<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ridwan Kamil Pastikan Tak Ada Vaksin Covid-19 Kedaluwarsa di Jabar</title><description>Ridwan Kamil menegaskan, tidak ada vaksin kedaluwarsa di Jabar.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/03/15/525/2378274/ridwan-kamil-pastikan-tak-ada-vaksin-covid-19-kedaluwarsa-di-jabar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/03/15/525/2378274/ridwan-kamil-pastikan-tak-ada-vaksin-covid-19-kedaluwarsa-di-jabar"/><item><title>Ridwan Kamil Pastikan Tak Ada Vaksin Covid-19 Kedaluwarsa di Jabar</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/03/15/525/2378274/ridwan-kamil-pastikan-tak-ada-vaksin-covid-19-kedaluwarsa-di-jabar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/03/15/525/2378274/ridwan-kamil-pastikan-tak-ada-vaksin-covid-19-kedaluwarsa-di-jabar</guid><pubDate>Senin 15 Maret 2021 20:24 WIB</pubDate><dc:creator>Agung Bakti Sarasa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/15/525/2378274/ridwan-kamil-pastikan-tak-ada-vaksin-covid-19-kedaluwarsa-di-jabar-jZ0xB6YOJC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (Dok Sindo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/15/525/2378274/ridwan-kamil-pastikan-tak-ada-vaksin-covid-19-kedaluwarsa-di-jabar-jZ0xB6YOJC.jpg</image><title>Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (Dok Sindo)</title></images><description>BANDUNG - Gubernur Jawa Barat yang juga Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Jabar, Ridwan Kamil, memastikan tidak ada vaksin Covid-19 yang kedaluwarsa di wilayahnya.

Pria yang akrab disapa Emil itu menyatakan, vaksin Sinovac batch 1 yang diterima Jabar akan habis digunakan pada 18 Maret 2021. Karenanya, kata Emil, tidak ada vaksin Covid-19 kedaluwarsa yang diberikan kepada warga Jabar.

&quot;Kedaluwarsa tidak terjadi di Jabar. Jadi kan vaksin itu produksinya beda-beda tanggalnya. Nah, yang kemarin ramai oleh media itu di Jabar, yang tanggal 26 Maret kedaluwarsa, itu tanggal 18 Maret sudah akan habis,&quot; tegas Emil seusai Rapat Koordinasi Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Jabar di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Senin (15/3/2021).

Oleh karenanya, Emil mengimbau warga Jabar calon penerima vaksin COVID-19 tak perlu khawatir. Dia menegaskan, pihaknya tidak akan melanggar prosedur vaksinasi Covid-19 yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

&quot;Jangan khawatir, tidak ada di Jabar menggunakan vaksin kedaluwarsa karena di tanggal 18 yang kedaluwarsa pertama itu sudah selesai. Jadi l, tidak akan pernah kita melanggar prosedur itu,&quot; tuturnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jabar, Dewi Sartika, membenarkan vaksin Sinovac batch 1 di Jabar bakal habis tanggal 18 Maret.

Baca Juga : Vaksin Sinovac Disebut Sudah Kedaluarsa, Benarkah?

&quot;Aman, Insya Allah semuanya tanggal 18 sudah habis,&quot; kata dia.

Baca Juga : Ridwan Kamil Dukung Aktivitas Luar Ruangan Tingkatkan Imunitas


</description><content:encoded>BANDUNG - Gubernur Jawa Barat yang juga Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Jabar, Ridwan Kamil, memastikan tidak ada vaksin Covid-19 yang kedaluwarsa di wilayahnya.

Pria yang akrab disapa Emil itu menyatakan, vaksin Sinovac batch 1 yang diterima Jabar akan habis digunakan pada 18 Maret 2021. Karenanya, kata Emil, tidak ada vaksin Covid-19 kedaluwarsa yang diberikan kepada warga Jabar.

&quot;Kedaluwarsa tidak terjadi di Jabar. Jadi kan vaksin itu produksinya beda-beda tanggalnya. Nah, yang kemarin ramai oleh media itu di Jabar, yang tanggal 26 Maret kedaluwarsa, itu tanggal 18 Maret sudah akan habis,&quot; tegas Emil seusai Rapat Koordinasi Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Jabar di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Senin (15/3/2021).

Oleh karenanya, Emil mengimbau warga Jabar calon penerima vaksin COVID-19 tak perlu khawatir. Dia menegaskan, pihaknya tidak akan melanggar prosedur vaksinasi Covid-19 yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

&quot;Jangan khawatir, tidak ada di Jabar menggunakan vaksin kedaluwarsa karena di tanggal 18 yang kedaluwarsa pertama itu sudah selesai. Jadi l, tidak akan pernah kita melanggar prosedur itu,&quot; tuturnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jabar, Dewi Sartika, membenarkan vaksin Sinovac batch 1 di Jabar bakal habis tanggal 18 Maret.

Baca Juga : Vaksin Sinovac Disebut Sudah Kedaluarsa, Benarkah?

&quot;Aman, Insya Allah semuanya tanggal 18 sudah habis,&quot; kata dia.

Baca Juga : Ridwan Kamil Dukung Aktivitas Luar Ruangan Tingkatkan Imunitas


</content:encoded></item></channel></rss>
