<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polres Metro Jakarta Barat Buka Posko Korban Malapraktik Pembesar Payudara   </title><description>Setelah menerima laporan dua wanita korban malapraktik gagal filler payudara berinisial T dan D pada Rabu (31/3/2021)</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/04/01/338/2387900/polres-metro-jakarta-barat-buka-posko-korban-malapraktik-pembesar-payudara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/04/01/338/2387900/polres-metro-jakarta-barat-buka-posko-korban-malapraktik-pembesar-payudara"/><item><title>Polres Metro Jakarta Barat Buka Posko Korban Malapraktik Pembesar Payudara   </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/04/01/338/2387900/polres-metro-jakarta-barat-buka-posko-korban-malapraktik-pembesar-payudara</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/04/01/338/2387900/polres-metro-jakarta-barat-buka-posko-korban-malapraktik-pembesar-payudara</guid><pubDate>Kamis 01 April 2021 15:37 WIB</pubDate><dc:creator>Dimas Choirul</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/01/338/2387900/polres-metro-jakarta-barat-buka-posko-korban-malapraktik-pembesar-payudara-37qAE5Npd2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Polres Metro Jakarta Barat membuka posko pengaduan korban malapraktik pembesaran payudara.(Foto:Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/01/338/2387900/polres-metro-jakarta-barat-buka-posko-korban-malapraktik-pembesar-payudara-37qAE5Npd2.jpg</image><title>Polres Metro Jakarta Barat membuka posko pengaduan korban malapraktik pembesaran payudara.(Foto:Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Setelah menerima laporan dua wanita korban malapraktik gagal filler payudara berinisial T dan D pada Rabu (31/3/2021), Polres Metro Jakarta Barat membuka posko pengaduan korban.
&quot;Sehingga siapa saja korban yang alami hal serupa, bisa melaporkan ke Polres Metro Jakarta Barat untuk ditindak lanjuti,&quot; kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Teuku Arsya Khadafi saat dikonfirmasi, Kamis (1/4/2021).
Baca Juga: Tergiur Harga Murah Suntik Pembesar Payudara, 2 Wanita Keluar Cairan Nanah Lapor Polisi
Arsya menjelaskan, saat ini pelaporan korban terkait dengan kegiatan melakukan perbuatan tenaga kesehatan yang diduga tidak memiliki ijin.
&quot;Jadi saat ini kita akan cek dulu terkait dengan pelaku tersebut, kegiatan ini menyebabkan adanya infeksi di area yang di suntik filler tersebut,&quot; tutup dia.
Baca Juga: Selebgram Cantik Monica Indah Tergiur Perbesar Payudara dari Medsos
Sebelumnya, korban D mengaku mengalami infeksi pada bagian payudara di mana mengeluarkan cairan dan nanah paska disuntikan filler oleh seseorang yang awalnya mengaku sebagai dokter.
Ia pun harus menjalani operasi payudara demi mengeluarkan cairan filler dari payudaranya paska terinfeksi.</description><content:encoded>JAKARTA - Setelah menerima laporan dua wanita korban malapraktik gagal filler payudara berinisial T dan D pada Rabu (31/3/2021), Polres Metro Jakarta Barat membuka posko pengaduan korban.
&quot;Sehingga siapa saja korban yang alami hal serupa, bisa melaporkan ke Polres Metro Jakarta Barat untuk ditindak lanjuti,&quot; kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Teuku Arsya Khadafi saat dikonfirmasi, Kamis (1/4/2021).
Baca Juga: Tergiur Harga Murah Suntik Pembesar Payudara, 2 Wanita Keluar Cairan Nanah Lapor Polisi
Arsya menjelaskan, saat ini pelaporan korban terkait dengan kegiatan melakukan perbuatan tenaga kesehatan yang diduga tidak memiliki ijin.
&quot;Jadi saat ini kita akan cek dulu terkait dengan pelaku tersebut, kegiatan ini menyebabkan adanya infeksi di area yang di suntik filler tersebut,&quot; tutup dia.
Baca Juga: Selebgram Cantik Monica Indah Tergiur Perbesar Payudara dari Medsos
Sebelumnya, korban D mengaku mengalami infeksi pada bagian payudara di mana mengeluarkan cairan dan nanah paska disuntikan filler oleh seseorang yang awalnya mengaku sebagai dokter.
Ia pun harus menjalani operasi payudara demi mengeluarkan cairan filler dari payudaranya paska terinfeksi.</content:encoded></item></channel></rss>
