<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pabrik Rapid Antigen di Kalideres Produksi 150 Ribu per Hari, 80% Bahan Lokal </title><description>Lebih dari 100-150 ribu rapid antigen di produksi setiap harinya oleh PT Taisan Alkes Indonesia. Produksi menggunakan 80 persen bahan lokal</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/03/12/337/2376679/pabrik-rapid-antigen-di-kalideres-produksi-150-ribu-per-hari-80-bahan-lokal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/03/12/337/2376679/pabrik-rapid-antigen-di-kalideres-produksi-150-ribu-per-hari-80-bahan-lokal"/><item><title>Pabrik Rapid Antigen di Kalideres Produksi 150 Ribu per Hari, 80% Bahan Lokal </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/03/12/337/2376679/pabrik-rapid-antigen-di-kalideres-produksi-150-ribu-per-hari-80-bahan-lokal</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/03/12/337/2376679/pabrik-rapid-antigen-di-kalideres-produksi-150-ribu-per-hari-80-bahan-lokal</guid><pubDate>Jum'at 12 Maret 2021 14:59 WIB</pubDate><dc:creator>Mohamad Yan Yusuf</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/12/337/2376679/pabrik-rapid-antigen-di-kalideres-jakarta-barat-gunakan-80-persen-bahan-lokal-produksi-ribuan-per-hari-I7o5CQ1YTz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">IDI dan DPR RI meninjau pabrik rapid antigen di Cengkareng.(Foto:SINDOnews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/12/337/2376679/pabrik-rapid-antigen-di-kalideres-jakarta-barat-gunakan-80-persen-bahan-lokal-produksi-ribuan-per-hari-I7o5CQ1YTz.jpg</image><title>IDI dan DPR RI meninjau pabrik rapid antigen di Cengkareng.(Foto:SINDOnews)</title></images><description>JAKARTA - Lebih dari 100-150 ribu rapid antigen di produksi setiap harinya oleh PT Taisan Alkes Indonesia. Produksi ini menggunakan 80 persen bahan lokal.
Hal itu diungkapkan usai DPR RI, IDI, Kemenkes, dan Sudinakes Jakarta Barat melakukan pengecekan di pabrik yang berlokasi di kawasan Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, Jumat (12/3/2021).
&amp;ldquo;Kami sangat senang. Sangat apresiasi karena terus terang baru kali ini saya mengetahui bahwa ini dikerjakan anak anak bangsa,&amp;rdquo; kata Ketua IDI Indonesia, Daeng M. Faqih.
Daeng mengungkapkan dengan jumlah produksi antigen yang masif akan membantu program pemerintah dalam 3T, yakni tracking, trasing, dan testing.
Baca Juga: Jalur Puncak Ramai Lancar, Pemeriksaan Rapid Antigen Tetap Berlaku
Terlebih dalam produksinya, pabrik menggunakan 80 persen produksi lokal dan produksi dalam negeri atau anak bangsa. Sehingga selain membantu penanganan Covid-19 serta membuka ruang ekonomi.
Meski demikian, untuk pelaksanaan itu. IDI menyebutkan komitmen harus dilakukan untuk menggunakan produk semacam ini. Sehingga kemandirian negara dalam menggunakan produk dalam negeri akan terlihat.
&amp;ldquo;Apalagi ini kualitas produknya bagus ko,&amp;rdquo; tambahnya.
Baca Juga: Maskapai Ini Berikan Rapid Antigen Gratis ke Berbagai Rute Penerbangan Domestik
Selain itu, IDI juga mendorong agar industri kesehatan dalam negeri terus berkembang. Tak hanya produksi rapid antigen tapi juga pengobatan lainnya, seperti pemeriksaan kehamilan dan diabetes.
Daeng sendiri menegaskan setelah melihat kondisi pabrik. Pihaknya akan meminta semua dokter IDI untuk menggunakan test ini. Kerja sama antara pihaknya dan Taisan akan dilakukan.
&amp;ldquo;Memang uji coba DKI dulu kalau sukses nanti replikasi ke seluruh Indonesia,&amp;rdquo; tambahnya. (saz)</description><content:encoded>JAKARTA - Lebih dari 100-150 ribu rapid antigen di produksi setiap harinya oleh PT Taisan Alkes Indonesia. Produksi ini menggunakan 80 persen bahan lokal.
Hal itu diungkapkan usai DPR RI, IDI, Kemenkes, dan Sudinakes Jakarta Barat melakukan pengecekan di pabrik yang berlokasi di kawasan Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, Jumat (12/3/2021).
&amp;ldquo;Kami sangat senang. Sangat apresiasi karena terus terang baru kali ini saya mengetahui bahwa ini dikerjakan anak anak bangsa,&amp;rdquo; kata Ketua IDI Indonesia, Daeng M. Faqih.
Daeng mengungkapkan dengan jumlah produksi antigen yang masif akan membantu program pemerintah dalam 3T, yakni tracking, trasing, dan testing.
Baca Juga: Jalur Puncak Ramai Lancar, Pemeriksaan Rapid Antigen Tetap Berlaku
Terlebih dalam produksinya, pabrik menggunakan 80 persen produksi lokal dan produksi dalam negeri atau anak bangsa. Sehingga selain membantu penanganan Covid-19 serta membuka ruang ekonomi.
Meski demikian, untuk pelaksanaan itu. IDI menyebutkan komitmen harus dilakukan untuk menggunakan produk semacam ini. Sehingga kemandirian negara dalam menggunakan produk dalam negeri akan terlihat.
&amp;ldquo;Apalagi ini kualitas produknya bagus ko,&amp;rdquo; tambahnya.
Baca Juga: Maskapai Ini Berikan Rapid Antigen Gratis ke Berbagai Rute Penerbangan Domestik
Selain itu, IDI juga mendorong agar industri kesehatan dalam negeri terus berkembang. Tak hanya produksi rapid antigen tapi juga pengobatan lainnya, seperti pemeriksaan kehamilan dan diabetes.
Daeng sendiri menegaskan setelah melihat kondisi pabrik. Pihaknya akan meminta semua dokter IDI untuk menggunakan test ini. Kerja sama antara pihaknya dan Taisan akan dilakukan.
&amp;ldquo;Memang uji coba DKI dulu kalau sukses nanti replikasi ke seluruh Indonesia,&amp;rdquo; tambahnya. (saz)</content:encoded></item></channel></rss>
