<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kubu Moeldoko Klaim Kemenkumham Sahkan SK Kepengurusan KLB Minggu Depan</title><description>Muhammad Rahmad mengklaim, Kemenkumham akan mengesahkan surat keputusan (SK) kepengurusan yang telah didaftarkan pihaknya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/03/28/337/2385428/kubu-moeldoko-klaim-kemenkumham-sahkan-sk-kepengurusan-klb-minggu-depan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/03/28/337/2385428/kubu-moeldoko-klaim-kemenkumham-sahkan-sk-kepengurusan-klb-minggu-depan"/><item><title>Kubu Moeldoko Klaim Kemenkumham Sahkan SK Kepengurusan KLB Minggu Depan</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/03/28/337/2385428/kubu-moeldoko-klaim-kemenkumham-sahkan-sk-kepengurusan-klb-minggu-depan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/03/28/337/2385428/kubu-moeldoko-klaim-kemenkumham-sahkan-sk-kepengurusan-klb-minggu-depan</guid><pubDate>Minggu 28 Maret 2021 15:47 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/28/337/2385428/kubu-moeldoko-klaim-kemenkumham-sahkan-sk-kepengurusan-klb-minggu-depan-9Yll8uBcOr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Muhammad Rahmad. (Foto: MNC Portal)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/28/337/2385428/kubu-moeldoko-klaim-kemenkumham-sahkan-sk-kepengurusan-klb-minggu-depan-9Yll8uBcOr.jpg</image><title>Muhammad Rahmad. (Foto: MNC Portal)</title></images><description>JAKARTA - Juru bicara Partai Demokrat hasil Kongres Luar Biasa (KLB), Muhammad Rahmad mengklaim, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) akan mengesahkan surat keputusan (SK) kepengurusan yang telah didaftarkan pihaknya.
&quot;InsyaAllah lah minggu depan atau tidak lama lagi kita akan mendapatkan SK dari Kemenkumham ya, mudah-mudahan,&quot; kata Rahmad dalam sebuah diskusi yang digelar secara virtual, Minggu (28/3/2021).
Baca juga:&amp;nbsp;SBY Disebut Gunakan KPK Kudeta Anas, Waketum Demokrat: Tidak Benar, Itu Fitnah Keji
Rahmad menuturkan, setalah dikeluarkannya SK tersebut, dewan pimpinan pusat (DPP) Partai Demokrat di bawah kepemimpinan Moeldoko akan menggelar konsolidasi nasional. Konsolidasi ini dimaksudkan untuk menguatkan seluruh kekuatan kader yang terjaring di seluruh wilayah Indonesia.
&quot;Merangkul semua pihak, baik di daerah maupun kabupaten/kota,&quot; ujarnya.
Dalam upaya konsolidasi nasional ini, kata dia, DPP Partai Demokrat tak ingin ada 'pakaian kotor', sebutannya untuk kader Demokrat yang berpotensi menghambat cita-cita partai di bawah kepemimpinan Moeldoko.
Baca juga:&amp;nbsp;Pimpin Sholat Berjamaah, Moeldoko Dapat Gelar 'Jenderal Santri'
&quot;Kita ingin di partai Demokrat itu betul-betul bersih.  Jangan seperti sekarang, kita mengaku partai ini demokratis tetapi di dalamnya partai otoriter, partai otokrasi, kepemilikan keluarga,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Juru bicara Partai Demokrat hasil Kongres Luar Biasa (KLB), Muhammad Rahmad mengklaim, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) akan mengesahkan surat keputusan (SK) kepengurusan yang telah didaftarkan pihaknya.
&quot;InsyaAllah lah minggu depan atau tidak lama lagi kita akan mendapatkan SK dari Kemenkumham ya, mudah-mudahan,&quot; kata Rahmad dalam sebuah diskusi yang digelar secara virtual, Minggu (28/3/2021).
Baca juga:&amp;nbsp;SBY Disebut Gunakan KPK Kudeta Anas, Waketum Demokrat: Tidak Benar, Itu Fitnah Keji
Rahmad menuturkan, setalah dikeluarkannya SK tersebut, dewan pimpinan pusat (DPP) Partai Demokrat di bawah kepemimpinan Moeldoko akan menggelar konsolidasi nasional. Konsolidasi ini dimaksudkan untuk menguatkan seluruh kekuatan kader yang terjaring di seluruh wilayah Indonesia.
&quot;Merangkul semua pihak, baik di daerah maupun kabupaten/kota,&quot; ujarnya.
Dalam upaya konsolidasi nasional ini, kata dia, DPP Partai Demokrat tak ingin ada 'pakaian kotor', sebutannya untuk kader Demokrat yang berpotensi menghambat cita-cita partai di bawah kepemimpinan Moeldoko.
Baca juga:&amp;nbsp;Pimpin Sholat Berjamaah, Moeldoko Dapat Gelar 'Jenderal Santri'
&quot;Kita ingin di partai Demokrat itu betul-betul bersih.  Jangan seperti sekarang, kita mengaku partai ini demokratis tetapi di dalamnya partai otoriter, partai otokrasi, kepemilikan keluarga,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
