<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Update Korban Bencana NTT-NTB: 159 Orang Meninggal dan 57 Hilang   </title><description>Update terkait penanganan bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Jumat (9/4/2021).&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/04/09/337/2392262/update-korban-bencana-ntt-ntb-159-orang-meninggal-dan-57-hilang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/04/09/337/2392262/update-korban-bencana-ntt-ntb-159-orang-meninggal-dan-57-hilang"/><item><title> Update Korban Bencana NTT-NTB: 159 Orang Meninggal dan 57 Hilang   </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/04/09/337/2392262/update-korban-bencana-ntt-ntb-159-orang-meninggal-dan-57-hilang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/04/09/337/2392262/update-korban-bencana-ntt-ntb-159-orang-meninggal-dan-57-hilang</guid><pubDate>Jum'at 09 April 2021 21:03 WIB</pubDate><dc:creator>Okto Rizki Alpino</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/09/337/2392262/update-korban-bencana-ntt-ntb-159-orang-meninggal-dan-57-hilang-CoQc0N6X3P.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kepala BNPB Doni Monardo (foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/09/337/2392262/update-korban-bencana-ntt-ntb-159-orang-meninggal-dan-57-hilang-CoQc0N6X3P.jpg</image><title>Kepala BNPB Doni Monardo (foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo memberikan update terkait penanganan bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Jumat (9/4/2021). Doni menyebut, data korban meninggal semula 165 berubah menjadi 159 orang, dan korban hilang semula 45 menjadi 57 hilang.
&quot;Flores Timur belum ada perubahan dari data yang lalu korban meninggal 71 yang masih hilang 5 orang. Untuk Lembata 43 yang lalu, hari ini ditemukan 3 jenazah sehingga menjadi 46. Kemudian yang masih hilang 22 orang,&quot; kata Doni dalam konfresi pers di akun YouTube BNPB, Jumat (9/4/2021).
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kunjungi NTT, Jokowi : Warga yang Terdampak Bencana Akan Dipindahkan
Doni menuturkan, saat ini tim gabungan sendiri sudah menetap selama dua hari di lokasi untuk proses evakuasi korban.
&quot;Kemudian yang berikutnya Alor menjadi 28 dan yang hilang 13 orang. Sementara Malaka tetap. Kabupaten Kupang 4 meninggal dunia. Sedangkan kota Kupang 6 meninggal dunia,&quot; ujarnya.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kunjungi Lokasi Bencana di NTT, Jokowi Minta Korban Hilang Terus Dicari
Untuk data korban di daerah lainnya, sambung Doni, Ende ada 1 korban meninggal dunia, Kabupaten Saburaijua 2 ada dua orang meninggal dunia dan 5 orang hilang.
&quot;Kupang ditemukan satu jenazah hari ini. Adapun Saburaijua semula dua orang ada tambahan korban hilang 5 orang. Kemudian Rote Ndou yang semula dilaporkan ada dua meninggal dunia ternyata hasil terkahir laporan dari Bupati yang meninggal nihil begitu juga kabupaten Ngada semula dilaporkan 2 meninggal ternyata yang dilaporkan tersebut masih hidup,&quot; tukasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo memberikan update terkait penanganan bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Jumat (9/4/2021). Doni menyebut, data korban meninggal semula 165 berubah menjadi 159 orang, dan korban hilang semula 45 menjadi 57 hilang.
&quot;Flores Timur belum ada perubahan dari data yang lalu korban meninggal 71 yang masih hilang 5 orang. Untuk Lembata 43 yang lalu, hari ini ditemukan 3 jenazah sehingga menjadi 46. Kemudian yang masih hilang 22 orang,&quot; kata Doni dalam konfresi pers di akun YouTube BNPB, Jumat (9/4/2021).
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kunjungi NTT, Jokowi : Warga yang Terdampak Bencana Akan Dipindahkan
Doni menuturkan, saat ini tim gabungan sendiri sudah menetap selama dua hari di lokasi untuk proses evakuasi korban.
&quot;Kemudian yang berikutnya Alor menjadi 28 dan yang hilang 13 orang. Sementara Malaka tetap. Kabupaten Kupang 4 meninggal dunia. Sedangkan kota Kupang 6 meninggal dunia,&quot; ujarnya.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kunjungi Lokasi Bencana di NTT, Jokowi Minta Korban Hilang Terus Dicari
Untuk data korban di daerah lainnya, sambung Doni, Ende ada 1 korban meninggal dunia, Kabupaten Saburaijua 2 ada dua orang meninggal dunia dan 5 orang hilang.
&quot;Kupang ditemukan satu jenazah hari ini. Adapun Saburaijua semula dua orang ada tambahan korban hilang 5 orang. Kemudian Rote Ndou yang semula dilaporkan ada dua meninggal dunia ternyata hasil terkahir laporan dari Bupati yang meninggal nihil begitu juga kabupaten Ngada semula dilaporkan 2 meninggal ternyata yang dilaporkan tersebut masih hidup,&quot; tukasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
