<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Begini Kronologi Pengemudi Mercy Tabrak Pesepeda di Bundaran HI</title><description>Diduga saat berpindah jalur, pengemudi Mercy menabrak pesepeda di Bundaran HI.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/03/13/338/2377305/begini-kronologi-pengemudi-mercy-tabrak-pesepeda-di-bundaran-hi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/03/13/338/2377305/begini-kronologi-pengemudi-mercy-tabrak-pesepeda-di-bundaran-hi"/><item><title>Begini Kronologi Pengemudi Mercy Tabrak Pesepeda di Bundaran HI</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/03/13/338/2377305/begini-kronologi-pengemudi-mercy-tabrak-pesepeda-di-bundaran-hi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/03/13/338/2377305/begini-kronologi-pengemudi-mercy-tabrak-pesepeda-di-bundaran-hi</guid><pubDate>Sabtu 13 Maret 2021 20:08 WIB</pubDate><dc:creator>Komaruddin Bagja</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/13/338/2377305/begini-kronologi-pengemudi-mercy-tabrak-pesepeda-di-bundaran-hi-aG1nqRHmAW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo. (Foto : Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/13/338/2377305/begini-kronologi-pengemudi-mercy-tabrak-pesepeda-di-bundaran-hi-aG1nqRHmAW.jpg</image><title>Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo. (Foto : Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Ditlantas Polda Metro Jaya telah menetapkan pengemudi Mercedes Benz inisial MDA (19) sebagai tersangka dalam kasus tabrak lari pesepeda di Bundaran HI, Menteng, Jakarta Pusat.

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo, menjelaskan kronologi kejadian nahas tersebut.

&quot;Kronologi kejadian, saat kendaraan Mercy B1728 SAQ yang dikemudikan saudara MDA melaju dari utara ke selatan. Sampai di Jalan MH Thamrin di TKP diduga berpindah lajur ke kiri dan akhirnya menabrak atau menyerempet sepeda yang dikendarai oleh saudara Ivan Christopher yang berjalan searah di sebelah kiri,&quot; kata Sambodo kepada wartawan, Sabtu (13/3/2021).

Ia menambahkan,  pengendara sepeda terjatuh dan  terlindas roda kiri mobil. Akibatnya korban  mengalami luka berat. Setelah kejadian tersebut, pihak kepolisian mendatangi lokasi kejadian untuk melaksanakan olah TKP.

&quot;Kemudian juga bagaimana foto-foto viral beri pertolongan pada korban, amankan barang bukti sepeda dan termasuk pemeriksaan saksi-saksi di TKP yang lihat langsung di TKP dan juga mencari dan mendatakan CCTV yang ada di sekitar lokasi, termasuk kamera ETLE yang ada di Jalur Sudirman Thamrin dan Jakarta. Akhirnya kami melaksanakan penyelidikan kepada tersangka dan melaksanakan juga visum pada korban,&quot; ucapnya.

Sejak tadi malam setidaknya ada beberapa saksi mata yang  diperiksa. Tapi ada tiga orang yang secara jelas melihat kejadian tersebut.

Kemudian juga rekaman ETLE dari CCTV, hasil capture dari kamera ETLE, hasil face recognition dari kamera ETLE. Kamera ETLE ini berfungsi tidak hanya penindakan pelanggaran terhadap pelanggaran lalu lintas, tapi kamera ini punya historical data sehingga dari analisis kamera ETLE.

Kemudian bisa mendapat capture tentang historical perjalanan si kendaraan sedan tersebut termasuk juga pengemudi di dalam kendaraan pada sesaat sebelum dan sesudah kejadian.

Baca Juga : Polisi Tangkap Pengemudi Mercy Penabrak Pesepeda di Bundaran HI

&quot;Jadi yang pertama kita lihat CCTV. Kendaraan apa yang tabrak? Dapat nomornya. Setelah pastikan kendaraan Mercy nopol B 1728 SAQ, kemudian setelah itu tentukan siapa pengemudi.

Kemudian ini berapa analisa kamera ETLE sebelum kejadian, yaitu misalnya dari arah Bundaran Senayan jam 05.50, kemudian dari Hotel Sultan jam 05.52, kemudian dari Bundaran HI pukul 05.56. dari kamera ETLE tersebut kemudian kita lakukan capture wajah dengan analisa face recognition, kemudian juga dengan CCTV yang ada di seputar lokasi,&quot; tuturnya.

&quot;Ada tiga CCTV, dari arah Grand Hyatt, dari selatan menyenggol sepeda. Kemudian yang berlangsung melarikan diri ke arah Imam Bonjol. Lanjut ini yang dari pospol, jari kelihatan ini sepeda ditabrak kemudian terlindas dan melarikan diri. Ini yang dari arah Mandarin, kelihatan kendaraan ini di sini pospol HI kemudian di TKP menyenggol jatuh ditabrak dan kemudian tidak berhenti dan kabur,&quot; tuturnya.

