<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Keluarga Korban Kapal Tenggelam Berdatangan ke Dermaga Sunda Pondok Dayung</title><description>Keluarga korban kapal tenggelam di Teluk Jakarta, Tanjung Priok, Jakarta Utara, mulai berdatangan di Dermaga Sunda Pondok Dayung.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/03/21/338/2381579/keluarga-korban-kapal-tenggelam-berdatangan-ke-dermaga-sunda-pondok-dayung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/03/21/338/2381579/keluarga-korban-kapal-tenggelam-berdatangan-ke-dermaga-sunda-pondok-dayung"/><item><title>Keluarga Korban Kapal Tenggelam Berdatangan ke Dermaga Sunda Pondok Dayung</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/03/21/338/2381579/keluarga-korban-kapal-tenggelam-berdatangan-ke-dermaga-sunda-pondok-dayung</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/03/21/338/2381579/keluarga-korban-kapal-tenggelam-berdatangan-ke-dermaga-sunda-pondok-dayung</guid><pubDate>Minggu 21 Maret 2021 19:17 WIB</pubDate><dc:creator>Quadiliba Al-Farabi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/21/338/2381579/keluarga-korban-kapal-tenggelam-berdatangan-ke-dermaga-sunda-pondok-dayung-232HFoF2ri.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Keluarga korban kapal tenggelam berdatangan ke Dermaga Sunda Pondok Dayung (Foto : MNC Portal Indonesia/Quadiliba Al-Farabi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/21/338/2381579/keluarga-korban-kapal-tenggelam-berdatangan-ke-dermaga-sunda-pondok-dayung-232HFoF2ri.jpg</image><title>Keluarga korban kapal tenggelam berdatangan ke Dermaga Sunda Pondok Dayung (Foto : MNC Portal Indonesia/Quadiliba Al-Farabi)</title></images><description>JAKARTA - Keluarga korban kapal tenggelam di Teluk Jakarta, Tanjung Priok, Jakarta Utara, mulai berdatangan di Dermaga Sunda Pondok Dayung, Minggu (21/3/2021) malam.

Salah seorang anak korban, Hilda, mengaku ayahnya yakni Yayah Suryadi meninggal dalam insiden tersebut. Sementara dua saudara lainnya berhasil selamat.

&quot;Yang meninggal itu ayah saya, atas nama Yayah Suryadi, dia sama saudara-saudaranya juga Sopyan dan Hanafi tapi yang dua ini selamat,&quot; ucap Hilda saat ditemui.

Hilda menerangkan, ayahnya saat itu sedang memancing bersama dua kerabatnya. Ia menjelaskan kronologi kejadian yang ia dapatkan informasinya dari saudaranya yang selamat.

&quot;Awalnya ayah berangkat jam 10 malem ke dermaga untuk mancing, terus jam 4 (sore) dapat informasi ini,&quot; ucapnya.

Menurut keterangannya, kapal yang ditumpangi 15 orang ini mengalami mati mesin di tengah laut ketika perjalanan pulang. Pada saat itu ombak besar menghantam kapal tersebut.

&quot;Mesinnya mati, terus ada yang pecah juga katanya, enggak tahu apanya, habis itu ombak besar datang. Mereka menyelamatkan diri masing-masing. Padahal ayah udah 3 kali diselamatin sama Om Pian (Sopyan), tapi emang udah ajalnya aja,&quot; kata Hilda.

Saat ini mereka sedang menunggu pengurusan jenazah oleh kepolisian.

Baca Juga : Timbulkan Korban Jiwa, Kapal Ojek yang Tenggelam Tak Sediakan Pelampung

&quot;Iya ini lagi nunggu dulu, mau lihat jenazah, lagi diurusin. Belum tahu kapan bisa ketemunya,&quot; ujar Hilda.

Baca Juga : 3 Jenazah Insiden Tenggelamnya Kapal di Tanjung Priok Dibawa Ke RSCM

</description><content:encoded>JAKARTA - Keluarga korban kapal tenggelam di Teluk Jakarta, Tanjung Priok, Jakarta Utara, mulai berdatangan di Dermaga Sunda Pondok Dayung, Minggu (21/3/2021) malam.

Salah seorang anak korban, Hilda, mengaku ayahnya yakni Yayah Suryadi meninggal dalam insiden tersebut. Sementara dua saudara lainnya berhasil selamat.

&quot;Yang meninggal itu ayah saya, atas nama Yayah Suryadi, dia sama saudara-saudaranya juga Sopyan dan Hanafi tapi yang dua ini selamat,&quot; ucap Hilda saat ditemui.

Hilda menerangkan, ayahnya saat itu sedang memancing bersama dua kerabatnya. Ia menjelaskan kronologi kejadian yang ia dapatkan informasinya dari saudaranya yang selamat.

&quot;Awalnya ayah berangkat jam 10 malem ke dermaga untuk mancing, terus jam 4 (sore) dapat informasi ini,&quot; ucapnya.

Menurut keterangannya, kapal yang ditumpangi 15 orang ini mengalami mati mesin di tengah laut ketika perjalanan pulang. Pada saat itu ombak besar menghantam kapal tersebut.

&quot;Mesinnya mati, terus ada yang pecah juga katanya, enggak tahu apanya, habis itu ombak besar datang. Mereka menyelamatkan diri masing-masing. Padahal ayah udah 3 kali diselamatin sama Om Pian (Sopyan), tapi emang udah ajalnya aja,&quot; kata Hilda.

Saat ini mereka sedang menunggu pengurusan jenazah oleh kepolisian.

Baca Juga : Timbulkan Korban Jiwa, Kapal Ojek yang Tenggelam Tak Sediakan Pelampung

&quot;Iya ini lagi nunggu dulu, mau lihat jenazah, lagi diurusin. Belum tahu kapan bisa ketemunya,&quot; ujar Hilda.

Baca Juga : 3 Jenazah Insiden Tenggelamnya Kapal di Tanjung Priok Dibawa Ke RSCM

</content:encoded></item></channel></rss>
