<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sesuai Prokes, Salat Tarawih Bisa Dibagi Dua Shift</title><description>Jusuf Kalla (JK) menyampaikan dalam hal pelaksanaan ibadah sholat tarawih pada bulan suci Ramadhan bisa dilakukan secara bergiliran.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/03/23/337/2382728/sesuai-prokes-salat-tarawih-bisa-dibagi-dua-shift</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/03/23/337/2382728/sesuai-prokes-salat-tarawih-bisa-dibagi-dua-shift"/><item><title>Sesuai Prokes, Salat Tarawih Bisa Dibagi Dua Shift</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/03/23/337/2382728/sesuai-prokes-salat-tarawih-bisa-dibagi-dua-shift</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/03/23/337/2382728/sesuai-prokes-salat-tarawih-bisa-dibagi-dua-shift</guid><pubDate>Selasa 23 Maret 2021 15:51 WIB</pubDate><dc:creator>Adi Haryanto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/23/337/2382728/supaya-sesuai-dengan-prokes-salat-tarawih-di-bulan-puasa-bisa-dibagi-dua-shift-8ctpcSb7VB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua Dewan Masjid Indonesia, Jusuf Kalla (Adi Haryanto)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/23/337/2382728/supaya-sesuai-dengan-prokes-salat-tarawih-di-bulan-puasa-bisa-dibagi-dua-shift-8ctpcSb7VB.jpg</image><title>Ketua Dewan Masjid Indonesia, Jusuf Kalla (Adi Haryanto)</title></images><description>MATARAM&amp;nbsp; - Masih merebaknya kasus COVID-19 harus diantisipasi oleh umat Islam di Indonesia yang sebentar lagi akan menjalankan ibadah di bulan Ramadan.
Salah satunya mekanisme ibadah di masjid seperti perlaksanaan Salat Tarawih yang tetap memperhatikan protokol kesehatan (prokes) guna terhindar dari penyebaran COVID-19.
Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla (JK) menyampaikan dalam hal pelaksanaan ibadah sholat tarawih pada bulan suci Ramadan bisa dilakukan secara bergiliran. Ini dikarenakan daya tampung masjid yang dibatasi dari daya tampung sebenarnya.
Demi memenuhi animo masyarakat yang ingin melaksanakan ibadah sholat tarawih, maka dia meminta untuk pengurus masjid membuka kemungkinan untuk melaksanakan sholat tarawih secara 2 shift.
Baca Juga: Ketua DMI : Masjid Bakal Menjadi Tempat Vaksinasi Covid-19 Bulan Depan
&amp;ldquo;Tahun ini masjid sudah bisa dipakai untuk tarawih, selama memberlakukan protokol kesehatan yang baik. Maknanya apa? sebagian umat tidak bisa tertampung karena harus mengikuti aturan jaga jarak, untuk itu demi mengakomodir jamaah yang mau sholat tarawih, maka bisa dilaksanakan dua kali atau 2 shift,&quot; ucapnya pada acara Pelantikan dan Rakernas DMI Provinsi Nusa Tenggara Barat di Hotel Grand Legi, Mataram, NTB, Selasa (23/3/2021).
Dijelaskannya, dengan memakai ketentuan jaga jarak 1 meter maka daya tampung masjid hanya 40% dari kapasitas sebenarnya. Oleh sebab itu pengurus masjid harus memberi kesempatan jamaah yang lain untuk melaksanakan ibadah sholat tarawih meski dengan tetap menjaga protokol pencegahan COVID-19.
&quot;Opsinya bisa dengan membagi salat Tarawih menjadi 2 shift supaya semua terakomodir namun di sisi lain protokol kesehatan juga terpenuhi,&amp;rdquo; tuturnya.</description><content:encoded>MATARAM&amp;nbsp; - Masih merebaknya kasus COVID-19 harus diantisipasi oleh umat Islam di Indonesia yang sebentar lagi akan menjalankan ibadah di bulan Ramadan.
Salah satunya mekanisme ibadah di masjid seperti perlaksanaan Salat Tarawih yang tetap memperhatikan protokol kesehatan (prokes) guna terhindar dari penyebaran COVID-19.
Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla (JK) menyampaikan dalam hal pelaksanaan ibadah sholat tarawih pada bulan suci Ramadan bisa dilakukan secara bergiliran. Ini dikarenakan daya tampung masjid yang dibatasi dari daya tampung sebenarnya.
Demi memenuhi animo masyarakat yang ingin melaksanakan ibadah sholat tarawih, maka dia meminta untuk pengurus masjid membuka kemungkinan untuk melaksanakan sholat tarawih secara 2 shift.
Baca Juga: Ketua DMI : Masjid Bakal Menjadi Tempat Vaksinasi Covid-19 Bulan Depan
&amp;ldquo;Tahun ini masjid sudah bisa dipakai untuk tarawih, selama memberlakukan protokol kesehatan yang baik. Maknanya apa? sebagian umat tidak bisa tertampung karena harus mengikuti aturan jaga jarak, untuk itu demi mengakomodir jamaah yang mau sholat tarawih, maka bisa dilaksanakan dua kali atau 2 shift,&quot; ucapnya pada acara Pelantikan dan Rakernas DMI Provinsi Nusa Tenggara Barat di Hotel Grand Legi, Mataram, NTB, Selasa (23/3/2021).
Dijelaskannya, dengan memakai ketentuan jaga jarak 1 meter maka daya tampung masjid hanya 40% dari kapasitas sebenarnya. Oleh sebab itu pengurus masjid harus memberi kesempatan jamaah yang lain untuk melaksanakan ibadah sholat tarawih meski dengan tetap menjaga protokol pencegahan COVID-19.
&quot;Opsinya bisa dengan membagi salat Tarawih menjadi 2 shift supaya semua terakomodir namun di sisi lain protokol kesehatan juga terpenuhi,&amp;rdquo; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
