<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Korban Kecelakaan Kereta Taiwan Bertambah, Setidaknya 50 Tewas</title><description>Petugas masih melakukan evakuasi jasad para korban.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/04/03/18/2388642/korban-kecelakaan-kereta-taiwan-bertambah-setidaknya-50-tewas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/04/03/18/2388642/korban-kecelakaan-kereta-taiwan-bertambah-setidaknya-50-tewas"/><item><title>Korban Kecelakaan Kereta Taiwan Bertambah, Setidaknya 50 Tewas</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/04/03/18/2388642/korban-kecelakaan-kereta-taiwan-bertambah-setidaknya-50-tewas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/04/03/18/2388642/korban-kecelakaan-kereta-taiwan-bertambah-setidaknya-50-tewas</guid><pubDate>Sabtu 03 April 2021 07:48 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi VOA</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/03/18/2388642/korban-kecelakaan-kereta-taiwan-bertambah-setidaknya-50-tewas-lEXlIr9qsT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: AFP.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/03/18/2388642/korban-kecelakaan-kereta-taiwan-bertambah-setidaknya-50-tewas-lEXlIr9qsT.jpg</image><title>Foto: AFP.</title></images><description>TAIPEI - Setidaknya 50 orang tewas dan lebih dari 150 lainnya luka-luka ketika sebuah kereta api cepat yang keluar dari terowongan, tergelincir di bagian timur Taiwan pada Jumat (2/4/2021).
Ratusan penumpang kereta api cepat Taroko Express yang sedang melakukan perjalanan dari New Taipei City menuju kota Taitung, di selatan Taiwan, tergelincir di dekat Hualien di pantai timur kota itu. Beberapa laporan mengatakan sebuah truk konstruksi kosong tergelincir menuruni lereng dan menabrak kereta yang bergerak cepat itu.
BACA JUGA: Kecelakaan Kereta di Taiwan, Sedikitnya 48 Orang Tewas
Di antara korban tewas adalah masinis kereta api dan asistennya. Puluhan orang yang selamat dari kecelakaan itu dirawat di rumah sakit terdekat. Sebagian berada dalam kondisi kritis.
Laporan yang tersebar luas mengatakan ada hampir 500 penumpang di dalam kereta api itu, jauh di atas kapasitas 376 kursi di kereta api. Ini menunjukkan bahwa banyak penumpang yang berdiri ketika kecelakaan terjadi.
Namun video yang ditayangkan United Daily News Taiwan, yang menyertakan pernyataan Direktur Departemen Transportasi Kereta Api Kota Hualien, Wu Jintian, mengatakan bahwa kereta tersebut tidak dalam keadaan penuh total.
Puluhan penumpang terjebak di dalam gerbong kereta yang masih berada di dalam terowongan. Tetapi hingga jam 6.30 Jumat malam waktu setempat tidak ada lagi penumpang yang tersisa di gerbong-gerbong di dalam terowongan. Petugas darurat terlihat mengevakuasi mayat korban dari lokasi kejadian.
BACA JUGA: Tabrakan BMW Vs Alphard Terjadi di Senopati Jaksel
Keponakan salah seorang penumpang yang meninggal berbicara pada VOA sambil menunggu saat mengidentifikasi jenazahnya. &amp;ldquo;Ia tante saya. Ia bekerja sebagai penjaga toko di pasar basah di Hualien,&amp;rdquo; ujarnya tentang perempuan berusia 55 tahun yang menjadi korban kecelakaan itu.
&amp;ldquo;Saya menemani ibu saya ke lokasi kejadian. Tim SAR berhasil mengeluarkan mayat para korban dari puing-puing kereta api itu sekitar jam 2 siang hari ini dan ketika itu ada 20-30 petugas yang beroperasi,&amp;rdquo; tambahnya.

&amp;ldquo;Saya dan ibu saya tidak dapat mengenalinya karena wajahnya rusak.  Satu-satunya hal yang membuat kami masih dapat mengenali identitasnya  adalah gelang yang dikenakannya. Saya merasa sangat sedih tapi ini  realitas yang harus kami hadapi. Saat ini kami sedang menunggu pihak  berwenang memeriksa jenazahnya,&amp;rdquo; ujarnya.
Seorang pekerja di rumah pemulasaran jenazah di Hualien City, Ku  Tsai-Yi, mengatakan pada VOA bahwa mayat mereka yang dievakuasi dari  lokasi kecelakaan itu dalam kondisi rusak dan tidak dapat dikenali,  termasuk anak-anak.
&amp;ldquo;Mayat yang ditemukan berada dalam kondisi rusak parah, sebagian  hancur. Bahkan polisi tidak dapat mengidentifikasi mereka,&amp;rdquo; ujar Ku.
Sejumlah saksi mata mengatakan para petugas evakuasi masih berada di lokasi hingga jam 8 malam waktu setempat.
Presiden Taiwan Tsai Ing-wen menyebut kecelakaan itu sebagai &amp;ldquo;insiden  yang memilukan.&amp;rdquo; &amp;ldquo;Menanggapi kereta yang tergelincir di Hualien,  Taiwan, kami telah sepenuhnya memobilisasi layanan darurat untuk  menyelamatkan dan membantu penumpang dan staf kereta api yang terkena  dampak,&amp;rdquo; tulisnya di Twitter. &amp;ldquo;Kami akan terus melakukan segala yang  dapat kami lakukan untuk memastikan keamanan mereka pasca insiden yang  memilukan ini.&amp;rdquo;
Tragedi Jumat ini terjadi di dekat lokasi tujuan wisata populer Taman  Nasional Taroko. Banyak penumpang kereta api itu adalah wisatawan yang  kembali ke rumah untuk merayakan perayaan tahunan &amp;ldquo;Hari Bersih-besih  Pemakaman,&amp;rdquo; di mana keluarga-keluarga Taiwan mengenang leluhur mereka  dengan membersihkan makam dan menyampaikan persembahan (sesaji) bagi  mereka.
