<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PNS Dilarang Mudik dan Ambil Cuti Lebaran 2021, Ini Isi Lengkap Aturan dan Sanksinya</title><description>Larangan mudik diberlakukan mulai tanggal 6 Mei hingga 17 Mei 2021.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/04/07/337/2391119/pns-dilarang-mudik-dan-ambil-cuti-lebaran-2021-ini-isi-lengkap-aturan-dan-sanksinya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/04/07/337/2391119/pns-dilarang-mudik-dan-ambil-cuti-lebaran-2021-ini-isi-lengkap-aturan-dan-sanksinya"/><item><title>PNS Dilarang Mudik dan Ambil Cuti Lebaran 2021, Ini Isi Lengkap Aturan dan Sanksinya</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/04/07/337/2391119/pns-dilarang-mudik-dan-ambil-cuti-lebaran-2021-ini-isi-lengkap-aturan-dan-sanksinya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/04/07/337/2391119/pns-dilarang-mudik-dan-ambil-cuti-lebaran-2021-ini-isi-lengkap-aturan-dan-sanksinya</guid><pubDate>Rabu 07 April 2021 23:22 WIB</pubDate><dc:creator>Dita Angga R</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/07/337/2391119/pns-dilarang-mudik-dan-ambil-cuti-lebaran-2021-ini-isi-lengkap-aturan-dan-sanksinya-R6Zp2eCvHG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/07/337/2391119/pns-dilarang-mudik-dan-ambil-cuti-lebaran-2021-ini-isi-lengkap-aturan-dan-sanksinya-R6Zp2eCvHG.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB)&amp;nbsp;Tjahjo&amp;nbsp;Kumolo menerbitkan Surat Edaran (SE) No.8/2021.&amp;nbsp;SE berisi larangan pegawai aparatur sipil negara (ASN)&amp;nbsp;mudik dan mengajukan cuti.
Larangan mudik diberlakukan mulai tanggal 6 Mei hingga 17 Mei 2021.
&amp;ldquo;Pegawai ASN dan keluarganya dilarang melakukan kegiatan bepergian ke luar daerah dan/atau mudik&amp;nbsp;pada periode 6 Mei sampai 17 Mei 2021,&amp;rdquo; demikian bunyi ketentuan&amp;nbsp;poin pertama&amp;nbsp;dalam SE yang diterbitkan&amp;nbsp;hari ini.
Namun larangan ini dikecualikan bagi ASN yang melakukan perjalanan dalam rangka pelaksanaan tugas kedinasan yang bersifat penting., dengan terlebih dahulu mendapatkan surat tugas yang ditandatangani oleh minimal pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II) atau kepala kantor satuan kerja.&amp;nbsp;
Baca juga:&amp;nbsp;PNS Nekat Mudik, Menpan RB Siap Beri Sanksi Disiplin
Selain itu larangan juga dikecualikan bagi ASN yang dalam keadaan terpaksa perlu melakukan kegiatan bepergian ke luar daerah dengan terlebih dahulu mendapatkan izin tertulis dari pejabat pembina kepegawaian (PPK) di lingkungan instansinya.&amp;nbsp;
Lebih lanjut dalam edarannya itu Tjahjo juga melarang PNS cuti pada periode 6 Mei hingga 17 Mei 2021.&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Pegawai ASN tidak mengajukan cuti selama periode sebagaimana dimaksud pada angka 1 huruf a (tanggal 6 hingga 17 Mei,&amp;rdquo; bunyi edaran tersebut.&amp;nbsp;
Selain cuti bersama, Tjahjo meminta PPK kementerian/lembaga/pemerintah daerah tidak memberikan izin cuti bagi pegawai ASN. Namun&amp;nbsp;larangan cuti pada saat lebaran ini dikecualikan untuk cuti melahirkan dan/atau cuti sakit, dan/atau cuti karena alasan penting bagi&amp;nbsp;PNS. Kemudian&amp;nbsp;dikecualikan&amp;nbsp;juga bagi cuti melahirkan dan/atau cuti sakit bagi PPPK.&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Pemberian cuti sebagaimana dimaksud pada angka 2 huruf c dilakukan secara akuntabel sesuai dengan persyaratan yang diatur dalam PP No.17/2022 tentang Manajemen PNS dan PP No/49/2018 tentang manajemen PPPK.
