<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Anies Pamer Hasil Revitalisasi PPOP Ragunan Usai Pecat Anak Buah Terlibat Korupsi   </title><description>Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengunggah foto kegiatan kunjungannya ke PPOP di Ragunan pada Senin (8/3/2021)</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/03/08/338/2374203/anies-pamer-hasil-revitalisasi-ppop-ragunan-usai-pecat-anak-buah-terlibat-korupsi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/03/08/338/2374203/anies-pamer-hasil-revitalisasi-ppop-ragunan-usai-pecat-anak-buah-terlibat-korupsi"/><item><title>Anies Pamer Hasil Revitalisasi PPOP Ragunan Usai Pecat Anak Buah Terlibat Korupsi   </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/03/08/338/2374203/anies-pamer-hasil-revitalisasi-ppop-ragunan-usai-pecat-anak-buah-terlibat-korupsi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/03/08/338/2374203/anies-pamer-hasil-revitalisasi-ppop-ragunan-usai-pecat-anak-buah-terlibat-korupsi</guid><pubDate>Senin 08 Maret 2021 13:30 WIB</pubDate><dc:creator>Bima Setiyadi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/08/338/2374203/anies-pamer-hasil-revitalisasi-ppop-ragunan-usai-pecat-anak-buah-terlibat-korupsi-jVCRwm4bMF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.(Foto:Dok Okezone))</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/08/338/2374203/anies-pamer-hasil-revitalisasi-ppop-ragunan-usai-pecat-anak-buah-terlibat-korupsi-jVCRwm4bMF.jpg</image><title>Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.(Foto:Dok Okezone))</title></images><description>JAKARTA - Setelah memecat Direktur PD Sarana Jaya, Yorry C Pinotan atas dugaan keterlibatan kasus korupsi pembelian lahan pembangunan DP 0 Persen, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengunggah foto kegiatan kunjungannya ke Pusat Pelatihan Olahraga Pelajar (PPOP) di Ragunan pada Senin (8/3/2021).
&quot;Mengunjungi Pusat Pelatihan Olahraga Pelajar (PPOP) di Ragunan tadi pagi,&quot; tulis Anies dalam keterangan sejumlah foto kunjunganya dalam akun instagram @aniesbaswedan dikutip Senin (8/3/2021).
Anies menjelaskan, PPOP Ragunan sebelumnya dikenal sebagai GOR Ragunan yang diresmikan oleh Gubernur Ali Sadikin pada tahun 1975. Lalu pada 2016 berganti nama menjadi PPOP Ragunan di bawah naungan Dinas PEmuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta.
Baca Juga: Anies Nonaktifkan Dirut Sarana Jaya Yoory C Pinontoan Usai Ditetapkan Tersangka KPK
Kemudian, lanjut Anies, dibawah kepemimpinanya atau pada 2019, PPOP Ragunan direvitalisasi total oleh Dispora DKI dengan anggaran RP419 miliar, dikhususkan menjadi pusat pelatihan bagi atlet-atlet pelajar Provinsi DKI Jakarta.
Baca Juga: Anies Groundbreaking Pembangunan Rumah DP 0 Rupiah di Cilangkap
&quot;Di lahan seluas 17 hektar ini kini dilengkapi fasilitas-fasilitas olahraga modern dan berstandar internasional. Menjadi rumah bagi 376 atlet dari 22 cabang olahraga,&quot; ungkapnya.
Beberapa fasilitas indoor yang telah direvitalisasi antara lain, GOR Bulutangkis, Tenis Meja, Voli, Gedung Gulat dan Tinju, Gedung Anggar, Angkat Besi dan Gedung Senam. Lalu, asrama atlit putra-putri, ruang dinas guru dan pegawai, serta Wisma Infrasruktur.Sedangkan untuk outdoor, revitalisasi dilakukan pada Lapangan Sepak  Bola - Atletik, Basket, Panahan, Kolam tanding, dan Kolam Olahraga  Loncat Indah. Selain itu, dilengkapi fasilitas pendukung seperti  bangunan kantor pengelola, sekretariat, gedung auditorium, poliklinik,  perpustakaan dan plaza.
Tidak hanya membangun infrastrukturnya, PPOP Ragunan juga menjadi  sekolah unggulan di Jakarta terutama bidang olahraga. Selain fokus pada  prestasi olahraga, para atlet pelajar ini juga ditunjang dengan kegiatan  akademis layaknya pendidikan formal di sekolah-sekolah pada umumnya.
&quot;Alhamdulillah revitalisasi PPOP Ragunan kini telah tuntas, sebuah  fasilitas yang levelnya kelas dunia. InsyaAllah dari PPOP Ragunan ini  akan terus melahirkan atlet-atlet mumpuni dari Jakarta yang prestasinya  juga mendunia,&quot;ungkapnya.
