<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Vaksinasi saat Puasa Ramadan, Ganjar Khawatir Ada yang Pingsan</title><description>Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyiapkan rencana cadangan terkait program vaksinasi saat Bulan Ramadan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/03/20/512/2381240/vaksinasi-saat-puasa-ramadan-ganjar-khawatir-ada-yang-pingsan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/03/20/512/2381240/vaksinasi-saat-puasa-ramadan-ganjar-khawatir-ada-yang-pingsan"/><item><title>Vaksinasi saat Puasa Ramadan, Ganjar Khawatir Ada yang Pingsan</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/03/20/512/2381240/vaksinasi-saat-puasa-ramadan-ganjar-khawatir-ada-yang-pingsan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/03/20/512/2381240/vaksinasi-saat-puasa-ramadan-ganjar-khawatir-ada-yang-pingsan</guid><pubDate>Sabtu 20 Maret 2021 20:20 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Budi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/20/512/2381240/vaksinasi-saat-puasa-ramadan-ganjar-khawatir-ada-yang-pingsan-h9QkE0mVgS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/20/512/2381240/vaksinasi-saat-puasa-ramadan-ganjar-khawatir-ada-yang-pingsan-h9QkE0mVgS.jpg</image><title>Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo (Okezone)</title></images><description>SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyiapkan rencana cadangan terkait program vaksinasi saat Bulan Ramadan. Meski Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan vaksinasi saat Ramadan diperbolehkan, namun perlu disiapkan antisipasi jika terdapat yang pingsan usai divaksin.

&quot;Sebenarnya enggak apa-apa (vaksinasi saat puasa), karena MUI membolehkan karena itu tidak masuk ke mulut. Jadi disuntik nggak papa. Tapi meski begitu, kita tetap menyiapkan plan B-nya,&quot; katanya, Sabtu (20/3/2021).

Plan B yang disiapkan adalah vaksinasi usai berbuka puasa atau usai tarawih. Jika diperlukan, maka rencana itu akan digelar di beberapa tempat.

&quot;Untuk mengantisipasi, barangkali di beberapa tempat bisa dilakukan. Atau barangkali ada yang disuntik terus ndredeg (gemetar) dan semaput (pingsan), kita siapkan beberapa skenario. Tapi intinya MUI sudah menyampaikan enggak apa-apa (vaksinasi saat puasa),&quot; terangnya.

Ganjar juga menyatakan proses vaksinasi di Jateng secara berjalan lancar. Jawa Tengah siap melaksanakan vaksinasi selama jatah vaksin aman. &quot;Kita tinggal nunggu datangnya vaksin saja, kalau tidak salah hari ini datang. Meski begitu, jumlahnya tidak terlalu banyak,&quot; ucapnya.

Dia menyebutkan, pemerintah pusat berencana mengirimkan vaksin dalam  jumlah besar pada kisaran Mei-Juli nanti. Saat itulah lanjut dia,  program vaksinasi dapat digencarkan.

&quot;Nanti kita gaspol, tentu prioritas saat ini adalah lansia, pelayan  publik termasuk guru karena program pembelajaran tatap muka segera  digelar. Saya minta guru harus diprioritaskan mendapat vaksinasi,&quot;  tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah, Yulianto Prabowo,  saat dikonfirmasi membenarkan ada kiriman vaksin hari ini. Namun, vaksin  diperkirakan baru tiba di Jateng pada malam nanti.

&quot;Iya, tapi mungkin malam. Saya juga belum dikabari berapa dosis dan jenisnya,&quot; ucap Yulianto.</description><content:encoded>SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyiapkan rencana cadangan terkait program vaksinasi saat Bulan Ramadan. Meski Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan vaksinasi saat Ramadan diperbolehkan, namun perlu disiapkan antisipasi jika terdapat yang pingsan usai divaksin.

&quot;Sebenarnya enggak apa-apa (vaksinasi saat puasa), karena MUI membolehkan karena itu tidak masuk ke mulut. Jadi disuntik nggak papa. Tapi meski begitu, kita tetap menyiapkan plan B-nya,&quot; katanya, Sabtu (20/3/2021).

Plan B yang disiapkan adalah vaksinasi usai berbuka puasa atau usai tarawih. Jika diperlukan, maka rencana itu akan digelar di beberapa tempat.

&quot;Untuk mengantisipasi, barangkali di beberapa tempat bisa dilakukan. Atau barangkali ada yang disuntik terus ndredeg (gemetar) dan semaput (pingsan), kita siapkan beberapa skenario. Tapi intinya MUI sudah menyampaikan enggak apa-apa (vaksinasi saat puasa),&quot; terangnya.

Ganjar juga menyatakan proses vaksinasi di Jateng secara berjalan lancar. Jawa Tengah siap melaksanakan vaksinasi selama jatah vaksin aman. &quot;Kita tinggal nunggu datangnya vaksin saja, kalau tidak salah hari ini datang. Meski begitu, jumlahnya tidak terlalu banyak,&quot; ucapnya.

Dia menyebutkan, pemerintah pusat berencana mengirimkan vaksin dalam  jumlah besar pada kisaran Mei-Juli nanti. Saat itulah lanjut dia,  program vaksinasi dapat digencarkan.

&quot;Nanti kita gaspol, tentu prioritas saat ini adalah lansia, pelayan  publik termasuk guru karena program pembelajaran tatap muka segera  digelar. Saya minta guru harus diprioritaskan mendapat vaksinasi,&quot;  tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah, Yulianto Prabowo,  saat dikonfirmasi membenarkan ada kiriman vaksin hari ini. Namun, vaksin  diperkirakan baru tiba di Jateng pada malam nanti.

&quot;Iya, tapi mungkin malam. Saya juga belum dikabari berapa dosis dan jenisnya,&quot; ucap Yulianto.</content:encoded></item></channel></rss>
