item></channel></rss>
