<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menkes Yordania Mundur Usai 6 Pasien Corona Meninggal karena Kekurangan Oksigen</title><description>6 pasien virus corona meninggal di rumah sakit pemerintah ketika pasokan oksigen habis selama sekira satu jam.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/03/14/18/2377395/menkes-yordania-mundur-usai-6-pasien-corona-meninggal-karena-kekurangan-oksigen</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/03/14/18/2377395/menkes-yordania-mundur-usai-6-pasien-corona-meninggal-karena-kekurangan-oksigen"/><item><title>Menkes Yordania Mundur Usai 6 Pasien Corona Meninggal karena Kekurangan Oksigen</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/03/14/18/2377395/menkes-yordania-mundur-usai-6-pasien-corona-meninggal-karena-kekurangan-oksigen</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/03/14/18/2377395/menkes-yordania-mundur-usai-6-pasien-corona-meninggal-karena-kekurangan-oksigen</guid><pubDate>Minggu 14 Maret 2021 04:53 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Sindonews.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/14/18/2377395/menkes-yordania-mundur-usai-6-pasien-corona-meninggal-karena-kekurangan-oksigen-6duRzVbllK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto : Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/14/18/2377395/menkes-yordania-mundur-usai-6-pasien-corona-meninggal-karena-kekurangan-oksigen-6duRzVbllK.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto : Reuters)</title></images><description>AS SAT - Menteri Kesehatan (Menkes) Yordania Nathir Obeidat mengundurkan diri setelah ada enam pasien meninggal karena kekurangan oksigen di rumah sakit. Langkah tersebut diambil pada, Sabtu 13 Maret 2021, setelah 6 pasien virus corona meninggal di rumah sakit pemerintah ketika pasokan oksigen habis selama sekira satu jam.

&amp;ldquo;Sistem oksigen di Rumah Sakit Umum Salt di kota As-Sat dekat ibu kota Amman mati. Kepanikan terjadi di rumah sakit setelah insiden itu, ketika anggota keluarga pasien Covid-19 bergegas ke fasilitas itu untuk memeriksa kerabat mereka yang sakit,&amp;rdquo; papar media lokal.

Akibat peritiwa tersebut, polisi ditempatkan di luar rumah sakit untuk mencegah terjadinya kekacauan.

&amp;ldquo;Menteri Kesehatan saat ini sedang mengadakan pertemuan dengan para pejabat di rumah sakit untuk menentukan apa yang menyebabkan kegagalan sistem tersebut,&amp;rdquo; ungkap media lokal.

Perdana Menteri Yordania Bisher al-Khasawneh memerintahkan pihak berwenang segera membuka penyelidikan, menurut laporan Kantor Berita Yordania (Petra).

&amp;ldquo;Investigasi akan transparan dan komprehensif, dan semua detailnya akan dipublikasikan,&amp;rdquo; ujar Perdana Menteri Petra.

Baca Juga :&amp;nbsp;Soal Mutasi Corona, Ahli: Virus Ini Tak Bisa Perbanyak Dirinya Sendiri

Al-Khasawneh meminta Ketua Dewan Kehakiman melakukan penyidikan melalui Jaksa Penuntut Umum, dan mengeluarkan hasil penyidikannya secara independen dan jelas untuk memastikan integritas dan integritas penyidikan.

&amp;ldquo;Setiap orang yang bertanggung jawab atas kegagalan tersebut akan menanggung konsekuensi sesuai ketentuan hukum,&amp;rdquo; ujar perdana menteri.</description><content:encoded>AS SAT - Menteri Kesehatan (Menkes) Yordania Nathir Obeidat mengundurkan diri setelah ada enam pasien meninggal karena kekurangan oksigen di rumah sakit. Langkah tersebut diambil pada, Sabtu 13 Maret 2021, setelah 6 pasien virus corona meninggal di rumah sakit pemerintah ketika pasokan oksigen habis selama sekira satu jam.

&amp;ldquo;Sistem oksigen di Rumah Sakit Umum Salt di kota As-Sat dekat ibu kota Amman mati. Kepanikan terjadi di rumah sakit setelah insiden itu, ketika anggota keluarga pasien Covid-19 bergegas ke fasilitas itu untuk memeriksa kerabat mereka yang sakit,&amp;rdquo; papar media lokal.

Akibat peritiwa tersebut, polisi ditempatkan di luar rumah sakit untuk mencegah terjadinya kekacauan.

&amp;ldquo;Menteri Kesehatan saat ini sedang mengadakan pertemuan dengan para pejabat di rumah sakit untuk menentukan apa yang menyebabkan kegagalan sistem tersebut,&amp;rdquo; ungkap media lokal.

Perdana Menteri Yordania Bisher al-Khasawneh memerintahkan pihak berwenang segera membuka penyelidikan, menurut laporan Kantor Berita Yordania (Petra).

&amp;ldquo;Investigasi akan transparan dan komprehensif, dan semua detailnya akan dipublikasikan,&amp;rdquo; ujar Perdana Menteri Petra.

Baca Juga :&amp;nbsp;Soal Mutasi Corona, Ahli: Virus Ini Tak Bisa Perbanyak Dirinya Sendiri

Al-Khasawneh meminta Ketua Dewan Kehakiman melakukan penyidikan melalui Jaksa Penuntut Umum, dan mengeluarkan hasil penyidikannya secara independen dan jelas untuk memastikan integritas dan integritas penyidikan.

&amp;ldquo;Setiap orang yang bertanggung jawab atas kegagalan tersebut akan menanggung konsekuensi sesuai ketentuan hukum,&amp;rdquo; ujar perdana menteri.</content:encoded></item></channel></rss>
