<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> BMKG: Pagi Ini Ada 8 Gempa Susulan di Jatim   </title><description>Pagi ini setidaknya terjadi delapan gempa susulan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/04/11/337/2392754/bmkg-pagi-ini-ada-8-gempa-susulan-di-jatim</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/04/11/337/2392754/bmkg-pagi-ini-ada-8-gempa-susulan-di-jatim"/><item><title> BMKG: Pagi Ini Ada 8 Gempa Susulan di Jatim   </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/04/11/337/2392754/bmkg-pagi-ini-ada-8-gempa-susulan-di-jatim</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/04/11/337/2392754/bmkg-pagi-ini-ada-8-gempa-susulan-di-jatim</guid><pubDate>Minggu 11 April 2021 09:53 WIB</pubDate><dc:creator>Dita Angga R</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/11/337/2392754/bmkg-pagi-ini-ada-8-gempa-susulan-di-jatim-ZX6GPhkpm2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Illustrasi Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/11/337/2392754/bmkg-pagi-ini-ada-8-gempa-susulan-di-jatim-ZX6GPhkpm2.jpg</image><title>Foto: Illustrasi Shutterstock</title></images><description>
JAKARTA - Pagi ini setidaknya terjadi delapan gempa susulan. Hal ini disampaikan Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono melalui akun twitternya @DaryonoBMKG.

&amp;ldquo;Hingga hari Minggu pagi ini, hasil monitoring BMKG menunjukkan telah terjadi aktivitas gempa susulan sebanyak 8 kali, dengan magntiudo berkisar 3,1 hingga 5,3,&amp;rdquo; tulis Daryono melalui akun twitternya, Minggu (11/4/2021).
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Warga Malang Histeris Akibat Gempa Susulan M5,5 saat Bersihkan Material Rumah yang Ambruk
Dia mengatakan, bahwa gempa pagi ini tidak berpotensi tsunami karena kekuatannya relatif kecil.

&amp;ldquo;Gempa susulan pagi ini tidak berpotensi tsunami karena kekuatannya yang relatif kecil untuk dapat menjadi gempa pembangkit tsunami disamping memang hiposenternya yang cukup dalam, yaitu 102 km,&amp;rdquo; ujarnya.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Tanggap Darurat Gempa, BPBD Malang: Warga Mengungsi Secara Mandiri
Menurutnya gempa susulan pagi ini termasuk jenis gempa menengah akibat adanya patahan di Lempeng Indo-Australia.

&amp;ldquo;Gempa susulan Jatim pagi ini merupakan jenis gempa menengah akibat adanya deformasi atau patahan pada bagian Lempeng Indo-Australia yang tersubduksi atau menunjam ke bawah Pulau Jawa. Mekanisme sumber gempa menunjukkan terjadinya pergerakan naik (thrust fault),&amp;rdquo; lanjutnya.

Pada gempa ke-8, Daryono menyebut memiliki magnitudo update 5,3. Dimana  episenter terletak di laut pada jarak 71 km arah selatan Kota Kepanjen Malang dengan kedalaman 102 km.Gempa ini dirasakan di sebagian wilayah Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah.

&amp;ldquo;Gempa dirasakan 5,3 pagi ini merupakan bagian dari rangkaian gempa susulan (aftershocks) dari gempa utama (mainshock) berkekuatan 6,1 yang terjadi pada hari Sabtu kemarin, 10 April 2021 pukul 14.00.16 WIB,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>
JAKARTA - Pagi ini setidaknya terjadi delapan gempa susulan. Hal ini disampaikan Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono melalui akun twitternya @DaryonoBMKG.

&amp;ldquo;Hingga hari Minggu pagi ini, hasil monitoring BMKG menunjukkan telah terjadi aktivitas gempa susulan sebanyak 8 kali, dengan magntiudo berkisar 3,1 hingga 5,3,&amp;rdquo; tulis Daryono melalui akun twitternya, Minggu (11/4/2021).
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Warga Malang Histeris Akibat Gempa Susulan M5,5 saat Bersihkan Material Rumah yang Ambruk
Dia mengatakan, bahwa gempa pagi ini tidak berpotensi tsunami karena kekuatannya relatif kecil.

&amp;ldquo;Gempa susulan pagi ini tidak berpotensi tsunami karena kekuatannya yang relatif kecil untuk dapat menjadi gempa pembangkit tsunami disamping memang hiposenternya yang cukup dalam, yaitu 102 km,&amp;rdquo; ujarnya.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Tanggap Darurat Gempa, BPBD Malang: Warga Mengungsi Secara Mandiri
Menurutnya gempa susulan pagi ini termasuk jenis gempa menengah akibat adanya patahan di Lempeng Indo-Australia.

&amp;ldquo;Gempa susulan Jatim pagi ini merupakan jenis gempa menengah akibat adanya deformasi atau patahan pada bagian Lempeng Indo-Australia yang tersubduksi atau menunjam ke bawah Pulau Jawa. Mekanisme sumber gempa menunjukkan terjadinya pergerakan naik (thrust fault),&amp;rdquo; lanjutnya.

Pada gempa ke-8, Daryono menyebut memiliki magnitudo update 5,3. Dimana  episenter terletak di laut pada jarak 71 km arah selatan Kota Kepanjen Malang dengan kedalaman 102 km.Gempa ini dirasakan di sebagian wilayah Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah.

&amp;ldquo;Gempa dirasakan 5,3 pagi ini merupakan bagian dari rangkaian gempa susulan (aftershocks) dari gempa utama (mainshock) berkekuatan 6,1 yang terjadi pada hari Sabtu kemarin, 10 April 2021 pukul 14.00.16 WIB,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