Sebelum menunggah foto kunjungannya, telah menonaktifkan Direktur  Utama Perumda Pembangunan Sarana Jaya, Yoory C Pinontoan. Penonaktifan  tersebut dilakukan setelah adanya penetapan status tersangka oleh Komisi  Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (5/3).
Diduga, Yorry  tersangkut kasus pembelian tanah untuk Program DP 0 Rupiah Pemprov DKI  oleh BUMD DKI Jakarta. Salah satunya yakni pembelian tanah seluas 41.921  meter persegi yang berada di kawasan Munjul, Kelurahan Pondok Ranggon,  Kecamatan Cipayung, Kotamadya Jakarta Timur pada 2019.</description><content:encoded>JAKARTA - Setelah memecat Direktur PD Sarana Jaya, Yorry C Pinotan atas dugaan keterlibatan kasus korupsi pembelian lahan pembangunan DP 0 Persen, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengunggah foto kegiatan kunjungannya ke Pusat Pelatihan Olahraga Pelajar (PPOP) di Ragunan pada Senin (8/3/2021).
&quot;Mengunjungi Pusat Pelatihan Olahraga Pelajar (PPOP) di Ragunan tadi pagi,&quot; tulis Anies dalam keterangan sejumlah foto kunjunganya dalam akun instagram @aniesbaswedan dikutip Senin (8/3/2021).
Anies menjelaskan, PPOP Ragunan sebelumnya dikenal sebagai GOR Ragunan yang diresmikan oleh Gubernur Ali Sadikin pada tahun 1975. Lalu pada 2016 berganti nama menjadi PPOP Ragunan di bawah naungan Dinas PEmuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta.
Baca Juga: Anies Nonaktifkan Dirut Sarana Jaya Yoory C Pinontoan Usai Ditetapkan Tersangka KPK
Kemudian, lanjut Anies, dibawah kepemimpinanya atau pada 2019, PPOP Ragunan direvitalisasi total oleh Dispora DKI dengan anggaran RP419 miliar, dikhususkan menjadi pusat pelatihan bagi atlet-atlet pelajar Provinsi DKI Jakarta.
Baca Juga: Anies Groundbreaking Pembangunan Rumah DP 0 Rupiah di Cilangkap
&quot;Di lahan seluas 17 hektar ini kini dilengkapi fasilitas-fasilitas olahraga modern dan berstandar internasional. Menjadi rumah bagi 376 atlet dari 22 cabang olahraga,&quot; ungkapnya.
Beberapa fasilitas indoor yang telah direvitalisasi antara lain, GOR Bulutangkis, Tenis Meja, Voli, Gedung Gulat dan Tinju, Gedung Anggar, Angkat Besi dan Gedung Senam. Lalu, asrama atlit putra-putri, ruang dinas guru dan pegawai, serta Wisma Infrasruktur.Sedangkan untuk outdoor, revitalisasi dilakukan pada Lapangan Sepak  Bola - Atletik, Basket, Panahan, Kolam tanding, dan Kolam Olahraga  Loncat Indah. Selain itu, dilengkapi fasilitas pendukung seperti  bangunan kantor pengelola, sekretariat, gedung auditorium, poliklinik,  perpustakaan dan plaza.
Tidak hanya membangun infrastrukturnya, PPOP Ragunan juga menjadi  sekolah unggulan di Jakarta terutama bidang olahraga. Selain fokus pada  prestasi olahraga, para atlet pelajar ini juga ditunjang dengan kegiatan  akademis layaknya pendidikan formal di sekolah-sekolah pada umumnya.
&quot;Alhamdulillah revitalisasi PPOP Ragunan kini telah tuntas, sebuah  fasilitas yang levelnya kelas dunia. InsyaAllah dari PPOP Ragunan ini  akan terus melahirkan atlet-atlet mumpuni dari Jakarta yang prestasinya  juga mendunia,&quot;ungkapnya.
Sebelum menunggah foto kunjungannya, telah menonaktifkan Direktur  Utama Perumda Pembangunan Sarana Jaya, Yoory C Pinontoan. Penonaktifan  tersebut dilakukan setelah adanya penetapan status tersangka oleh Komisi  Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (5/3).
Diduga, Yorry  tersangkut kasus pembelian tanah untuk Program DP 0 Rupiah Pemprov DKI  oleh BUMD DKI Jakarta. Salah satunya yakni pembelian tanah seluas 41.921  meter persegi yang berada di kawasan Munjul, Kelurahan Pondok Ranggon,  Kecamatan Cipayung, Kotamadya Jakarta Timur pada 2019.</content:encoded></item></channel></rss>
