<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Terkait Larangan Mudik, Satgas Covid-19: Diputuskan Dalam Waktu Dekat</title><description>Doni Monardo menegaskan bahwa kebijakan mudik Lebaran 2021 dilarang atau tidak akan diputuskan dalam waktu dekat dalam rapat Menteri.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/03/19/337/2380611/terkait-larangan-mudik-satgas-covid-19-diputuskan-dalam-waktu-dekat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/03/19/337/2380611/terkait-larangan-mudik-satgas-covid-19-diputuskan-dalam-waktu-dekat"/><item><title>Terkait Larangan Mudik, Satgas Covid-19: Diputuskan Dalam Waktu Dekat</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/03/19/337/2380611/terkait-larangan-mudik-satgas-covid-19-diputuskan-dalam-waktu-dekat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/03/19/337/2380611/terkait-larangan-mudik-satgas-covid-19-diputuskan-dalam-waktu-dekat</guid><pubDate>Jum'at 19 Maret 2021 15:03 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/19/337/2380611/terkait-larangan-mudik-satgas-covid-19-diputuskan-dalam-waktu-dekat-a8JD6jwcYW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua Satgas Covid-19, Doni Monardo (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/19/337/2380611/terkait-larangan-mudik-satgas-covid-19-diputuskan-dalam-waktu-dekat-a8JD6jwcYW.jpg</image><title>Ketua Satgas Covid-19, Doni Monardo (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Doni Monardo menegaskan bahwa kebijakan mudik Lebaran 2021 dilarang atau tidak akan diputuskan dalam waktu dekat dalam rapat Menteri.

&amp;ldquo;Menyangkut masalah mudik, sebagaimana yang selama ini dilakukan kebijakan tentang mudik ini akan dikeluarkan dalam rapat tingkat menteri dipimpin oleh Bapak Menko Perekonomian. Dan tentunya kita bersabar mudah-mudahan dalam waktu yang tidak lama pemerintah dan Bapak menteri selaku Ketua Komite akan memimpin rapat sehingga keputusan itu nantinya akan menjadi dasar kita semua,&amp;rdquo; tegas Doni pada Konferensi Pers Perpanjangan PPKM Mikro, secara virtual, Jumat (19/3/2021).

Namun, Doni mengatakan bahwa pengalaman libur panjang sebelumnya bahwa setelah libur panjang akan dibarengi dengan peningkatan kasus. &amp;ldquo;Tetapi saya lagi pengalaman yang sebelumnya, setelah libur dibarengi dengan kasus yang meningkat.&amp;rdquo;

Doni mengatakan pada bulan Februari yang lalu ada libur panjang juga atau hari kejepit yaitu Imlek. &amp;ldquo;Bapak Menko memerintahkan saya untuk melakukan pembatasan. Sehingga untuk ASN, kemudian pegawai BUMN dan Polri dilarang untuk luar kota,&amp;rdquo; katanya.

Demikian juga beberapa minggu yang lalu, Doni mengatakan, ada libur yang cukup panjang yaitu Isra Mi'raj dan Hari Raya Nyepi itu pun kepada TNI, Polri, ASN dan karyawan BUMN tidak boleh keluar kota. &amp;ldquo;Dan itu semua dipatuhi. Setelah semuanya taat dengan keputusan pemerintah semuanya mengikuti.&amp;rdquo;

Lalu, bagaimana dengan karyawan swasta? &amp;ldquo;Kami juga berkoordinasi  dengan Ketua Kadin atas perintah pamanku dan juga kepada Ibu Menteri  Tenaga Kerja sifatnya adalah mengimbau,&amp;rdquo; ungkap Doni.

Doni pun mengingatkan bahwa Covid-19 belum berakhir, dan tidak tahu  sampai kapan akan berakhir. &amp;ldquo;Jadi kami juga berharap para pimpinan  perusahaan juga mengingatkan karyawannya untuk bersabar dulu. Covid  belum akan berakhir. Sampai kapan kita juga belum tahu,&amp;rdquo; tegasnya.

Meskipun, kata Doni, prestasi saat ini angka kasus sakit menurun,  sembuhnya meningkat, BOR di rumah sakit rata-rata sudah di bawah 50%.  &amp;ldquo;Hanya ada beberapa provinsi saja yang masih berada di atas 60%, tapi  itupun di bawah 70%. Jakarta yang semula BORnya sangat tinggi sekarang  sudah sangat rendah bahkan isolasinya sudah di bawah 60 untuk hasilnya  sekitar 63-64%,&amp;rdquo; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Doni Monardo menegaskan bahwa kebijakan mudik Lebaran 2021 dilarang atau tidak akan diputuskan dalam waktu dekat dalam rapat Menteri.

&amp;ldquo;Menyangkut masalah mudik, sebagaimana yang selama ini dilakukan kebijakan tentang mudik ini akan dikeluarkan dalam rapat tingkat menteri dipimpin oleh Bapak Menko Perekonomian. Dan tentunya kita bersabar mudah-mudahan dalam waktu yang tidak lama pemerintah dan Bapak menteri selaku Ketua Komite akan memimpin rapat sehingga keputusan itu nantinya akan menjadi dasar kita semua,&amp;rdquo; tegas Doni pada Konferensi Pers Perpanjangan PPKM Mikro, secara virtual, Jumat (19/3/2021).

Namun, Doni mengatakan bahwa pengalaman libur panjang sebelumnya bahwa setelah libur panjang akan dibarengi dengan peningkatan kasus. &amp;ldquo;Tetapi saya lagi pengalaman yang sebelumnya, setelah libur dibarengi dengan kasus yang meningkat.&amp;rdquo;

Doni mengatakan pada bulan Februari yang lalu ada libur panjang juga atau hari kejepit yaitu Imlek. &amp;ldquo;Bapak Menko memerintahkan saya untuk melakukan pembatasan. Sehingga untuk ASN, kemudian pegawai BUMN dan Polri dilarang untuk luar kota,&amp;rdquo; katanya.

Demikian juga beberapa minggu yang lalu, Doni mengatakan, ada libur yang cukup panjang yaitu Isra Mi'raj dan Hari Raya Nyepi itu pun kepada TNI, Polri, ASN dan karyawan BUMN tidak boleh keluar kota. &amp;ldquo;Dan itu semua dipatuhi. Setelah semuanya taat dengan keputusan pemerintah semuanya mengikuti.&amp;rdquo;

Lalu, bagaimana dengan karyawan swasta? &amp;ldquo;Kami juga berkoordinasi  dengan Ketua Kadin atas perintah pamanku dan juga kepada Ibu Menteri  Tenaga Kerja sifatnya adalah mengimbau,&amp;rdquo; ungkap Doni.

Doni pun mengingatkan bahwa Covid-19 belum berakhir, dan tidak tahu  sampai kapan akan berakhir. &amp;ldquo;Jadi kami juga berharap para pimpinan  perusahaan juga mengingatkan karyawannya untuk bersabar dulu. Covid  belum akan berakhir. Sampai kapan kita juga belum tahu,&amp;rdquo; tegasnya.

Meskipun, kata Doni, prestasi saat ini angka kasus sakit menurun,  sembuhnya meningkat, BOR di rumah sakit rata-rata sudah di bawah 50%.  &amp;ldquo;Hanya ada beberapa provinsi saja yang masih berada di atas 60%, tapi  itupun di bawah 70%. Jakarta yang semula BORnya sangat tinggi sekarang  sudah sangat rendah bahkan isolasinya sudah di bawah 60 untuk hasilnya  sekitar 63-64%,&amp;rdquo; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
