<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>TNI Pastikan Klaim KKB Tembak Mati 5 Prajurit Adalah Hoax</title><description>Kelompok bersenjata (KKB) sengaja membuat berita hoaks untuk menyudutkan pemerintah dan aparat keamanan (TNI-Polri)</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/03/26/337/2384701/tni-pastikan-klaim-kkb-tembak-mati-5-prajurit-adalah-hoax</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/03/26/337/2384701/tni-pastikan-klaim-kkb-tembak-mati-5-prajurit-adalah-hoax"/><item><title>TNI Pastikan Klaim KKB Tembak Mati 5 Prajurit Adalah Hoax</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/03/26/337/2384701/tni-pastikan-klaim-kkb-tembak-mati-5-prajurit-adalah-hoax</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/03/26/337/2384701/tni-pastikan-klaim-kkb-tembak-mati-5-prajurit-adalah-hoax</guid><pubDate>Jum'at 26 Maret 2021 19:05 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/26/337/2384701/tni-pastikan-kliam-kkb-tembak-mati-5-prajurit-adalah-hoax-pCm1VnNijX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Istimewa</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/26/337/2384701/tni-pastikan-kliam-kkb-tembak-mati-5-prajurit-adalah-hoax-pCm1VnNijX.jpg</image><title>Foto: Istimewa</title></images><description>JAYAPURA -&amp;nbsp;Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua kembali membuat berita hoaks yang menyatakan bahwa kelompok tersebut telah menembak mati&amp;nbsp;lima&amp;nbsp;orang prajurit TNI di sekitar kali atau sungai kecil Bomid, Kabupaten Nduga,&amp;nbsp;Papua, Selasa (23/3/2021).
Menyikapi berita tersebut,&amp;nbsp;Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono memastikan kabar beredar di medsos yang menyebut prajurit TNI-AD tewas dalam kontak tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata di Nduga tidak benar atau hoaks.
&amp;ldquo;Tidak ada prajurit TNI termasuk dari Yonif 700/WYC yang terluka atau tewas di Nduga seperti yang beredar di media sosial. Informasi yang beredar di media sosial itu hoaks,&amp;rdquo;&amp;nbsp;tegas Pangdam Cenderawasih Mayjen TNI&amp;nbsp;Ignatius&amp;nbsp;Yogo&amp;nbsp;Triyono, di Jayapura,&amp;nbsp;Kamis (25/3/2021).
Diakui, kelompok bersenjata (KKB) sengaja membuat berita hoaks untuk menyudutkan pemerintah dan aparat keamanan (TNI-Polri) dengan memutar balikkan fakta dilapangan, seperti berita hoaks dengan menyatakan lima prajurit TNI meninggal dalam kontak senjata di sekitar Nduga.&amp;nbsp;
Sebelumnya pada awal Maret yang lalu, Kapen Kogabwilhan III Kolonel Czi IGN Suriastawa mengungkapkan bahwa secara garis besar KKB mempunyai tiga sayap gerakan, yakni sayap politik, klandestin, dan bersenjata.&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Tiga sayap gerakan ini memanfaatkan medsos untuk saling berkomunikasi, merencanakan aksi dan menyebarkan berita bohong untuk membentuk opini buruk tentang pemerintah Indonesia (termasuk TNI-Polri) terkait masalah Papua melalui berbagai platform medsos,&amp;rdquo; jelasnya saat itu.
Menurutnya, menghembuskan berita hoaks di media sosial merupakan trik dari KKB untuk menciptakan opini bahwa Papua selalu dalam kondisi mencekam dan ini sudah berulangkali terjadi.&amp;nbsp;&amp;ldquo;Ini merupakan trik mereka dan mereka masif melakukannya, terutama di medsos,&amp;rdquo;&amp;nbsp;ujar&amp;nbsp;Kolonel Czi IGN Suriastawa.
Namun demikian, baik Pangdam maupun Kapen Kogabwilhan mengharapkan agar personel TNI yang bertugas di daerah rawan diminta selalu waspada dan tidak lengah saat menjalankan tugas.&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAYAPURA -&amp;nbsp;Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua kembali membuat berita hoaks yang menyatakan bahwa kelompok tersebut telah menembak mati&amp;nbsp;lima&amp;nbsp;orang prajurit TNI di sekitar kali atau sungai kecil Bomid, Kabupaten Nduga,&amp;nbsp;Papua, Selasa (23/3/2021).
Menyikapi berita tersebut,&amp;nbsp;Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono memastikan kabar beredar di medsos yang menyebut prajurit TNI-AD tewas dalam kontak tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata di Nduga tidak benar atau hoaks.
&amp;ldquo;Tidak ada prajurit TNI termasuk dari Yonif 700/WYC yang terluka atau tewas di Nduga seperti yang beredar di media sosial. Informasi yang beredar di media sosial itu hoaks,&amp;rdquo;&amp;nbsp;tegas Pangdam Cenderawasih Mayjen TNI&amp;nbsp;Ignatius&amp;nbsp;Yogo&amp;nbsp;Triyono, di Jayapura,&amp;nbsp;Kamis (25/3/2021).
Diakui, kelompok bersenjata (KKB) sengaja membuat berita hoaks untuk menyudutkan pemerintah dan aparat keamanan (TNI-Polri) dengan memutar balikkan fakta dilapangan, seperti berita hoaks dengan menyatakan lima prajurit TNI meninggal dalam kontak senjata di sekitar Nduga.&amp;nbsp;
Sebelumnya pada awal Maret yang lalu, Kapen Kogabwilhan III Kolonel Czi IGN Suriastawa mengungkapkan bahwa secara garis besar KKB mempunyai tiga sayap gerakan, yakni sayap politik, klandestin, dan bersenjata.&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Tiga sayap gerakan ini memanfaatkan medsos untuk saling berkomunikasi, merencanakan aksi dan menyebarkan berita bohong untuk membentuk opini buruk tentang pemerintah Indonesia (termasuk TNI-Polri) terkait masalah Papua melalui berbagai platform medsos,&amp;rdquo; jelasnya saat itu.
Menurutnya, menghembuskan berita hoaks di media sosial merupakan trik dari KKB untuk menciptakan opini bahwa Papua selalu dalam kondisi mencekam dan ini sudah berulangkali terjadi.&amp;nbsp;&amp;ldquo;Ini merupakan trik mereka dan mereka masif melakukannya, terutama di medsos,&amp;rdquo;&amp;nbsp;ujar&amp;nbsp;Kolonel Czi IGN Suriastawa.
Namun demikian, baik Pangdam maupun Kapen Kogabwilhan mengharapkan agar personel TNI yang bertugas di daerah rawan diminta selalu waspada dan tidak lengah saat menjalankan tugas.&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
