<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ayah Terbaring Sakit, Pemuda Bangkalan Bacok Selingkuhan Ibu hingga Tewas</title><description>Pelaku lima kali membacok korban di bagian perutnya di sebuah minimarket. Korban tewas seketika di lokasi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/03/07/519/2373830/ayah-terbaring-sakit-pemuda-bangkalan-bacok-selingkuhan-ibu-hingga-tewas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/03/07/519/2373830/ayah-terbaring-sakit-pemuda-bangkalan-bacok-selingkuhan-ibu-hingga-tewas"/><item><title>Ayah Terbaring Sakit, Pemuda Bangkalan Bacok Selingkuhan Ibu hingga Tewas</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/03/07/519/2373830/ayah-terbaring-sakit-pemuda-bangkalan-bacok-selingkuhan-ibu-hingga-tewas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/03/07/519/2373830/ayah-terbaring-sakit-pemuda-bangkalan-bacok-selingkuhan-ibu-hingga-tewas</guid><pubDate>Minggu 07 Maret 2021 17:47 WIB</pubDate><dc:creator>iNews TV</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/07/519/2373830/ayah-terbaring-sakit-pemuda-bangkalan-bacok-selingkuhan-ibu-hingga-tewas-82HsKnqIsH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/07/519/2373830/ayah-terbaring-sakit-pemuda-bangkalan-bacok-selingkuhan-ibu-hingga-tewas-82HsKnqIsH.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Shutterstock)</title></images><description>BANGKALAN - Pemuda asal Bangkalan, Madura, WG nekat membunuh Sufwat (51), setelah dendam karena telah berselingkuh dengan ibu kandungnya, sementara ayahnya tengah terbaring di rumah sakit.
Pelaku lima kali membacok korban di bagian perutnya di sebuah minimarket. Korban tewas seketika di lokasi.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Mayat Wanita Terbungkus Plastik Dalam Kondisi Kaki Terikat
&quot;Seketika itu pemuda yang sudah siap langsung melakukan pemukulan dan pembacokan, serta penyabetan celurit ke bagian perutnya. Sehingga korban yang tidak mengira langsung tewas di tempat,&quot; kata Kasat Reskrim Polres Bangkalan AKP Agus Sobarna Praja, Minggu (7/3/2021).
Baca juga:&amp;nbsp;Gegara Sering Diplonco, Murid Tusuk Guru Silatnya hingga Tewas
Praja mengatakan, pelaku berjumlah tiga orang. WG bersama kakak sepupunya telah ditangkap sementara satu pelaku lainnya masih diburu.
&quot;Saksi-saksi di lapangan ada tiga. Dua ini tersangka dan satu ini temannya pelaku sedang pengejaran,&quot; ujarnya.
Dia menambahkan, pelaku masih berstatus pelajar. Namun, sudah berusia di atas 18 tahun.
Akibat perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 340 KUHP Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP tentang pembunuhan berencana.
</description><content:encoded>BANGKALAN - Pemuda asal Bangkalan, Madura, WG nekat membunuh Sufwat (51), setelah dendam karena telah berselingkuh dengan ibu kandungnya, sementara ayahnya tengah terbaring di rumah sakit.
Pelaku lima kali membacok korban di bagian perutnya di sebuah minimarket. Korban tewas seketika di lokasi.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Mayat Wanita Terbungkus Plastik Dalam Kondisi Kaki Terikat
&quot;Seketika itu pemuda yang sudah siap langsung melakukan pemukulan dan pembacokan, serta penyabetan celurit ke bagian perutnya. Sehingga korban yang tidak mengira langsung tewas di tempat,&quot; kata Kasat Reskrim Polres Bangkalan AKP Agus Sobarna Praja, Minggu (7/3/2021).
Baca juga:&amp;nbsp;Gegara Sering Diplonco, Murid Tusuk Guru Silatnya hingga Tewas
Praja mengatakan, pelaku berjumlah tiga orang. WG bersama kakak sepupunya telah ditangkap sementara satu pelaku lainnya masih diburu.
&quot;Saksi-saksi di lapangan ada tiga. Dua ini tersangka dan satu ini temannya pelaku sedang pengejaran,&quot; ujarnya.
Dia menambahkan, pelaku masih berstatus pelajar. Namun, sudah berusia di atas 18 tahun.
Akibat perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 340 KUHP Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP tentang pembunuhan berencana.
</content:encoded></item></channel></rss>
