<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mulai Petakan Pembelajaran Tatap Muka, Ganjar: Minimal Gurunya Divaksin Dulu</title><description>Sebelum pelaksanaan akan dilakukan uji coba di beberpa sekolah dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/03/15/512/2377931/mulai-petakan-pembelajaran-tatap-muka-ganjar-minimal-gurunya-divaksin-dulu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/03/15/512/2377931/mulai-petakan-pembelajaran-tatap-muka-ganjar-minimal-gurunya-divaksin-dulu"/><item><title>Mulai Petakan Pembelajaran Tatap Muka, Ganjar: Minimal Gurunya Divaksin Dulu</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/03/15/512/2377931/mulai-petakan-pembelajaran-tatap-muka-ganjar-minimal-gurunya-divaksin-dulu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/03/15/512/2377931/mulai-petakan-pembelajaran-tatap-muka-ganjar-minimal-gurunya-divaksin-dulu</guid><pubDate>Senin 15 Maret 2021 12:28 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Budi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/15/512/2377931/mulai-petakan-pembelajaran-tatap-muka-ganjar-minimal-gurunya-divaksin-dulu-JBaXZPebju.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/15/512/2377931/mulai-petakan-pembelajaran-tatap-muka-ganjar-minimal-gurunya-divaksin-dulu-JBaXZPebju.jpg</image><title>Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo (Okezone)</title></images><description>SEMARANG &amp;ndash; Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sedang mempersiapkan pembelajaran tatap muka. Sebelum pelaksanaan akan dilakukan uji coba di beberpa sekolah dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat.

&amp;ldquo;Hasil rapat hari ini, yang terakhir kita coba siapkan ketentuan-ketentuan untuk kita tatap muka, sekolah tatap muka, kita lagi siapkan,&amp;rdquo; ujar Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo usai rapat koordinasi percepatan penanganan Covid-19 di Gedung A Kantor Setda Provinsi Jawa Tengah, Senin (15/3/2021).

Rencana tersebut, papar dia, sudah dibicarakan bersama bupati dan wali kota agar masing-masing menyiapkan sekolah yang akan melakukan uji coba pembelajaran tatap muka. &amp;ldquo;Tadi kita sudah bicara bersama Bupati dan Wali Kota agar mereka menyiapkan sekolah mana saja yang akan diuji coba. Belum semuanya,&amp;rdquo; imbuhnya.

Ganjar menegaskan bahwa pelaksanaan pembelajaran tatap muka harus disiapkan secara matang agar nantinya tidak ada kendala. Mulai dari pembatasan kelasnya, sistem transportasi hingga fasilitas yang harus disediakan untuk protokol kesehatan.

Baca Juga: Hari Pertama Uji Coba Belajar Tatap Muka, Siswa: Senang, Kangen Teman-teman

&amp;ldquo;Sekarang kita persiapkan dulu sehingga ketika nanti katakan bulan Juli kita mau buka setidaknya kita sudah belajar betul beberapa bulan ini bahwa sekolah sungguh-sungguh siap,&amp;rdquo; terangnya.

Ganjar menjelaskan bahwa guru merupakan pelayan publik yang juga mendapatkan vaksin. Namun, nantinya akan diprioritaskan terhadap guru yang mengajar di sekolah yang memang sudah siap melaksanakan pembelajaran tatap muka.

&amp;ldquo;Minimal gurunya divaksin dulu, maka itu menjadi prioritas agar kita bisa memberikan sekolah-sekolah yang akan melakukan uji coba tatap muka,&amp;rdquo; tuturnya.


Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Yulianto  Prabowo, menyampaikan bahwa rencana pembelajaran tatap muka sedang  disiapkan ketentuan-ketentuannya. Beberapa di antaranya jumlah sekolah,  teknis protokol kesehatannya, dan lain sebagainya.

&amp;ldquo;Ini baru mau dirapatkan soal sekolah yang tatap muka. Di mana, seperti apa protokol kesehatannya,&amp;rdquo; katanya.

Untuk prioritas vaksin terhadap guru, Yulianto menerangkan bahwa  untuk saat ini ketentuan dari pusat agar vaksin difokuskan kepada  pelayan publik di atas 50 tahun. &amp;ldquo;Untuk vaksin guru, kalau itu memang  menjadi syarat ya kita akan siapkan. Tapi untuk saat ini ketentuan dari  pusat vaksin untuk 50 tahun ke atas,&amp;rdquo; terang dia.