</description><content:encoded>TAIPEI - Setidaknya 50 orang tewas dan lebih dari 150 lainnya luka-luka ketika sebuah kereta api cepat yang keluar dari terowongan, tergelincir di bagian timur Taiwan pada Jumat (2/4/2021).
Ratusan penumpang kereta api cepat Taroko Express yang sedang melakukan perjalanan dari New Taipei City menuju kota Taitung, di selatan Taiwan, tergelincir di dekat Hualien di pantai timur kota itu. Beberapa laporan mengatakan sebuah truk konstruksi kosong tergelincir menuruni lereng dan menabrak kereta yang bergerak cepat itu.
BACA JUGA: Kecelakaan Kereta di Taiwan, Sedikitnya 48 Orang Tewas
Di antara korban tewas adalah masinis kereta api dan asistennya. Puluhan orang yang selamat dari kecelakaan itu dirawat di rumah sakit terdekat. Sebagian berada dalam kondisi kritis.
Laporan yang tersebar luas mengatakan ada hampir 500 penumpang di dalam kereta api itu, jauh di atas kapasitas 376 kursi di kereta api. Ini menunjukkan bahwa banyak penumpang yang berdiri ketika kecelakaan terjadi.
Namun video yang ditayangkan United Daily News Taiwan, yang menyertakan pernyataan Direktur Departemen Transportasi Kereta Api Kota Hualien, Wu Jintian, mengatakan bahwa kereta tersebut tidak dalam keadaan penuh total.
Puluhan penumpang terjebak di dalam gerbong kereta yang masih berada di dalam terowongan. Tetapi hingga jam 6.30 Jumat malam waktu setempat tidak ada lagi penumpang yang tersisa di gerbong-gerbong di dalam terowongan. Petugas darurat terlihat mengevakuasi mayat korban dari lokasi kejadian.
BACA JUGA: Tabrakan BMW Vs Alphard Terjadi di Senopati Jaksel
Keponakan salah seorang penumpang yang meninggal berbicara pada VOA sambil menunggu saat mengidentifikasi jenazahnya. &amp;ldquo;Ia tante saya. Ia bekerja sebagai penjaga toko di pasar basah di Hualien,&amp;rdquo; ujarnya tentang perempuan berusia 55 tahun yang menjadi korban kecelakaan itu.
&amp;ldquo;Saya menemani ibu saya ke lokasi kejadian. Tim SAR berhasil mengeluarkan mayat para korban dari puing-puing kereta api itu sekitar jam 2 siang hari ini dan ketika itu ada 20-30 petugas yang beroperasi,&amp;rdquo; tambahnya.

&amp;ldquo;Saya dan ibu saya tidak dapat mengenalinya karena wajahnya rusak.  Satu-satunya hal yang membuat kami masih dapat mengenali identitasnya  adalah gelang yang dikenakannya. Saya merasa sangat sedih tapi ini  realitas yang harus kami hadapi. Saat ini kami sedang menunggu pihak  berwenang memeriksa jenazahnya,&amp;rdquo; ujarnya.
Seorang pekerja di rumah pemulasaran jenazah di Hualien City, Ku  Tsai-Yi, mengatakan pada VOA bahwa mayat mereka yang dievakuasi dari  lokasi kecelakaan itu dalam kondisi rusak dan tidak dapat dikenali,  termasuk anak-anak.
&amp;ldquo;Mayat yang ditemukan berada dalam kondisi rusak parah, sebagian  hancur. Bahkan polisi tidak dapat mengidentifikasi mereka,&amp;rdquo; ujar Ku.
Sejumlah saksi mata mengatakan para petugas evakuasi masih berada di lokasi hingga jam 8 malam waktu setempat.
Presiden Taiwan Tsai Ing-wen menyebut kecelakaan itu sebagai &amp;ldquo;insiden  yang memilukan.&amp;rdquo; &amp;ldquo;Menanggapi kereta yang tergelincir di Hualien,  Taiwan, kami telah sepenuhnya memobilisasi layanan darurat untuk  menyelamatkan dan membantu penumpang dan staf kereta api yang terkena  dampak,&amp;rdquo; tulisnya di Twitter. &amp;ldquo;Kami akan terus melakukan segala yang  dapat kami lakukan untuk memastikan keamanan mereka pasca insiden yang  memilukan ini.&amp;rdquo;
Tragedi Jumat ini terjadi di dekat lokasi tujuan wisata populer Taman  Nasional Taroko. Banyak penumpang kereta api itu adalah wisatawan yang  kembali ke rumah untuk merayakan perayaan tahunan &amp;ldquo;Hari Bersih-besih  Pemakaman,&amp;rdquo; di mana keluarga-keluarga Taiwan mengenang leluhur mereka  dengan membersihkan makam dan menyampaikan persembahan (sesaji) bagi  mereka.
</content:encoded></item></channel></rss>
