<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Senjata yang Digunakan Pelaku Teror Mabes Polri Masih Didalami</title><description>Rusdi menjelaskan, pendalaman itu juga bakal menggandeng Persatuan Berburu dan Menembak Seluruh Indonesia (Perbakin)</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/04/01/337/2387853/senjata-yang-digunakan-pelaku-teror-mabes-polri-masih-didalami</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/04/01/337/2387853/senjata-yang-digunakan-pelaku-teror-mabes-polri-masih-didalami"/><item><title>Senjata yang Digunakan Pelaku Teror Mabes Polri Masih Didalami</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/04/01/337/2387853/senjata-yang-digunakan-pelaku-teror-mabes-polri-masih-didalami</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/04/01/337/2387853/senjata-yang-digunakan-pelaku-teror-mabes-polri-masih-didalami</guid><pubDate>Kamis 01 April 2021 14:54 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/01/337/2387853/senjata-yang-digunakan-pelaku-teror-mabes-polri-masih-didalami-eBZX9nmt65.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/01/337/2387853/senjata-yang-digunakan-pelaku-teror-mabes-polri-masih-didalami-eBZX9nmt65.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Polri menyatakan masih perlu melakukan pendalaman dan pengecekan terkait dengan jenis senjata api (senpi) yang dibawa oleh ZA (25) saat melancarkan serangan teror di Mabes Polri.
&quot;Yang jelas ini masih didalami masalah senjatanya,&quot; kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta Selatan, Kamis (1/4/2021).
Rusdi menjelaskan, pendalaman itu juga bakal menggandeng Persatuan Berburu dan Menembak Seluruh Indonesia (Perbakin) lantaran saat diperiksa, polisi menemukan kartu anggota di badan pelaku.
Baca juga:&amp;nbsp;Polisi Sebut Pelaku Teror di Mabes Polri 'Lone Wolf'
Terduga serangan teror di Mabes Polri diketahui memiliki kartu tanda anggota (KTA) basis shooting club yang disebut bernaung di bawah Perbakin.
Baca juga:&amp;nbsp;Kapolsek Ciracas Minta Jangan Kucilkan Keluarga Penyerang Mabes Polri
&quot;Karena juga ditemukan salah satu kartu tanda anggota dari sebuah klub menembak ya, Polri sedang mendalami berkoordinasi juga dengan Perbakin masalah klub ini sedang didalami,&quot; ujar Rusdi.
Di sisi lain, Rusdi tapi belum mau memastikan apakah senjata yang digunakan pelaku jenis Air Gun. &quot;Sedang di dalami itu,&quot; ucap Rusdi.
Aksi teror di Mabes Polri diketahui terjadi pada Rabu 31 Maret 2021 pukul 16.30 WIB. Pelaku adalah Zakiah Aini (25) yang merupakan seorangan mahasiswi Drop Out (DO).
Pelaku sempat menembakan enam kali ke arah petugas. Sehingga akhirnya polisi menembak mati langsung pelaku itu.
Zakiah Aini sendiri diketahui Lone Wolf berideologi ISIS. Hal itu diketahui setelah melakukan pendalaman.</description><content:encoded>JAKARTA - Polri menyatakan masih perlu melakukan pendalaman dan pengecekan terkait dengan jenis senjata api (senpi) yang dibawa oleh ZA (25) saat melancarkan serangan teror di Mabes Polri.
&quot;Yang jelas ini masih didalami masalah senjatanya,&quot; kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta Selatan, Kamis (1/4/2021).
Rusdi menjelaskan, pendalaman itu juga bakal menggandeng Persatuan Berburu dan Menembak Seluruh Indonesia (Perbakin) lantaran saat diperiksa, polisi menemukan kartu anggota di badan pelaku.
Baca juga:&amp;nbsp;Polisi Sebut Pelaku Teror di Mabes Polri 'Lone Wolf'
Terduga serangan teror di Mabes Polri diketahui memiliki kartu tanda anggota (KTA) basis shooting club yang disebut bernaung di bawah Perbakin.
Baca juga:&amp;nbsp;Kapolsek Ciracas Minta Jangan Kucilkan Keluarga Penyerang Mabes Polri
&quot;Karena juga ditemukan salah satu kartu tanda anggota dari sebuah klub menembak ya, Polri sedang mendalami berkoordinasi juga dengan Perbakin masalah klub ini sedang didalami,&quot; ujar Rusdi.
Di sisi lain, Rusdi tapi belum mau memastikan apakah senjata yang digunakan pelaku jenis Air Gun. &quot;Sedang di dalami itu,&quot; ucap Rusdi.
Aksi teror di Mabes Polri diketahui terjadi pada Rabu 31 Maret 2021 pukul 16.30 WIB. Pelaku adalah Zakiah Aini (25) yang merupakan seorangan mahasiswi Drop Out (DO).
Pelaku sempat menembakan enam kali ke arah petugas. Sehingga akhirnya polisi menembak mati langsung pelaku itu.
Zakiah Aini sendiri diketahui Lone Wolf berideologi ISIS. Hal itu diketahui setelah melakukan pendalaman.</content:encoded></item></channel></rss>
