<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Update Korban Dampak Siklon Seroja Nusa Tenggara Timur, 174 Orang Meninggal   </title><description></description><link>https://news.okezone.com/read/2021/04/11/337/2392697/update-korban-dampak-siklon-seroja-nusa-tenggara-timur-174-orang-meninggal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/04/11/337/2392697/update-korban-dampak-siklon-seroja-nusa-tenggara-timur-174-orang-meninggal"/><item><title>Update Korban Dampak Siklon Seroja Nusa Tenggara Timur, 174 Orang Meninggal   </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/04/11/337/2392697/update-korban-dampak-siklon-seroja-nusa-tenggara-timur-174-orang-meninggal</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/04/11/337/2392697/update-korban-dampak-siklon-seroja-nusa-tenggara-timur-174-orang-meninggal</guid><pubDate>Minggu 11 April 2021 06:56 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/11/337/2392697/update-korban-dampak-siklon-seroja-nusa-tenggara-timur-174-orang-meninggal-y7r5mnNS6w.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Warga korban bencana alam NTT mengungsi.(Foto:Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/11/337/2392697/update-korban-dampak-siklon-seroja-nusa-tenggara-timur-174-orang-meninggal-y7r5mnNS6w.jpg</image><title>Warga korban bencana alam NTT mengungsi.(Foto:Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali memperbarui data korban meninggal dunia dan warga yang masih hilang akibat dampak siklon tropis Seroja di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Melalui konferensi pers penanganan bencana NTT, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal TNI Dr. (H.C.) Doni Monardo mengatakan data terbaru jumlah korban meninggal dunia akibat bencana tersebut sebanyak 174 orang.
Baca Juga: Berkat Pesan WhatsApp BMKG, Kampung Nelayan Ini Selamat dari Dampak Siklon Seroja
&quot;Data terbaru, sebanyak 174 orang meninggal dunia di NTT dan 48 orang masih hilang. Di Nusa Tenggara Barat (NTB) jumlah korban jiwa masih tetap sebanyak 2 orang,&amp;rdquo; ujar Doni dalam konferensi pers secara virtual dari Posko Kantor Gubernur, Kupang, NTT, Sabtu (10/4/2021).
Baca Juga: Tiba di NTT, Jokowi Lanjutkan Perjalanan ke Lokasi Bencana Naik Heli Super Puma
Adapun rincian jumlah korban di NTT sebanyak 6 orang meniggal dunia di Kota Kupang, hilang nihil. Di Kabupaten Flores Timur 71 orang meninggal dunia dan 5 hilang, di Kabupaten Malaka tercatat 6 orang meninggal dunia.
Selanjutnya di Kabupaten Lembata 46 orang meninggal dan 22 hilang, di Kabupaten Alor 28 orang meninggal dunia dan 13 hilang. Di Kabupaten Sabu Rajua tercatat 3 orang meninggal dunia dan 5 orang hilang. Di Kabupaten Kupang 12 orang meniggal dunia dan 3 masih hilang. Sementara Kabupaten Ende dan Sikka masing-masing 1 meninggal dunia.Terkait masih banyaknya korban hilang yang tersebar di berbagai  lokasi, BNPB bekerja sama dengan berbagai pihak seperti Mabes Polri dan  SAR dog dari beberapa provinsi akan terus melakukan pencarian untuk  mengevakuasi korban bencana NTT secara optimal hingga adanya kesepakatan  dengan keluarga korban.
&quot;Kita tetap akan berupaya optimal dalam pencarian korban sampai nanti  ada kesepakatan dengan pihak keluarga korban yang belum ditemukan,&quot;  jelas Doni.
Seperti diketahui BNPB mendapatkan dukungan Polri dan Jakarta Rescue  untuk membantu operasi pencarian dan evakuasi dengan SAR dog di lokasi  bencana. Jakarta Rescue mengirimkan tujuh ekor anjing dengan kualifikasi  SAR dog. Ketujuh SAR dog Jakarta Rescue yang dikerahkan oleh BNPB ini  berasal dari beberapa unit Jakarata Rescue, seperti Jakarta, Jawa Barat,  Jakarta Timur dan Jawa Tengah.
BNPB berkoordinasi dengan SAR dog untuk melakukan identifikasi  titik-titik yang diperkirakan terdapat jenazah warga, yaitu di wilayah  Adonara, Alor dan Lembata.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali memperbarui data korban meninggal dunia dan warga yang masih hilang akibat dampak siklon tropis Seroja di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Melalui konferensi pers penanganan bencana NTT, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal TNI Dr. (H.C.) Doni Monardo mengatakan data terbaru jumlah korban meninggal dunia akibat bencana tersebut sebanyak 174 orang.
Baca Juga: Berkat Pesan WhatsApp BMKG, Kampung Nelayan Ini Selamat dari Dampak Siklon Seroja
&quot;Data terbaru, sebanyak 174 orang meninggal dunia di NTT dan 48 orang masih hilang. Di Nusa Tenggara Barat (NTB) jumlah korban jiwa masih tetap sebanyak 2 orang,&amp;rdquo; ujar Doni dalam konferensi pers secara virtual dari Posko Kantor Gubernur, Kupang, NTT, Sabtu (10/4/2021).
Baca Juga: Tiba di NTT, Jokowi Lanjutkan Perjalanan ke Lokasi Bencana Naik Heli Super Puma
Adapun rincian jumlah korban di NTT sebanyak 6 orang meniggal dunia di Kota Kupang, hilang nihil. Di Kabupaten Flores Timur 71 orang meninggal dunia dan 5 hilang, di Kabupaten Malaka tercatat 6 orang meninggal dunia.
Selanjutnya di Kabupaten Lembata 46 orang meninggal dan 22 hilang, di Kabupaten Alor 28 orang meninggal dunia dan 13 hilang. Di Kabupaten Sabu Rajua tercatat 3 orang meninggal dunia dan 5 orang hilang. Di Kabupaten Kupang 12 orang meniggal dunia dan 3 masih hilang. Sementara Kabupaten Ende dan Sikka masing-masing 1 meninggal dunia.Terkait masih banyaknya korban hilang yang tersebar di berbagai  lokasi, BNPB bekerja sama dengan berbagai pihak seperti Mabes Polri dan  SAR dog dari beberapa provinsi akan terus melakukan pencarian untuk  mengevakuasi korban bencana NTT secara optimal hingga adanya kesepakatan  dengan keluarga korban.
&quot;Kita tetap akan berupaya optimal dalam pencarian korban sampai nanti  ada kesepakatan dengan pihak keluarga korban yang belum ditemukan,&quot;  jelas Doni.
Seperti diketahui BNPB mendapatkan dukungan Polri dan Jakarta Rescue  untuk membantu operasi pencarian dan evakuasi dengan SAR dog di lokasi  bencana. Jakarta Rescue mengirimkan tujuh ekor anjing dengan kualifikasi  SAR dog. Ketujuh SAR dog Jakarta Rescue yang dikerahkan oleh BNPB ini  berasal dari beberapa unit Jakarata Rescue, seperti Jakarta, Jawa Barat,  Jakarta Timur dan Jawa Tengah.
BNPB berkoordinasi dengan SAR dog untuk melakukan identifikasi  titik-titik yang diperkirakan terdapat jenazah warga, yaitu di wilayah  Adonara, Alor dan Lembata.</content:encoded></item></channel></rss>
