<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pendeta Berdoa Agar Pembantaian Yahudi Terulang, Gereja Brasil Digerebek Polisi </title><description>Sang pendeta direkam dalam video berdoa agar Tuhan &quot;membantai&quot; orang-orang Yahudi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/03/15/18/2377941/pendeta-berdoa-agar-pembantaian-yahudi-terulang-gereja-brasil-digerebek-polisi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/03/15/18/2377941/pendeta-berdoa-agar-pembantaian-yahudi-terulang-gereja-brasil-digerebek-polisi"/><item><title>Pendeta Berdoa Agar Pembantaian Yahudi Terulang, Gereja Brasil Digerebek Polisi </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/03/15/18/2377941/pendeta-berdoa-agar-pembantaian-yahudi-terulang-gereja-brasil-digerebek-polisi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/03/15/18/2377941/pendeta-berdoa-agar-pembantaian-yahudi-terulang-gereja-brasil-digerebek-polisi</guid><pubDate>Senin 15 Maret 2021 12:41 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/15/18/2377941/pendeta-berdoa-agar-pembantaian-yahudi-terulang-gereja-brasil-digerebek-polisi-ScvvOyS0LH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/15/18/2377941/pendeta-berdoa-agar-pembantaian-yahudi-terulang-gereja-brasil-digerebek-polisi-ScvvOyS0LH.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Reuters)</title></images><description>BRASILIA - Polisi federal Brasil menggerebek sebuah gereja yang pendetanya telah berdoa agar &quot;pembantaian&quot; orang Yahudi atau Holocaust, menurut laporan media Israel  mengutip Globo Brasil.
Penggerebekan di Rio de Janeiro pada Jumat (12/3/2021) dilaporkan merupakan bagian dari operasi yang disebut &quot;Shalom&quot;, yang menargetkan Pendeta Tupirani da Hora Lores yang menjalankan Gereja Yesus Kristus Generasi Pantekosta.
BACA JUGA: &quot;Holocaust Hanyalah Mitos Ciptaan AS&quot;
Menurut laporan, pada Juni 2020, menurut laporan, Tupirani direkam dalam video berdoa untuk terjadinya Holocaust yang baru.
&amp;ldquo;Bantai orang Yahudi, Tuhan, pukul mereka dengan pedangmu, karena mereka telah meninggalkan Tuhan, mereka telah meninggalkan bangsa-bangsa,&amp;rdquo; demikian pendeta itu terdengar berdoa dalam video tersebut.
&quot;Tuhan, apa yang telah kaulakukan dalam Perang Dunia II, kau harus lakukan lagi, inilah yang kami minta dalam doa kami kepadamu: Keadilan, keadilan, keadilan!&amp;rdquo;
Setelah video tersebut muncul, Sinagoga Sem Fronteiras, sebuah jaringan komunitas Yahudi di Brasil, mengajukan pengaduan ke polisi federal negara tersebut.
BACA JUGA: PM Belanda Minta Maaf Atas Kegagalan Negaranya Lindungi Yahudi dari Holocaust
Rabbi Gilberto Ventura, pendiri jaringan Yahudi, mengatakan kepada Jewish Telegraphic Agency bahwa Pendeta Tupirani &quot;seharusnya ditahan&quot;.
&amp;ldquo;Tapi fakta polisi menggerebek gerejanya sudah merupakan perkembangan besar,&amp;rdquo; katanya.
</description><content:encoded>BRASILIA - Polisi federal Brasil menggerebek sebuah gereja yang pendetanya telah berdoa agar &quot;pembantaian&quot; orang Yahudi atau Holocaust, menurut laporan media Israel  mengutip Globo Brasil.
Penggerebekan di Rio de Janeiro pada Jumat (12/3/2021) dilaporkan merupakan bagian dari operasi yang disebut &quot;Shalom&quot;, yang menargetkan Pendeta Tupirani da Hora Lores yang menjalankan Gereja Yesus Kristus Generasi Pantekosta.
BACA JUGA: &quot;Holocaust Hanyalah Mitos Ciptaan AS&quot;
Menurut laporan, pada Juni 2020, menurut laporan, Tupirani direkam dalam video berdoa untuk terjadinya Holocaust yang baru.
&amp;ldquo;Bantai orang Yahudi, Tuhan, pukul mereka dengan pedangmu, karena mereka telah meninggalkan Tuhan, mereka telah meninggalkan bangsa-bangsa,&amp;rdquo; demikian pendeta itu terdengar berdoa dalam video tersebut.
&quot;Tuhan, apa yang telah kaulakukan dalam Perang Dunia II, kau harus lakukan lagi, inilah yang kami minta dalam doa kami kepadamu: Keadilan, keadilan, keadilan!&amp;rdquo;
Setelah video tersebut muncul, Sinagoga Sem Fronteiras, sebuah jaringan komunitas Yahudi di Brasil, mengajukan pengaduan ke polisi federal negara tersebut.
BACA JUGA: PM Belanda Minta Maaf Atas Kegagalan Negaranya Lindungi Yahudi dari Holocaust
Rabbi Gilberto Ventura, pendiri jaringan Yahudi, mengatakan kepada Jewish Telegraphic Agency bahwa Pendeta Tupirani &quot;seharusnya ditahan&quot;.
&amp;ldquo;Tapi fakta polisi menggerebek gerejanya sudah merupakan perkembangan besar,&amp;rdquo; katanya.
</content:encoded></item></channel></rss>