Baca juga:&amp;nbsp;Soal Wacana Gaji PNS Dipotong Zakat 2,5%, Ini Kata Menpan RB
Tjahjo&amp;nbsp;dalam edaran tersebut juga memerintahkan agar PPK pada kementerian/lembaga/daerah menetapkan peraturan teknis dan melakukan langkah-langkah yang diperlukan di lingkungan instansi masing-masing yang mengacu pada hal-hal yang disebutkan dalam SE tersebut.&amp;nbsp;
Dia juga memerintahkan kepada PPK untuk memberikan hukuman disiplin bagi pegawai ASN yang melanggar hal tersebut sesuai dengan ketentuan di dalam PP No.53/2010 tentang Disiplin PNS dan PP No.49/2018 tentang Manajemen PPPK.
PPK di kementerian/lembaga/daerah juga diminta untuk melaporkan pelaksanaan SE ini kepada MenPANRB melalui alamat surat elektronik&amp;nbsp;https://s.id/laranganberpergianASN&amp;nbsp;paling lambat tanggal 24 Mei.
Berikut isi lengkap dan penampakan SE No.8/2021
&amp;lt;p  style=&quot; margin: 12px auto 6px auto; font-family: Helvetica,Arial,Sans-serif; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 14px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; -x-system-font: none; display: block;&quot;&amp;gt;   &amp;lt;a title=&quot;View SE Nomor 08 Tahun 2021 on Scribd&quot; href=&quot;https://www.scribd.com/document/501944571/SE-Nomor-08-Tahun-2021#from_embed&quot;  style=&quot;text-decoration: underline;&quot; &amp;gt;SE Nomor 08 Tahun 2021&amp;lt;/a&amp;gt; by &amp;lt;a title=&quot;View Sultan Mandra's profile on Scribd&quot; href=&quot;https://www.scribd.com/user/532268623/Sultan-Mandra#from_embed&quot;  style=&quot;text-decoration: underline;&quot; &amp;gt;Sultan Mandra&amp;lt;/a&amp;gt; on Scribd&amp;lt;/p&amp;gt;&amp;lt;iframe class=&quot;scribd_iframe_embed&quot; title=&quot;SE Nomor 08 Tahun 2021&quot; src=&quot;https://id.scribd.com/embeds/501944571/content?start_page=1&amp;amp;view_mode=scroll&amp;amp;access_key=key-yQDlO1NWypU6YA2zQp8G&quot; data-auto-height=&quot;false&quot; data-aspect-ratio=&quot;0.7080062794348508&quot; scrolling=&quot;no&quot; id=&quot;doc_94642&quot; width=&quot;100%&quot; height=&quot;600&quot; frameborder=&quot;0&quot;&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;

</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB)&amp;nbsp;Tjahjo&amp;nbsp;Kumolo menerbitkan Surat Edaran (SE) No.8/2021.&amp;nbsp;SE berisi larangan pegawai aparatur sipil negara (ASN)&amp;nbsp;mudik dan mengajukan cuti.
Larangan mudik diberlakukan mulai tanggal 6 Mei hingga 17 Mei 2021.
&amp;ldquo;Pegawai ASN dan keluarganya dilarang melakukan kegiatan bepergian ke luar daerah dan/atau mudik&amp;nbsp;pada periode 6 Mei sampai 17 Mei 2021,&amp;rdquo; demikian bunyi ketentuan&amp;nbsp;poin pertama&amp;nbsp;dalam SE yang diterbitkan&amp;nbsp;hari ini.
