<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>15 Desa di Kabupaten Gresik Terendam Banjir, Akses Penghubung Antarkecamatan Lumpuh   </title><description>Sebanyak 15 desa di Kecamatan Benjeng dan Cerme, Kabupaten Gresik, terendam banjir akibat meluapnya Sungai Lamong</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/03/16/340/2378468/15-desa-di-kabupaten-gresik-terendam-banjir-akses-penghubung-antarkecamatan-lumpuh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/03/16/340/2378468/15-desa-di-kabupaten-gresik-terendam-banjir-akses-penghubung-antarkecamatan-lumpuh"/><item><title>15 Desa di Kabupaten Gresik Terendam Banjir, Akses Penghubung Antarkecamatan Lumpuh   </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/03/16/340/2378468/15-desa-di-kabupaten-gresik-terendam-banjir-akses-penghubung-antarkecamatan-lumpuh</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/03/16/340/2378468/15-desa-di-kabupaten-gresik-terendam-banjir-akses-penghubung-antarkecamatan-lumpuh</guid><pubDate>Selasa 16 Maret 2021 09:39 WIB</pubDate><dc:creator>Agus Ismanto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/16/340/2378468/15-desa-di-kabupaten-gresik-terendam-banjir-akses-penghubung-antarkecamatan-lumpuh-O5maykwRKx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Banjir rendam 15 desa di dua kecamatan di Kabupaten Gresik.(Foto:iNews TV/Agus Ismanto)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/16/340/2378468/15-desa-di-kabupaten-gresik-terendam-banjir-akses-penghubung-antarkecamatan-lumpuh-O5maykwRKx.jpg</image><title>Banjir rendam 15 desa di dua kecamatan di Kabupaten Gresik.(Foto:iNews TV/Agus Ismanto)</title></images><description>KABUPATEN GRESIK -  Sebanyak 15 desa di Kecamatan Benjeng dan Cerme, Kabupaten Gresik, terendam banjir akibat meluapnya Sungai Lamong.
Genangan banjir juga melumpuhkan sejumlah ruas jalan penghubung antar wilayah kecamatan di Gresik bagian selatan.
Banjir sedalam hampir 50 centimeter merendam sejumlah ruas jalan di wilayah Gresik selatan  di antaranya ruas Jalan Raya Morowudi Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik.
Baca Juga:&amp;nbsp;Diguyur Hujan Singkat, Semarang Kembali Terendam Banjir
Puluhan pengendara motor dan kendaraan roda empat  mogok terjebak banjir, karena tak mampu menerjang derasnya arus.
Baca Juga:&amp;nbsp;Video Banjir di Kawasan Wisata Tawangmangu Viral di Medsos
Genangan banjir merendam lingkungan dan rumah warga dengan kedalaman 80 centimeter terjadi sejak Senin (15/3/2021) dini hari di antaranya  di Desa Karangploso, Kecamatan Benjeng. Meski terendam banjir,  warga memilih bertahan untuk nengamankan perabot rumah tangganya.
&quot;Warga berharap bupati yang baru terpilih secepatnya tanggulangi persoalan banjir,  untuk mengurangi kerugian warga,&quot; ujar Edi korban banjir, Selasa (16/3/2021).</description><content:encoded>KABUPATEN GRESIK -  Sebanyak 15 desa di Kecamatan Benjeng dan Cerme, Kabupaten Gresik, terendam banjir akibat meluapnya Sungai Lamong.
Genangan banjir juga melumpuhkan sejumlah ruas jalan penghubung antar wilayah kecamatan di Gresik bagian selatan.
Banjir sedalam hampir 50 centimeter merendam sejumlah ruas jalan di wilayah Gresik selatan  di antaranya ruas Jalan Raya Morowudi Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik.
Baca Juga:&amp;nbsp;Diguyur Hujan Singkat, Semarang Kembali Terendam Banjir
Puluhan pengendara motor dan kendaraan roda empat  mogok terjebak banjir, karena tak mampu menerjang derasnya arus.
Baca Juga:&amp;nbsp;Video Banjir di Kawasan Wisata Tawangmangu Viral di Medsos
Genangan banjir merendam lingkungan dan rumah warga dengan kedalaman 80 centimeter terjadi sejak Senin (15/3/2021) dini hari di antaranya  di Desa Karangploso, Kecamatan Benjeng. Meski terendam banjir,  warga memilih bertahan untuk nengamankan perabot rumah tangganya.
&quot;Warga berharap bupati yang baru terpilih secepatnya tanggulangi persoalan banjir,  untuk mengurangi kerugian warga,&quot; ujar Edi korban banjir, Selasa (16/3/2021).</content:encoded></item></channel></rss>