Baca Juga : Pelaku Tabrak Lari Pesepeda di Bundaran HI Bakal Dites Urine

Dari keterangan saksi-saksi tersebut, kata Sambodo, kemudian ditelusuri keberadaan kendaraan dan keberadaan dari si pengemudi.

&quot;Kita sandingkan antara database ranmor di registrasi dan identifikasi kita. Kita cross-check dengan ETLE,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Ditlantas Polda Metro Jaya telah menetapkan pengemudi Mercedes Benz inisial MDA (19) sebagai tersangka dalam kasus tabrak lari pesepeda di Bundaran HI, Menteng, Jakarta Pusat.

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo, menjelaskan kronologi kejadian nahas tersebut.

&quot;Kronologi kejadian, saat kendaraan Mercy B1728 SAQ yang dikemudikan saudara MDA melaju dari utara ke selatan. Sampai di Jalan MH Thamrin di TKP diduga berpindah lajur ke kiri dan akhirnya menabrak atau menyerempet sepeda yang dikendarai oleh saudara Ivan Christopher yang berjalan searah di sebelah kiri,&quot; kata Sambodo kepada wartawan, Sabtu (13/3/2021).

Ia menambahkan,  pengendara sepeda terjatuh dan  terlindas roda kiri mobil. Akibatnya korban  mengalami luka berat. Setelah kejadian tersebut, pihak kepolisian mendatangi lokasi kejadian untuk melaksanakan olah TKP.

&quot;Kemudian juga bagaimana foto-foto viral beri pertolongan pada korban, amankan barang bukti sepeda dan termasuk pemeriksaan saksi-saksi di TKP yang lihat langsung di TKP dan juga mencari dan mendatakan CCTV yang ada di sekitar lokasi, termasuk kamera ETLE yang ada di Jalur Sudirman Thamrin dan Jakarta. Akhirnya kami melaksanakan penyelidikan kepada tersangka dan melaksanakan juga visum pada korban,&quot; ucapnya.

Sejak tadi malam setidaknya ada beberapa saksi mata yang  diperiksa. Tapi ada tiga orang yang secara jelas melihat kejadian tersebut.

Kemudian juga rekaman ETLE dari CCTV, hasil capture dari kamera ETLE, hasil face recognition dari kamera ETLE. Kamera ETLE ini berfungsi tidak hanya penindakan pelanggaran terhadap pelanggaran lalu lintas, tapi kamera ini punya historical data sehingga dari analisis kamera ETLE.

Kemudian bisa mendapat capture tentang historical perjalanan si kendaraan sedan tersebut termasuk juga pengemudi di dalam kendaraan pada sesaat sebelum dan sesudah kejadian.

Baca Juga : Polisi Tangkap Pengemudi Mercy Penabrak Pesepeda di Bundaran HI

&quot;Jadi yang pertama kita lihat CCTV. Kendaraan apa yang tabrak? Dapat nomornya. Setelah pastikan kendaraan Mercy nopol B 1728 SAQ, kemudian setelah itu tentukan siapa pengemudi.

Kemudian ini berapa analisa kamera ETLE sebelum kejadian, yaitu misalnya dari arah Bundaran Senayan jam 05.50, kemudian dari Hotel Sultan jam 05.52, kemudian dari Bundaran HI pukul 05.56. dari kamera ETLE tersebut kemudian kita lakukan capture wajah dengan analisa face recognition, kemudian juga dengan CCTV yang ada di seputar lokasi,&quot; tuturnya.

&quot;Ada tiga CCTV, dari arah Grand Hyatt, dari selatan menyenggol sepeda. Kemudian yang berlangsung melarikan diri ke arah Imam Bonjol. Lanjut ini yang dari pospol, jari kelihatan ini sepeda ditabrak kemudian terlindas dan melarikan diri. Ini yang dari arah Mandarin, kelihatan kendaraan ini di sini pospol HI kemudian di TKP menyenggol jatuh ditabrak dan kemudian tidak berhenti dan kabur,&quot; tuturnya.

Baca Juga : Pelaku Tabrak Lari Pesepeda di Bundaran HI Bakal Dites Urine

Dari keterangan saksi-saksi tersebut, kata Sambodo, kemudian ditelusuri keberadaan kendaraan dan keberadaan dari si pengemudi.

&quot;Kita sandingkan antara database ranmor di registrasi dan identifikasi kita. Kita cross-check dengan ETLE,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
