<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mencekam! Badai Menerjang Hebat di Kupang</title><description>Warga pun khawatir, dan terus berdoa agar diberikan keselamatan melewati badai yang semakin mengganas.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/04/05/340/2389296/mencekam-badai-menerjang-hebat-di-kupang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/04/05/340/2389296/mencekam-badai-menerjang-hebat-di-kupang"/><item><title>Mencekam! Badai Menerjang Hebat di Kupang</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/04/05/340/2389296/mencekam-badai-menerjang-hebat-di-kupang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/04/05/340/2389296/mencekam-badai-menerjang-hebat-di-kupang</guid><pubDate>Senin 05 April 2021 04:43 WIB</pubDate><dc:creator>Hasan Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/05/340/2389296/mencekam-badai-menerjang-hebat-di-kupang-V7jnDBgbBX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tangkapan layar saat badai menerjang Kupang, NTT (Foto: Instagram Matsudessy)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/05/340/2389296/mencekam-badai-menerjang-hebat-di-kupang-V7jnDBgbBX.jpg</image><title>Tangkapan layar saat badai menerjang Kupang, NTT (Foto: Instagram Matsudessy)</title></images><description>TANGERANG - Badai hebat yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), berlangsung sepanjang malam. Warga pun khawatir, dan terus berdoa agar diberikan keselamatan melewati badai yang semakin mengganas.

&quot;Suara badai siklon yang masih terjadi sampai saat ini di Kota Kupang, NTT, pukul 03.32 WITA.. Listrik belum nyala juga. Infonya kecepatan angin 50-60 KM/jam,&quot; tulis Dessy Djaranjoera dalam @matsudessy, Senin (5/4/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Warga NTT Dievakuasi ke Gunung Antisipasi Cuaca Ekstrem
Tampak dalam video yang diunggah Dessy, suara angin di tengah malam yang pekat sangat menakutkan. Hal yang sama diungkapkan oleh Arga_15. Katanya, kondisi badai di Kota Kupang semakin marah. Angin sangat kencang.

&quot;Pukul 03.40 LT Selat Kupang. Kondisi badai makin parah. Kecepatan angin 79 knot. Kapal-kapal larat. Ya, Tuhan, lindungi kami semua yang di NTT,&quot; ungkapnya @Mr_Korekapi.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Waspada Bencana, BMKG: Siklon Tropis Bakal Menerjang NTT Pukul 1 Dini Hari
Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTT Agustinus Jatmiko mengatakan, hingga saat ini baru 82% listrik yang menyala di lokasi banjir dan longsor. Selebihnya, masih mati dan dalam perbaikan petugas.

&quot;PLN masih melakukan perbaikan gardu yang terdampak banjir dan longsor. PLN memastikan akan segera melakukan pemulihan aliran listrik, ketika banjir telah surut atau kondisi jaringan dipastikan aman,&quot; sambungnya.</description><content:encoded>TANGERANG - Badai hebat yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), berlangsung sepanjang malam. Warga pun khawatir, dan terus berdoa agar diberikan keselamatan melewati badai yang semakin mengganas.

&quot;Suara badai siklon yang masih terjadi sampai saat ini di Kota Kupang, NTT, pukul 03.32 WITA.. Listrik belum nyala juga. Infonya kecepatan angin 50-60 KM/jam,&quot; tulis Dessy Djaranjoera dalam @matsudessy, Senin (5/4/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Warga NTT Dievakuasi ke Gunung Antisipasi Cuaca Ekstrem
Tampak dalam video yang diunggah Dessy, suara angin di tengah malam yang pekat sangat menakutkan. Hal yang sama diungkapkan oleh Arga_15. Katanya, kondisi badai di Kota Kupang semakin marah. Angin sangat kencang.

&quot;Pukul 03.40 LT Selat Kupang. Kondisi badai makin parah. Kecepatan angin 79 knot. Kapal-kapal larat. Ya, Tuhan, lindungi kami semua yang di NTT,&quot; ungkapnya @Mr_Korekapi.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Waspada Bencana, BMKG: Siklon Tropis Bakal Menerjang NTT Pukul 1 Dini Hari
Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTT Agustinus Jatmiko mengatakan, hingga saat ini baru 82% listrik yang menyala di lokasi banjir dan longsor. Selebihnya, masih mati dan dalam perbaikan petugas.

&quot;PLN masih melakukan perbaikan gardu yang terdampak banjir dan longsor. PLN memastikan akan segera melakukan pemulihan aliran listrik, ketika banjir telah surut atau kondisi jaringan dipastikan aman,&quot; sambungnya.</content:encoded></item></channel></rss>
