<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bantuan Logistik Korban Banjir Belum Tembus ke Sumba Timur dan Ende</title><description>Pihaknya akan terus bekerja keras mendata dan rumah masyarakat yang mengalami kerusakan ringan hingga berat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/04/05/340/2389861/bantuan-logistik-korban-banjir-belum-tembus-ke-sumba-timur-dan-ende</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/04/05/340/2389861/bantuan-logistik-korban-banjir-belum-tembus-ke-sumba-timur-dan-ende"/><item><title>Bantuan Logistik Korban Banjir Belum Tembus ke Sumba Timur dan Ende</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/04/05/340/2389861/bantuan-logistik-korban-banjir-belum-tembus-ke-sumba-timur-dan-ende</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/04/05/340/2389861/bantuan-logistik-korban-banjir-belum-tembus-ke-sumba-timur-dan-ende</guid><pubDate>Senin 05 April 2021 22:15 WIB</pubDate><dc:creator>Yohannes Tobing</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/05/340/2389861/bantuan-logistik-korban-bencana-belum-tembus-ke-sumba-timur-dan-ende-6uy2tnBvfC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mensos Tri Rismaharini (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/05/340/2389861/bantuan-logistik-korban-bencana-belum-tembus-ke-sumba-timur-dan-ende-6uy2tnBvfC.jpg</image><title>Mensos Tri Rismaharini (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Sosial Republik Indonesia Tri Rismaharini mengatakan, pihaknya langsung bergerak cepat menyalurkan bantuan kepada masyarakat korban banjir&amp;nbsp;di Nusa Tenggara Timur (NTT). Baik ketersediaan logistik dan kebutuhan dasar.
&quot;Untuk di wilayah wilayah Lembata, provinsi wilayah Adonara dan juga wilayah Alor bantuan telah kami salurkan dan saat ini untuk Sumba Timur dan Ende masih terus diupayakan,&quot; Kata Risma saat konferensi pers virtual pada Senin (5/4/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Dihantam Banjir dan Angin Kencang, Kota Kupang Porak-poranda
Risma yang saat ini sedang berada di Kabupaten Bima mengatakan data korban meninggal dunia tercatat sebanyak 86 Jiwa sementara untuk korban luka sebanyak 27 Jiwa.  &quot;Untuk keluarga korban meninggal dunia akan mendapat santunan sebesar Rp15 juta, sementara untuk korban luka akan mendapat santunan Rp5 juta,&quot; tutur Risma.
Risma menambahkan, pihaknya akan terus bekerja keras mendata dan rumah masyarakat yang mengalami kerusakan ringan hingga berat.
&quot;Saat ini, kami mendata rumah rusak yang nantinya akan diputuskan mana yang harus dibantu dan data masih akan terus bergerak,&quot; ujar Risma.
Baca Juga:&amp;nbsp;Jokowi Perintahkan BNPB hingga TNI-Polri Tangani Bencana di NTT-NTB</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Sosial Republik Indonesia Tri Rismaharini mengatakan, pihaknya langsung bergerak cepat menyalurkan bantuan kepada masyarakat korban banjir&amp;nbsp;di Nusa Tenggara Timur (NTT). Baik ketersediaan logistik dan kebutuhan dasar.
&quot;Untuk di wilayah wilayah Lembata, provinsi wilayah Adonara dan juga wilayah Alor bantuan telah kami salurkan dan saat ini untuk Sumba Timur dan Ende masih terus diupayakan,&quot; Kata Risma saat konferensi pers virtual pada Senin (5/4/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Dihantam Banjir dan Angin Kencang, Kota Kupang Porak-poranda
Risma yang saat ini sedang berada di Kabupaten Bima mengatakan data korban meninggal dunia tercatat sebanyak 86 Jiwa sementara untuk korban luka sebanyak 27 Jiwa.  &quot;Untuk keluarga korban meninggal dunia akan mendapat santunan sebesar Rp15 juta, sementara untuk korban luka akan mendapat santunan Rp5 juta,&quot; tutur Risma.
Risma menambahkan, pihaknya akan terus bekerja keras mendata dan rumah masyarakat yang mengalami kerusakan ringan hingga berat.
&quot;Saat ini, kami mendata rumah rusak yang nantinya akan diputuskan mana yang harus dibantu dan data masih akan terus bergerak,&quot; ujar Risma.
Baca Juga:&amp;nbsp;Jokowi Perintahkan BNPB hingga TNI-Polri Tangani Bencana di NTT-NTB</content:encoded></item></channel></rss>