Yulianto menganjurkan bagi sekolah yang siap melaksanakan  pembelajaran tatap muka harus benar-benar memperhatikan protokol  kesehatan yang ketat. Mulai dari menyediakan tempat cuci tangan, alat  cek suhu, kewajiban memakai masker, pembatasan jumlah siswa di dalam  kelas, jaga jarak hingga tidak ada cium tangan siswa kepada guru.

&amp;ldquo;Sebenarnya dengan protokol kesehatan dengan baik dan ketat itu  mungkin bisa dilaksanakan. Tapi tetap harus berhati-hati,&amp;rdquo; tandasnya.
</description><content:encoded>SEMARANG &amp;ndash; Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sedang mempersiapkan pembelajaran tatap muka. Sebelum pelaksanaan akan dilakukan uji coba di beberpa sekolah dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat.

&amp;ldquo;Hasil rapat hari ini, yang terakhir kita coba siapkan ketentuan-ketentuan untuk kita tatap muka, sekolah tatap muka, kita lagi siapkan,&amp;rdquo; ujar Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo usai rapat koordinasi percepatan penanganan Covid-19 di Gedung A Kantor Setda Provinsi Jawa Tengah, Senin (15/3/2021).

Rencana tersebut, papar dia, sudah dibicarakan bersama bupati dan wali kota agar masing-masing menyiapkan sekolah yang akan melakukan uji coba pembelajaran tatap muka. &amp;ldquo;Tadi kita sudah bicara bersama Bupati dan Wali Kota agar mereka menyiapkan sekolah mana saja yang akan diuji coba. Belum semuanya,&amp;rdquo; imbuhnya.

Ganjar menegaskan bahwa pelaksanaan pembelajaran tatap muka harus disiapkan secara matang agar nantinya tidak ada kendala. Mulai dari pembatasan kelasnya, sistem transportasi hingga fasilitas yang harus disediakan untuk protokol kesehatan.

Baca Juga: Hari Pertama Uji Coba Belajar Tatap Muka, Siswa: Senang, Kangen Teman-teman

&amp;ldquo;Sekarang kita persiapkan dulu sehingga ketika nanti katakan bulan Juli kita mau buka setidaknya kita sudah belajar betul beberapa bulan ini bahwa sekolah sungguh-sungguh siap,&amp;rdquo; terangnya.

Ganjar menjelaskan bahwa guru merupakan pelayan publik yang juga mendapatkan vaksin. Namun, nantinya akan diprioritaskan terhadap guru yang mengajar di sekolah yang memang sudah siap melaksanakan pembelajaran tatap muka.

&amp;ldquo;Minimal gurunya divaksin dulu, maka itu menjadi prioritas agar kita bisa memberikan sekolah-sekolah yang akan melakukan uji coba tatap muka,&amp;rdquo; tuturnya.


Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Yulianto  Prabowo, menyampaikan bahwa rencana pembelajaran tatap muka sedang  disiapkan ketentuan-ketentuannya. Beberapa di antaranya jumlah sekolah,  teknis protokol kesehatannya, dan lain sebagainya.

&amp;ldquo;Ini baru mau dirapatkan soal sekolah yang tatap muka. Di mana, seperti apa protokol kesehatannya,&amp;rdquo; katanya.

Untuk prioritas vaksin terhadap guru, Yulianto menerangkan bahwa  untuk saat ini ketentuan dari pusat agar vaksin difokuskan kepada  pelayan publik di atas 50 tahun. &amp;ldquo;Untuk vaksin guru, kalau itu memang  menjadi syarat ya kita akan siapkan. Tapi untuk saat ini ketentuan dari  pusat vaksin untuk 50 tahun ke atas,&amp;rdquo; terang dia.

Yulianto menganjurkan bagi sekolah yang siap melaksanakan  pembelajaran tatap muka harus benar-benar memperhatikan protokol  kesehatan yang ketat. Mulai dari menyediakan tempat cuci tangan, alat  cek suhu, kewajiban memakai masker, pembatasan jumlah siswa di dalam  kelas, jaga jarak hingga tidak ada cium tangan siswa kepada guru.

&amp;ldquo;Sebenarnya dengan protokol kesehatan dengan baik dan ketat itu  mungkin bisa dilaksanakan. Tapi tetap harus berhati-hati,&amp;rdquo; tandasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