Namun larangan ini dikecualikan bagi ASN yang melakukan perjalanan dalam rangka pelaksanaan tugas kedinasan yang bersifat penting., dengan terlebih dahulu mendapatkan surat tugas yang ditandatangani oleh minimal pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II) atau kepala kantor satuan kerja.&amp;nbsp;
Baca juga:&amp;nbsp;PNS Nekat Mudik, Menpan RB Siap Beri Sanksi Disiplin
Selain itu larangan juga dikecualikan bagi ASN yang dalam keadaan terpaksa perlu melakukan kegiatan bepergian ke luar daerah dengan terlebih dahulu mendapatkan izin tertulis dari pejabat pembina kepegawaian (PPK) di lingkungan instansinya.&amp;nbsp;
Lebih lanjut dalam edarannya itu Tjahjo juga melarang PNS cuti pada periode 6 Mei hingga 17 Mei 2021.&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Pegawai ASN tidak mengajukan cuti selama periode sebagaimana dimaksud pada angka 1 huruf a (tanggal 6 hingga 17 Mei,&amp;rdquo; bunyi edaran tersebut.&amp;nbsp;
Selain cuti bersama, Tjahjo meminta PPK kementerian/lembaga/pemerintah daerah tidak memberikan izin cuti bagi pegawai ASN. Namun&amp;nbsp;larangan cuti pada saat lebaran ini dikecualikan untuk cuti melahirkan dan/atau cuti sakit, dan/atau cuti karena alasan penting bagi&amp;nbsp;PNS. Kemudian&amp;nbsp;dikecualikan&amp;nbsp;juga bagi cuti melahirkan dan/atau cuti sakit bagi PPPK.&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Pemberian cuti sebagaimana dimaksud pada angka 2 huruf c dilakukan secara akuntabel sesuai dengan persyaratan yang diatur dalam PP No.17/2022 tentang Manajemen PNS dan PP No/49/2018 tentang manajemen PPPK.
Baca juga:&amp;nbsp;Soal Wacana Gaji PNS Dipotong Zakat 2,5%, Ini Kata Menpan RB
Tjahjo&amp;nbsp;dalam edaran tersebut juga memerintahkan agar PPK pada kementerian/lembaga/daerah menetapkan peraturan teknis dan melakukan langkah-langkah yang diperlukan di lingkungan instansi masing-masing yang mengacu pada hal-hal yang disebutkan dalam SE tersebut.&amp;nbsp;
Dia juga memerintahkan kepada PPK untuk memberikan hukuman disiplin bagi pegawai ASN yang melanggar hal tersebut sesuai dengan ketentuan di dalam PP No.53/2010 tentang Disiplin PNS dan PP No.49/2018 tentang Manajemen PPPK.
PPK di kementerian/lembaga/daerah juga diminta untuk melaporkan pelaksanaan SE ini kepada MenPANRB melalui alamat surat elektronik&amp;nbsp;https://s.id/laranganberpergianASN&amp;nbsp;paling lambat tanggal 24 Mei.
Berikut isi lengkap dan penampakan SE No.8/2021
&amp;lt;p  style=&quot; margin: 12px auto 6px auto; font-family: Helvetica,Arial,Sans-serif; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 14px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; -x-system-font: none; display: block;&quot;&amp;gt;   &amp;lt;a title=&quot;View SE Nomor 08 Tahun 2021 on Scribd&quot; href=&quot;https://www.scribd.com/document/501944571/SE-Nomor-08-Tahun-2021#from_embed&quot;  style=&quot;text-decoration: underline;&quot; &amp;gt;SE Nomor 08 Tahun 2021&amp;lt;/a&amp;gt; by &amp;lt;a title=&quot;View Sultan Mandra's profile on Scribd&quot; href=&quot;https://www.scribd.com/user/532268623/Sultan-Mandra#from_embed&quot;  style=&quot;text-decoration: underline;&quot; &amp;gt;Sultan Mandra&amp;lt;/a&amp;gt; on Scribd&amp;lt;/p&amp;gt;&amp;lt;iframe class=&quot;scribd_iframe_embed&quot; title=&quot;SE Nomor 08 Tahun 2021&quot; src=&quot;https://id.scribd.com/embeds/501944571/content?start_page=1&amp;amp;view_mode=scroll&amp;amp;access_key=key-yQDlO1NWypU6YA2zQp8G&quot; data-auto-height=&quot;false&quot; data-aspect-ratio=&quot;0.7080062794348508&quot; scrolling=&quot;no&quot; id=&quot;doc_94642&quot; width=&quot;100%&quot; height=&quot;600&quot; frameborder=&quot;0&quot;&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;

</content:encoded></item></channel></rss>
