<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Seorang Nenek di Gunungkidul Meninggal saat Ziarah di Makam Saudara</title><description>Nenek yang diketahui bernama Waginem (80) warga setempat ini meninggal di dalam makam sanak keluarganya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/03/22/510/2382134/seorang-nenek-di-gunungkidul-meninggal-saat-ziarah-di-makam-saudara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/03/22/510/2382134/seorang-nenek-di-gunungkidul-meninggal-saat-ziarah-di-makam-saudara"/><item><title>Seorang Nenek di Gunungkidul Meninggal saat Ziarah di Makam Saudara</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/03/22/510/2382134/seorang-nenek-di-gunungkidul-meninggal-saat-ziarah-di-makam-saudara</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/03/22/510/2382134/seorang-nenek-di-gunungkidul-meninggal-saat-ziarah-di-makam-saudara</guid><pubDate>Senin 22 Maret 2021 17:45 WIB</pubDate><dc:creator>Suharjono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/22/510/2382134/seorang-nenek-di-gunungkidul-meninggal-saat-ziarah-di-makam-saudara-KWoQMJIjAX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/22/510/2382134/seorang-nenek-di-gunungkidul-meninggal-saat-ziarah-di-makam-saudara-KWoQMJIjAX.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)</title></images><description>GUNUNGKIDUL - Warga padukuhan Pundak, Kalurahan Tepus, Kapanewon Tepus, Gunungkidul, Yogyakarta siang tadi (22/3/2021) gempar. Seorang nenek meninggal dunia saat melakukan ziarah di makam dekat padukuhan tersebut.

Nenek yang diketahui bernama Waginem (80) warga setempat ini meninggal di dalam makam sanak keluarganya.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, peristiwa ini berawal ketika Waginem mengajak cucunya, Okta (16) untuk ziarah.  Menjadi kebiasaan masyarakat Jawa, di bulan Syaban atau menjelang Ramadhan selalu ziarah ke makam para leluhur serta sanak saudara.

Di dalam makam tersebut, tiba-tiba Waginem mengalami kejang -kejang. Keadaan Waginem membuat cucunya panik dan berusaha mencari pertolongan warga sekitar.

Kasubbag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Suryanto mengatakan, upaya meminta bantuan dilakukan di perkampungan.  Namun demikian  Nenek Waginem tidak berhasil  diselamatkan.

&quot;Mbah Waginem meninggal sebelum pertolongan warga datang,&quot; ungkapnya kepada wartawan Senin (22/3/2021).

Atas kejadian ini, warga kemudian melaporkan ke puskesmas dan pihak kepolisian. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan tidak ditemukan adanya unsur kekerasan pada tubuh korban. &quot;Dugaan sementara korban terkena serangan jantung .karena memang memiliki riwayat penyakit  jantung, &quot; lanjutnya.

Siang tadi jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.


</description><content:encoded>GUNUNGKIDUL - Warga padukuhan Pundak, Kalurahan Tepus, Kapanewon Tepus, Gunungkidul, Yogyakarta siang tadi (22/3/2021) gempar. Seorang nenek meninggal dunia saat melakukan ziarah di makam dekat padukuhan tersebut.

Nenek yang diketahui bernama Waginem (80) warga setempat ini meninggal di dalam makam sanak keluarganya.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, peristiwa ini berawal ketika Waginem mengajak cucunya, Okta (16) untuk ziarah.  Menjadi kebiasaan masyarakat Jawa, di bulan Syaban atau menjelang Ramadhan selalu ziarah ke makam para leluhur serta sanak saudara.

Di dalam makam tersebut, tiba-tiba Waginem mengalami kejang -kejang. Keadaan Waginem membuat cucunya panik dan berusaha mencari pertolongan warga sekitar.

Kasubbag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Suryanto mengatakan, upaya meminta bantuan dilakukan di perkampungan.  Namun demikian  Nenek Waginem tidak berhasil  diselamatkan.

&quot;Mbah Waginem meninggal sebelum pertolongan warga datang,&quot; ungkapnya kepada wartawan Senin (22/3/2021).

Atas kejadian ini, warga kemudian melaporkan ke puskesmas dan pihak kepolisian. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan tidak ditemukan adanya unsur kekerasan pada tubuh korban. &quot;Dugaan sementara korban terkena serangan jantung .karena memang memiliki riwayat penyakit  jantung, &quot; lanjutnya.

Siang tadi jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.


</content:encoded></item></channel></rss>
