<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Komisi I DPR Imbau Pam Swakarsa Dibangkitkan Kembali Guna Pencegahan Terorisme   </title><description>Anggota Komisi I DPR RI Lodewijk Paulus turut menanggapi, serangkaian aksi teror di Indonesia seperti teror di Mabes Polri.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/04/01/337/2387808/komisi-i-dpr-imbau-pam-swakarsa-dibangkitkan-kembali-guna-pencegahan-terorisme</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/04/01/337/2387808/komisi-i-dpr-imbau-pam-swakarsa-dibangkitkan-kembali-guna-pencegahan-terorisme"/><item><title> Komisi I DPR Imbau Pam Swakarsa Dibangkitkan Kembali Guna Pencegahan Terorisme   </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/04/01/337/2387808/komisi-i-dpr-imbau-pam-swakarsa-dibangkitkan-kembali-guna-pencegahan-terorisme</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/04/01/337/2387808/komisi-i-dpr-imbau-pam-swakarsa-dibangkitkan-kembali-guna-pencegahan-terorisme</guid><pubDate>Kamis 01 April 2021 13:56 WIB</pubDate><dc:creator>Quadiliba Al-Farabi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/01/337/2387808/komisi-i-dpr-imbau-pam-swakarsa-dibangkitkan-kembali-guna-pencegahan-terorisme-cVUWtYCeds.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Illustrasi Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/01/337/2387808/komisi-i-dpr-imbau-pam-swakarsa-dibangkitkan-kembali-guna-pencegahan-terorisme-cVUWtYCeds.jpg</image><title>Foto: Illustrasi Shutterstock</title></images><description>JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI Lodewijk Paulus turut menanggapi, serangkaian aksi teror di Indonesia seperti teror di Mabes Polri dan Gereja Katredal beberapa hari yang lalu. Ia menilai, perlu peningkatan keamanan dari sektor masyarakat sipil sebagaimana diterapkan di masa lalu.

&quot;Kita tau dulu ada Pam Swakarsa. Kita tau ada suatu prosedur tetap di desa di perumahan, tamu 1x24 jam wajib lapor, itu harus dibangkitkan lagi,&quot; kata Lodewijk di Jakarta.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Densus 88 Tangkap 18 Orang Terkait Bom Gereja Katedral Makassar
Menurutnya, pencegahan terorisme tidak dapat mengandalkan aparat keamanan pada sektor hulu saja. Sektor hilir, yakni masyarakat lah yang menjadi garda terdepan.

Ia melihat fenomena saat ini justru sebaliknya. Masyarakat cenderung hidup individualistis tanpa memperdulikan lingkungannya. Dengan begini, menurutnya, pencegahan terorisme belum dapat menyeluruh.

&quot;Jangan ada istilah di Jakarta, elu elu gue gue. Tidak ada kepedulian kepada lingkungan, sehingga penanganan teroris ini betul-betul komprehensif,&quot; tandasnya.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Polisi Sebut Pelaku Teror di Mabes Polri 'Lone Wolf'
Ia pun menegaskan, agar Indonesia saat ini harus membangun kewaspadaan nasional. Di antaranya, keamanan dan pengecekkan yang ketat pada area-area vital di penjuru negeri.

&quot;Saya imbau kepada unsur-unsur Mabes TNI, Mabes Polri termasuk fasilitas umum itu meningkatkan keamanan dan pengecekan. Teroris dia enggak ada batas, enggak ada membedakan bener atau enggak,&quot; ucap pria yang juga merupakan Sekjen Partai Golkar ini.</description><content:encoded>JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI Lodewijk Paulus turut menanggapi, serangkaian aksi teror di Indonesia seperti teror di Mabes Polri dan Gereja Katredal beberapa hari yang lalu. Ia menilai, perlu peningkatan keamanan dari sektor masyarakat sipil sebagaimana diterapkan di masa lalu.

&quot;Kita tau dulu ada Pam Swakarsa. Kita tau ada suatu prosedur tetap di desa di perumahan, tamu 1x24 jam wajib lapor, itu harus dibangkitkan lagi,&quot; kata Lodewijk di Jakarta.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Densus 88 Tangkap 18 Orang Terkait Bom Gereja Katedral Makassar
Menurutnya, pencegahan terorisme tidak dapat mengandalkan aparat keamanan pada sektor hulu saja. Sektor hilir, yakni masyarakat lah yang menjadi garda terdepan.

Ia melihat fenomena saat ini justru sebaliknya. Masyarakat cenderung hidup individualistis tanpa memperdulikan lingkungannya. Dengan begini, menurutnya, pencegahan terorisme belum dapat menyeluruh.

&quot;Jangan ada istilah di Jakarta, elu elu gue gue. Tidak ada kepedulian kepada lingkungan, sehingga penanganan teroris ini betul-betul komprehensif,&quot; tandasnya.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Polisi Sebut Pelaku Teror di Mabes Polri 'Lone Wolf'
Ia pun menegaskan, agar Indonesia saat ini harus membangun kewaspadaan nasional. Di antaranya, keamanan dan pengecekkan yang ketat pada area-area vital di penjuru negeri.

&quot;Saya imbau kepada unsur-unsur Mabes TNI, Mabes Polri termasuk fasilitas umum itu meningkatkan keamanan dan pengecekan. Teroris dia enggak ada batas, enggak ada membedakan bener atau enggak,&quot; ucap pria yang juga merupakan Sekjen Partai Golkar ini.</content:encoded></item></channel></rss>
