<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Ini Alasan Jhoni Cs Bikin KLB Demokrat dan Pilih Moeldoko sebagai Ketum   </title><description>Pimpinan Sidang KLB Demokrat, Jhoni Allen Marbun membeberkan alasan dipilihnya Kepala Staf Presiden (KSP), Moeldoko.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/03/09/337/2374605/ini-alasan-jhoni-cs-bikin-klb-demokrat-dan-pilih-moeldoko-sebagai-ketum</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/03/09/337/2374605/ini-alasan-jhoni-cs-bikin-klb-demokrat-dan-pilih-moeldoko-sebagai-ketum"/><item><title> Ini Alasan Jhoni Cs Bikin KLB Demokrat dan Pilih Moeldoko sebagai Ketum   </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/03/09/337/2374605/ini-alasan-jhoni-cs-bikin-klb-demokrat-dan-pilih-moeldoko-sebagai-ketum</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/03/09/337/2374605/ini-alasan-jhoni-cs-bikin-klb-demokrat-dan-pilih-moeldoko-sebagai-ketum</guid><pubDate>Selasa 09 Maret 2021 05:51 WIB</pubDate><dc:creator>Kiswondari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/09/337/2374605/ini-alasan-jhoni-cs-bikin-klb-demokrat-dan-pilih-moeldoko-sebagai-ketum-b0de6mRlU5.jfif" expression="full" type="image/jpeg">Jhoni Allen Marbun (foto: istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/09/337/2374605/ini-alasan-jhoni-cs-bikin-klb-demokrat-dan-pilih-moeldoko-sebagai-ketum-b0de6mRlU5.jfif</image><title>Jhoni Allen Marbun (foto: istimewa)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pimpinan Sidang KLB Demokrat, Jhoni Allen Marbun membeberkan alasan dipilihnya Kepala Staf Presiden (KSP), Moeldoko sebagai Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat dalam Kongres Luar Biasa (KLB) yang digelar di Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara pada Jumat 5 Maret 2021 kemarin.
Alasan pertama, kata Jhoni, jabatan bintang 4 yang pernah diembannya kala menjadi Panglima TNI di era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
&amp;ldquo;Bapak Moeldoko tidak pernah berpikir menjadi Ketum Partai Demokrat. Kenapa saya katakan begitu? Karena kamilah yang datang meminang, kenapa kami pilih? sosok jenderal yang sangat potensial dan juga tidak ada cacatnya mendapatkan bintang empat, dan cukup familiar,&amp;rdquo; kata Jhoni dalam video yang dibagikannya, Senin (8/3/2021) malam.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Konflik Demokrat Kian Panas, Marzuki Alie: Itu Fitnah, Saya Akan Laporkan ke Bareskrim
Kedua, Jhoni melanjutkan, cara Moeldoko menghargai prajuritnya di TNI juga menjadi nilai tambah bagi para senior Partai Demokrat. Itulah sebabnya, pihaknya meminang Moeldoko untuk bergabung di Demokrat.
&amp;ldquo;Bahkan kita melihat dalam media-media elektronik pada saat beliau memimpin menjadi Panglima sangat menghargai prajurit-prajuritnya. Itulah salah satu yang menjadi keinginan kami meminang pak Moeldoko,&amp;rdquo; ujarnya.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Polemik Demokrat, KLB Dianggap Bukan Sesuatu yang Nista
Untuk itu, anggota Komisi VII DPR ini menegaskan bahwa dipilihnya Moeldoko tidak ada kaitannya dengan jabatannya di pemerintahan, meskipun pihaknya tidak menafikan jabatan yang dimiliki Moeldoko.
&amp;ldquo;Tidak ada kaitannya dengan jabatan-jabatan pemerintahan, walaupun tidak menafikan bahwa jabatan itu adalah penting. Tapi jabatan pak Moeldoko di pemerintahan itu masih ada lagi orang yang lebih tinggi jabatannya,&amp;rdquo; tegas Jhoni.
Dengan demikian, dia menambahkan, kepribadian Moeldoko sebagai jenderal bintang 4 yang sangat simpati menghargai orang bahkan menghargai bawahannya yang membuat peserta KLB bangga.
&amp;ldquo;Padahal beliau adalah jenderal bintang empat, yang tertinggi di dalam karir kemiliteran, itu yang membuat kami bangga, beliau bergabung untuk menjadi Ketum Partai Demokrat pada saat KLB dilakukan di Sumatera Utara, Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang,&amp;rdquo; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pimpinan Sidang KLB Demokrat, Jhoni Allen Marbun membeberkan alasan dipilihnya Kepala Staf Presiden (KSP), Moeldoko sebagai Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat dalam Kongres Luar Biasa (KLB) yang digelar di Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara pada Jumat 5 Maret 2021 kemarin.
Alasan pertama, kata Jhoni, jabatan bintang 4 yang pernah diembannya kala menjadi Panglima TNI di era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
&amp;ldquo;Bapak Moeldoko tidak pernah berpikir menjadi Ketum Partai Demokrat. Kenapa saya katakan begitu? Karena kamilah yang datang meminang, kenapa kami pilih? sosok jenderal yang sangat potensial dan juga tidak ada cacatnya mendapatkan bintang empat, dan cukup familiar,&amp;rdquo; kata Jhoni dalam video yang dibagikannya, Senin (8/3/2021) malam.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Konflik Demokrat Kian Panas, Marzuki Alie: Itu Fitnah, Saya Akan Laporkan ke Bareskrim
Kedua, Jhoni melanjutkan, cara Moeldoko menghargai prajuritnya di TNI juga menjadi nilai tambah bagi para senior Partai Demokrat. Itulah sebabnya, pihaknya meminang Moeldoko untuk bergabung di Demokrat.
&amp;ldquo;Bahkan kita melihat dalam media-media elektronik pada saat beliau memimpin menjadi Panglima sangat menghargai prajurit-prajuritnya. Itulah salah satu yang menjadi keinginan kami meminang pak Moeldoko,&amp;rdquo; ujarnya.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Polemik Demokrat, KLB Dianggap Bukan Sesuatu yang Nista
Untuk itu, anggota Komisi VII DPR ini menegaskan bahwa dipilihnya Moeldoko tidak ada kaitannya dengan jabatannya di pemerintahan, meskipun pihaknya tidak menafikan jabatan yang dimiliki Moeldoko.
&amp;ldquo;Tidak ada kaitannya dengan jabatan-jabatan pemerintahan, walaupun tidak menafikan bahwa jabatan itu adalah penting. Tapi jabatan pak Moeldoko di pemerintahan itu masih ada lagi orang yang lebih tinggi jabatannya,&amp;rdquo; tegas Jhoni.
Dengan demikian, dia menambahkan, kepribadian Moeldoko sebagai jenderal bintang 4 yang sangat simpati menghargai orang bahkan menghargai bawahannya yang membuat peserta KLB bangga.
&amp;ldquo;Padahal beliau adalah jenderal bintang empat, yang tertinggi di dalam karir kemiliteran, itu yang membuat kami bangga, beliau bergabung untuk menjadi Ketum Partai Demokrat pada saat KLB dilakukan di Sumatera Utara, Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang,&amp;rdquo; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
