<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jepang Diguncang Gempa M 7,2, Tidak Ada WNI yang Terdampak </title><description>KBRI terus monitor kondisi pasca gempa melalui media lokal, laporan Otoritas maupun informasi dari masyarakat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/03/21/18/2381382/jepang-diguncang-gempa-m-7-2-tidak-ada-wni-yang-terdampak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/03/21/18/2381382/jepang-diguncang-gempa-m-7-2-tidak-ada-wni-yang-terdampak"/><item><title>Jepang Diguncang Gempa M 7,2, Tidak Ada WNI yang Terdampak </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/03/21/18/2381382/jepang-diguncang-gempa-m-7-2-tidak-ada-wni-yang-terdampak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/03/21/18/2381382/jepang-diguncang-gempa-m-7-2-tidak-ada-wni-yang-terdampak</guid><pubDate>Minggu 21 Maret 2021 09:53 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/21/18/2381382/jepang-diguncang-gempa-m-7-2-tidak-ada-wni-yang-terdampak-CLLyWmuexK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Seorang wanita duduk di lantai stasiun saat layanan kereta ditangguhkan karena gempa magnitudo 7,2 yang mengguncang lepas laut Prefektur Miyagi, Jepang, 20 Maret 2021. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/21/18/2381382/jepang-diguncang-gempa-m-7-2-tidak-ada-wni-yang-terdampak-CLLyWmuexK.jpg</image><title>Seorang wanita duduk di lantai stasiun saat layanan kereta ditangguhkan karena gempa magnitudo 7,2 yang mengguncang lepas laut Prefektur Miyagi, Jepang, 20 Maret 2021. (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Gempa bumi dahsyat berkekuatan magnitudo 7,2 mengguncang lepas laut Prefektur Miyagi, Jepang, Sabtu (20/3/2021), menimbulkan peringatan tsunami. Gempa tersebut juga mengguncang daerah-daerah yang hancur oleh tsunami 10 tahun lalu.
Badan Meteorologi Jepang (JMA) telah mencabut peringatan tsunami dan sejauh ini tidak ada korban jiwa dan korban luka yang dilaporkan.
BACA JUGA: Gempa M7,2 Sebabkan Tsunami, Jepang Padamkan Listrik dan Hentikan Shinkansen
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tokyo telah  berkoordinasi dengan sejumlah perwakilan WNI di wilayah tersebut untuk memonitor kondisi warga Indonesia di Jepang. Sampai saat ini belum ada laporan adanya WNI yang terdampak gempa.
BACA JUGA: Gempa M7,2 Jepang Sebabkan Tsunami, Warga: Guncangan yang Buruk dan Lama
KBRI terus monitor kondisi pasca gempa melalui media lokal, laporan Otoritas maupun informasi dari masyarakat. KBRI Tokyo telah membuka hotline di nomor +81 90-3506-8612 atau +81 80-4940-7419 untuk WNI di Jepang yang membutuhkan bantuan.
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Gempa bumi dahsyat berkekuatan magnitudo 7,2 mengguncang lepas laut Prefektur Miyagi, Jepang, Sabtu (20/3/2021), menimbulkan peringatan tsunami. Gempa tersebut juga mengguncang daerah-daerah yang hancur oleh tsunami 10 tahun lalu.
Badan Meteorologi Jepang (JMA) telah mencabut peringatan tsunami dan sejauh ini tidak ada korban jiwa dan korban luka yang dilaporkan.
BACA JUGA: Gempa M7,2 Sebabkan Tsunami, Jepang Padamkan Listrik dan Hentikan Shinkansen
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tokyo telah  berkoordinasi dengan sejumlah perwakilan WNI di wilayah tersebut untuk memonitor kondisi warga Indonesia di Jepang. Sampai saat ini belum ada laporan adanya WNI yang terdampak gempa.
BACA JUGA: Gempa M7,2 Jepang Sebabkan Tsunami, Warga: Guncangan yang Buruk dan Lama
KBRI terus monitor kondisi pasca gempa melalui media lokal, laporan Otoritas maupun informasi dari masyarakat. KBRI Tokyo telah membuka hotline di nomor +81 90-3506-8612 atau +81 80-4940-7419 untuk WNI di Jepang yang membutuhkan bantuan.
</content:encoded></item></channel></rss>
