<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Paparkan Pradesain Istana Negara di Kaltim</title><description>PUPR mengundang beberapa arsitek dan seniman untuk memberikan masukkan dan gagasan mengenai bangunan ikonik di Ibu Kota Negara yang baru.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/04/02/337/2388564/jokowi-paparkan-pradesain-istana-negara-di-kaltim</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/04/02/337/2388564/jokowi-paparkan-pradesain-istana-negara-di-kaltim"/><item><title>Jokowi Paparkan Pradesain Istana Negara di Kaltim</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/04/02/337/2388564/jokowi-paparkan-pradesain-istana-negara-di-kaltim</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/04/02/337/2388564/jokowi-paparkan-pradesain-istana-negara-di-kaltim</guid><pubDate>Jum'at 02 April 2021 22:33 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/02/337/2388564/jokowi-paparkan-pradesain-istana-negara-di-kaltim-gOOjDMHC6g.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi (Foto: Biro Setpres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/02/337/2388564/jokowi-paparkan-pradesain-istana-negara-di-kaltim-gOOjDMHC6g.jpg</image><title>Presiden Jokowi (Foto: Biro Setpres)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjelaskan pradesain gedung Istana di Ibu Kota Negara (IKN) yang terletak di Kalimantan Timur. Adapun desainnya berupa burung garuda yang mengepakkan sayap. Pradesain ini sempat disorot warganet dan sejumlah asosiasi arsitek.
Jokowi menjelaskan, Kementerian PUPR mengundang beberapa arsitek dan seniman untuk memberikan masukkan dan gagasan mengenai bangunan ikonik di Ibu Kota Negara yang baru.
&quot;Sejumlah usulan pun masuk. Salah satunya adalah pradesain Istana Negara karya seniman patung kenamaan Nyoman Nuarta ini. Usulan beliau sarat dengan filosofi lambang burung garuda sebagai pemersatu bangsa sesuai Bhinneka Tunggal Ika,&quot; kata Jokowi melalui akun Instagramnya, Jumat (2/4/2021).
Baca juga:&amp;nbsp;Dihadiri Jokowi, Mobil Paspampres Sudah Terparkir di Lokasi Akad Nikah Atta - Aurel
Usulan ini, kata Jokowi, masih pada tahap pradesain. Karena itu, dirinya sangat mengharapkan masukkan dari seluruh pihak terkait pradesain Istana Negara ini.
Baca juga:&amp;nbsp;Presiden Jokowi Tegaskan Tidak Ada Tempat bagi Terorisme!
&quot;Saya menginginkan Istana Negara tidak hanya dikenang sebagai tempat Presiden bekerja atau menjadi simbol kebanggaan bangsa, tapi juga mencerminkan kemajuan bangsa,&quot; tutur Jokowi.
&quot;Dengan masukkan-masukkan itu nantinya, saya akan mengundang kembali para arsitek dan para ahli lainnya untuk melakukan pengkayaan pradesain menjadi basic desain Istana Negara,&quot; tambah Kepala Negara.
Sebelumnya, pradesain Istana Negara berupa burung garuda di IKN baru disorot warganet dan sejumlah asosiasi arsitek. Asosiasi memberi rekomendasi agar lambang burung garuda disesuaikan menjadi monumen tersendiri di kawasan inti dan dilepaskan dari fungsi bangunan Istana.
&quot;Kami merekomendasikan bahwa Istana versi burung Garuda disesuaikan menjadi monumen atau tugu yang menjadi tengaran (landmark) pada posisi strategis tertentu di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) dan dilepaskan dari fungsi bangunan istana,&quot; dikutip keterangan tertulis yang diterima MNC Portal Indonesia, Selasa 30 Maret 2021.
Sejumlah asosiasi tersebut terdiri dari Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), Green Building Council Indonesia (GBCI), Ikatan Ahli Rancang Kota Indonesia (IARKI), Ikatan Arsitek Lanskap Indonesia (IALI), dan Ikatan Ahli Perencanaan Wilayah dan Kota (IAP).</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjelaskan pradesain gedung Istana di Ibu Kota Negara (IKN) yang terletak di Kalimantan Timur. Adapun desainnya berupa burung garuda yang mengepakkan sayap. Pradesain ini sempat disorot warganet dan sejumlah asosiasi arsitek.
Jokowi menjelaskan, Kementerian PUPR mengundang beberapa arsitek dan seniman untuk memberikan masukkan dan gagasan mengenai bangunan ikonik di Ibu Kota Negara yang baru.
&quot;Sejumlah usulan pun masuk. Salah satunya adalah pradesain Istana Negara karya seniman patung kenamaan Nyoman Nuarta ini. Usulan beliau sarat dengan filosofi lambang burung garuda sebagai pemersatu bangsa sesuai Bhinneka Tunggal Ika,&quot; kata Jokowi melalui akun Instagramnya, Jumat (2/4/2021).
Baca juga:&amp;nbsp;Dihadiri Jokowi, Mobil Paspampres Sudah Terparkir di Lokasi Akad Nikah Atta - Aurel
Usulan ini, kata Jokowi, masih pada tahap pradesain. Karena itu, dirinya sangat mengharapkan masukkan dari seluruh pihak terkait pradesain Istana Negara ini.
Baca juga:&amp;nbsp;Presiden Jokowi Tegaskan Tidak Ada Tempat bagi Terorisme!
&quot;Saya menginginkan Istana Negara tidak hanya dikenang sebagai tempat Presiden bekerja atau menjadi simbol kebanggaan bangsa, tapi juga mencerminkan kemajuan bangsa,&quot; tutur Jokowi.
&quot;Dengan masukkan-masukkan itu nantinya, saya akan mengundang kembali para arsitek dan para ahli lainnya untuk melakukan pengkayaan pradesain menjadi basic desain Istana Negara,&quot; tambah Kepala Negara.
Sebelumnya, pradesain Istana Negara berupa burung garuda di IKN baru disorot warganet dan sejumlah asosiasi arsitek. Asosiasi memberi rekomendasi agar lambang burung garuda disesuaikan menjadi monumen tersendiri di kawasan inti dan dilepaskan dari fungsi bangunan Istana.
&quot;Kami merekomendasikan bahwa Istana versi burung Garuda disesuaikan menjadi monumen atau tugu yang menjadi tengaran (landmark) pada posisi strategis tertentu di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) dan dilepaskan dari fungsi bangunan istana,&quot; dikutip keterangan tertulis yang diterima MNC Portal Indonesia, Selasa 30 Maret 2021.
Sejumlah asosiasi tersebut terdiri dari Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), Green Building Council Indonesia (GBCI), Ikatan Ahli Rancang Kota Indonesia (IARKI), Ikatan Arsitek Lanskap Indonesia (IALI), dan Ikatan Ahli Perencanaan Wilayah dan Kota (IAP).</content:encoded></item></channel></rss>
