<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Perjuangan Bupati Puncak Memimpin di Wilayah Minim Akses</title><description>Dalam ajang itu, ia menceritakan sulitnya menjadi kepala daerah di wilayah yang masih banyak keterbatasan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/03/09/337/2375192/perjuangan-bupati-puncak-memimpin-di-wilayah-minim-akses</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/03/09/337/2375192/perjuangan-bupati-puncak-memimpin-di-wilayah-minim-akses"/><item><title>Perjuangan Bupati Puncak Memimpin di Wilayah Minim Akses</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/03/09/337/2375192/perjuangan-bupati-puncak-memimpin-di-wilayah-minim-akses</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/03/09/337/2375192/perjuangan-bupati-puncak-memimpin-di-wilayah-minim-akses</guid><pubDate>Selasa 09 Maret 2021 22:12 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/09/337/2375192/perjuangan-bupati-puncak-memimpin-di-wilayah-minim-akses-msbqXSf6SH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/09/337/2375192/perjuangan-bupati-puncak-memimpin-di-wilayah-minim-akses-msbqXSf6SH.jpg</image><title>Foto: Okezone</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Salah satu peserta dalam acara Indonesia Visionary Leader (IVL) Season VII yang digelar MNC Portal Indonesia adalah Bupati Kabupaten Puncak, Papua, Willem Wandik.
Dalam ajang itu, ia menceritakan sulitnya menjadi kepala daerah di wilayah yang masih banyak keterbatasan seperti di Papua.
(Baca juga: Intel Polres Ancam Pengurus Demokrat, Ini Penjelasan Mabes Polri)
Willem mengatakan kondisi geografis di Puncak tidak seperti Jakarta. Jalur menuju ke sana hanya bisa dilalui dengan transportasi udara melalui Bandara Ilaga. Itu pun hanya pesawat berbadan kecil saja yang bisa masuk. Sedangkan jalur darat belum ada.
&quot;Kami di Puncak ini ketergantungan pada transportasi udara, tidak ada akses satu pun sama sekali. Kabupaten ini jauh dari akses,&quot; kata Willem di iNews Tower, Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (9/3/2021).
(Baca juga: Bupati Ilham Sebut Investasi di Bantaeng Tetap Eksis Meski Dihantam Pandemi)
Puncak adalah sebuah kabupaten yang terletak di pegunungan tengah Provinsi Papua. Wilayah ini baru dibentuk pada 4 Januari 2008, seiring dengan pemekaran Kabupaten Puncak Jaya.
Willem melanjutkan Kabupaten Puncak terbentuk dari nol atau tidak memiliki apa-apa. Karena itu, negara hadir di sini untuk membantu masyarakat yang masih terisolir. Fokus utama Willem di periode kedua jabatannya adalah pembangunan infrastruktur.
Menurut Willem, mustahil berbicara peningkatan pendapatan masyarakat atau pun hal lainnya bila infrastruktur atau akses saja masih tidak ada. Ia berjanji akan terus berupaya menggenjot pembangunan infrastruktur agar harga kebutuhan masyarakat menjadi terjangkau.
&quot;Periode saya pertama dan kedua hanya berpikir bagaimana membuka akses jalan, bandara, jembatan, ini yang kita konsentrasi full. Setelah kita membangun, selanjutnya bagaimana meningkatkan kesejahteraan,&quot; terang Willem.

Dewan juri IVL Season VII antara lain Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Otda) Kemendagri Akmal Malik, Ketua Pembina Indonesia Institute for Corporate Directorship Andi Ilham Said.
Dewan juri lainnya yakni Pakar Komunikasi Politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Gun Gun Heryanto dan Guru Besar Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Indonesia Budi Frensidy.
IVL merupakan program rutin yang diselenggarakan MNC Media untuk mengukur dan menguji kekuatan visi para pemimpin daerah, sekaligus menggali upaya daerah dalam merumuskan, mengkomunikasikan, mengimplementasikan, sekaligus membudayakan visi tersebut di wilayah kepemimpinannya.

</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Salah satu peserta dalam acara Indonesia Visionary Leader (IVL) Season VII yang digelar MNC Portal Indonesia adalah Bupati Kabupaten Puncak, Papua, Willem Wandik.
Dalam ajang itu, ia menceritakan sulitnya menjadi kepala daerah di wilayah yang masih banyak keterbatasan seperti di Papua.
(Baca juga: Intel Polres Ancam Pengurus Demokrat, Ini Penjelasan Mabes Polri)
Willem mengatakan kondisi geografis di Puncak tidak seperti Jakarta. Jalur menuju ke sana hanya bisa dilalui dengan transportasi udara melalui Bandara Ilaga. Itu pun hanya pesawat berbadan kecil saja yang bisa masuk. Sedangkan jalur darat belum ada.
&quot;Kami di Puncak ini ketergantungan pada transportasi udara, tidak ada akses satu pun sama sekali. Kabupaten ini jauh dari akses,&quot; kata Willem di iNews Tower, Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (9/3/2021).
(Baca juga: Bupati Ilham Sebut Investasi di Bantaeng Tetap Eksis Meski Dihantam Pandemi)
Puncak adalah sebuah kabupaten yang terletak di pegunungan tengah Provinsi Papua. Wilayah ini baru dibentuk pada 4 Januari 2008, seiring dengan pemekaran Kabupaten Puncak Jaya.
Willem melanjutkan Kabupaten Puncak terbentuk dari nol atau tidak memiliki apa-apa. Karena itu, negara hadir di sini untuk membantu masyarakat yang masih terisolir. Fokus utama Willem di periode kedua jabatannya adalah pembangunan infrastruktur.
Menurut Willem, mustahil berbicara peningkatan pendapatan masyarakat atau pun hal lainnya bila infrastruktur atau akses saja masih tidak ada. Ia berjanji akan terus berupaya menggenjot pembangunan infrastruktur agar harga kebutuhan masyarakat menjadi terjangkau.
&quot;Periode saya pertama dan kedua hanya berpikir bagaimana membuka akses jalan, bandara, jembatan, ini yang kita konsentrasi full. Setelah kita membangun, selanjutnya bagaimana meningkatkan kesejahteraan,&quot; terang Willem.

Dewan juri IVL Season VII antara lain Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Otda) Kemendagri Akmal Malik, Ketua Pembina Indonesia Institute for Corporate Directorship Andi Ilham Said.
Dewan juri lainnya yakni Pakar Komunikasi Politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Gun Gun Heryanto dan Guru Besar Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Indonesia Budi Frensidy.
IVL merupakan program rutin yang diselenggarakan MNC Media untuk mengukur dan menguji kekuatan visi para pemimpin daerah, sekaligus menggali upaya daerah dalam merumuskan, mengkomunikasikan, mengimplementasikan, sekaligus membudayakan visi tersebut di wilayah kepemimpinannya.

</content:encoded></item></channel></rss>
