<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi: Negara Tanggung Biaya Pengobatan Korban Bom Gereja Katedral Makassar</title><description>Seperti diketahui, terjadi aksi bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Minggu (28/3/2021) pagi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/03/28/337/2385423/jokowi-negara-tanggung-biaya-pengobatan-korban-bom-gereja-katedral-makassar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/03/28/337/2385423/jokowi-negara-tanggung-biaya-pengobatan-korban-bom-gereja-katedral-makassar"/><item><title>Jokowi: Negara Tanggung Biaya Pengobatan Korban Bom Gereja Katedral Makassar</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/03/28/337/2385423/jokowi-negara-tanggung-biaya-pengobatan-korban-bom-gereja-katedral-makassar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/03/28/337/2385423/jokowi-negara-tanggung-biaya-pengobatan-korban-bom-gereja-katedral-makassar</guid><pubDate>Minggu 28 Maret 2021 15:34 WIB</pubDate><dc:creator>Dita Angga R</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/28/337/2385423/jokowi-negara-tanggung-biaya-pengobatan-korban-bom-gereja-katedral-makassar-OglSVa88yj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi (Foto : Youtube Setneg)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/28/337/2385423/jokowi-negara-tanggung-biaya-pengobatan-korban-bom-gereja-katedral-makassar-OglSVa88yj.jpg</image><title>Presiden Jokowi (Foto : Youtube Setneg)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendoakan kesembuhan bagi korban bom di depan Gereja Katedral Makassar. Selain itu dia menjamin negara menanggung biaya perawatan bagi para korban ledakan bom tersebut.
Seperti diketahui, terjadi aksi bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Minggu (28/3/2021) pagi.
Baca juga:&amp;nbsp;Bom di Gereja Katedral, Jokowi: Terorisme Tak Ada Kaitannya dengan Agama Apapun!
&amp;ldquo;Untuk korban yang luka-luka, kita mendoakan agar segera diberikan kesembuhan. Dan negara menjamin semua biaya pengobatan dan perawatan para korban,&amp;rdquo; ujar Jokowi.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wMy8yOC8xLzEzMTA0OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Pada kesempatan tersebut Jokowi juga mengutuk keras aksi terorisme tersebut. &amp;ldquo;Terkait dengankejadian aksi terorisme di pintu masuk Gereja Katedral Makassar hari ini, saya mengutuk keras aksi terorisme tersebut,&amp;rdquo; kata Kepala Negara.
Baca juga:&amp;nbsp;Jokowi Perintahkan Kapolri Bongkar Jaringan Pengebom Katedral Sampai ke Akarnya
Jokowi menegaskan, kejahatan terorisme tidak dibenarkan oleh agama mana pun. Sehingga aksi tersebut tidak ada kaitannya dengan agama apapun. &amp;ldquo;Terorisme adalah kejahatan terhadap kemanusiaan. Dan tidak ada kaitannya ndengan agama apapun. Semua ajaran agama menolak terorisme apapun alasannya,&amp;rdquo; tegasnya.Dia meminta agar kapolri segera mengusut tuntas dalang aksi teroris sampai ke akar-akarnya. &amp;ldquo;Dan saya sudah memerintahkan kapolri untuk mengsusut tuntas jaringan-jaringan pelaku dan membongkar jaringan itu sampai ke akar-akarnya,&amp;rdquo; ucap Presiden.
Jokowi meminta agar masyarakat tetap tenang dengan adanya kejadian ini. Pemerintah menjamin kebebasan masyarakat dalam beribadah.
&amp;ldquo;Dan saya meminta masyarakat agar tetap tenang menjalankan ibadah. Karena negara menjamin keamanan umat beragama untuk beribadah tanpa rasa takut,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendoakan kesembuhan bagi korban bom di depan Gereja Katedral Makassar. Selain itu dia menjamin negara menanggung biaya perawatan bagi para korban ledakan bom tersebut.
Seperti diketahui, terjadi aksi bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Minggu (28/3/2021) pagi.
Baca juga:&amp;nbsp;Bom di Gereja Katedral, Jokowi: Terorisme Tak Ada Kaitannya dengan Agama Apapun!
&amp;ldquo;Untuk korban yang luka-luka, kita mendoakan agar segera diberikan kesembuhan. Dan negara menjamin semua biaya pengobatan dan perawatan para korban,&amp;rdquo; ujar Jokowi.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wMy8yOC8xLzEzMTA0OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Pada kesempatan tersebut Jokowi juga mengutuk keras aksi terorisme tersebut. &amp;ldquo;Terkait dengankejadian aksi terorisme di pintu masuk Gereja Katedral Makassar hari ini, saya mengutuk keras aksi terorisme tersebut,&amp;rdquo; kata Kepala Negara.
Baca juga:&amp;nbsp;Jokowi Perintahkan Kapolri Bongkar Jaringan Pengebom Katedral Sampai ke Akarnya
Jokowi menegaskan, kejahatan terorisme tidak dibenarkan oleh agama mana pun. Sehingga aksi tersebut tidak ada kaitannya dengan agama apapun. &amp;ldquo;Terorisme adalah kejahatan terhadap kemanusiaan. Dan tidak ada kaitannya ndengan agama apapun. Semua ajaran agama menolak terorisme apapun alasannya,&amp;rdquo; tegasnya.Dia meminta agar kapolri segera mengusut tuntas dalang aksi teroris sampai ke akar-akarnya. &amp;ldquo;Dan saya sudah memerintahkan kapolri untuk mengsusut tuntas jaringan-jaringan pelaku dan membongkar jaringan itu sampai ke akar-akarnya,&amp;rdquo; ucap Presiden.
Jokowi meminta agar masyarakat tetap tenang dengan adanya kejadian ini. Pemerintah menjamin kebebasan masyarakat dalam beribadah.
&amp;ldquo;Dan saya meminta masyarakat agar tetap tenang menjalankan ibadah. Karena negara menjamin keamanan umat beragama untuk beribadah tanpa rasa takut,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
