<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>14 Santri Positif Covid-19, Pondok Pesantren Jadi Klaster Baru di Klaten</title><description>Ia mengatakan klaster tersebut berawal dari adanya seorang santri yang mengaku kehilangan daya penciuman dan perasa.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/04/07/512/2390519/14-santri-positif-covid-19-pondok-pesantren-jadi-klaster-baru-di-klaten</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/04/07/512/2390519/14-santri-positif-covid-19-pondok-pesantren-jadi-klaster-baru-di-klaten"/><item><title>14 Santri Positif Covid-19, Pondok Pesantren Jadi Klaster Baru di Klaten</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/04/07/512/2390519/14-santri-positif-covid-19-pondok-pesantren-jadi-klaster-baru-di-klaten</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/04/07/512/2390519/14-santri-positif-covid-19-pondok-pesantren-jadi-klaster-baru-di-klaten</guid><pubDate>Rabu 07 April 2021 01:44 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/07/512/2390519/14-santri-positif-covid-19-pondok-pesantren-jadi-klaster-baru-di-klaten-XpaBbNuEr1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/07/512/2390519/14-santri-positif-covid-19-pondok-pesantren-jadi-klaster-baru-di-klaten-XpaBbNuEr1.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)</title></images><description>KLATEN - Salah satu pondok pesantren yang berada di Desa Ngawonggo, Kecamatan Ceper, Klaten, menjadi klaster baru penyebaran Covid-19 di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
&quot;Dari pondok pesantren ini totalnya ada 14 santri yang positif,&quot; kata Ketua Satgas Percepatan Pengendalian Covid-19 Kecamatan Ceper Supriyono di Klaten, Selasa (6/4/2021).&amp;nbsp;
Ia mengatakan klaster tersebut berawal dari adanya seorang&amp;nbsp;santri yang mengaku kehilangan daya penciuman dan perasa. Selanjutnya santri tersebut diminta untuk melakukan tes usap.&amp;nbsp;
&quot;Dari swab&amp;nbsp;tes ini hasilnya positif,&quot; katanya.
Baca juga:&amp;nbsp;Catut Nama Pemkot Malang, Penipuan Bermodus Donasi Sasar Pondok Pesantren dan TPQ
Sebagai tindak lanjut, pihaknya melakukan penelusuran kontak erat di lingkungan pondok pesantren.
&quot;Akhirnya di-tracing satu kelas dan satu asrama ada sembilan santri yang positif. Kemudian di luar asrama ada lima, jadi ada 14 santri positif,&quot; katanya.
Ia mengatakan hingga saat ini upaya tracing masih terus dilakukan, yaitu pada hari ini tes usap dilakukan kepada 73 orang.
&quot;Hasilnya belum keluar, masih menunggu,&quot; katanya.
Baca juga:&amp;nbsp;Pondok Pesantren di Bogor Kebakaran Diduga Akibat Korsleting Listrik
Sementara itu, untuk meminimalisasi penyebaran Covid-19 pada klaster tersebut, pihaknya mengeluarkan surat edaran agar pengelola pondok pesantren menghentikan sementara seluruh aktivitas sampai ada perkembangan lebih lanjut.
Secara keseluruhan, berdasarkan data dari Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Klaten, hingga saat ini jumlah kumulatif Covid-19 di Kabupaten Klaten sebanyak 6.822 kasus. Dari jumlah tersebut, 352 di antaranya menjalani perawatan dan isolasi mandiri, 6.015 sembuh, dan 455 meninggal dunia.</description><content:encoded>KLATEN - Salah satu pondok pesantren yang berada di Desa Ngawonggo, Kecamatan Ceper, Klaten, menjadi klaster baru penyebaran Covid-19 di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
&quot;Dari pondok pesantren ini totalnya ada 14 santri yang positif,&quot; kata Ketua Satgas Percepatan Pengendalian Covid-19 Kecamatan Ceper Supriyono di Klaten, Selasa (6/4/2021).&amp;nbsp;
Ia mengatakan klaster tersebut berawal dari adanya seorang&amp;nbsp;santri yang mengaku kehilangan daya penciuman dan perasa. Selanjutnya santri tersebut diminta untuk melakukan tes usap.&amp;nbsp;
&quot;Dari swab&amp;nbsp;tes ini hasilnya positif,&quot; katanya.
Baca juga:&amp;nbsp;Catut Nama Pemkot Malang, Penipuan Bermodus Donasi Sasar Pondok Pesantren dan TPQ
Sebagai tindak lanjut, pihaknya melakukan penelusuran kontak erat di lingkungan pondok pesantren.
&quot;Akhirnya di-tracing satu kelas dan satu asrama ada sembilan santri yang positif. Kemudian di luar asrama ada lima, jadi ada 14 santri positif,&quot; katanya.
Ia mengatakan hingga saat ini upaya tracing masih terus dilakukan, yaitu pada hari ini tes usap dilakukan kepada 73 orang.
&quot;Hasilnya belum keluar, masih menunggu,&quot; katanya.
Baca juga:&amp;nbsp;Pondok Pesantren di Bogor Kebakaran Diduga Akibat Korsleting Listrik
Sementara itu, untuk meminimalisasi penyebaran Covid-19 pada klaster tersebut, pihaknya mengeluarkan surat edaran agar pengelola pondok pesantren menghentikan sementara seluruh aktivitas sampai ada perkembangan lebih lanjut.
Secara keseluruhan, berdasarkan data dari Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Klaten, hingga saat ini jumlah kumulatif Covid-19 di Kabupaten Klaten sebanyak 6.822 kasus. Dari jumlah tersebut, 352 di antaranya menjalani perawatan dan isolasi mandiri, 6.015 sembuh, dan 455 meninggal dunia.</content:encoded></item></channel></rss>
