<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jelang Ramadhan, Khofifah Minta Masjid Rusak Akibat Gempa Segera Diperbaiki</title><description>Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa meninjau lokasi terdampak gempa bermagnitudo 6,1 yang mengguncang Jatim</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/04/11/519/2392919/jelang-ramadhan-khofifah-minta-masjid-rusak-akibat-gempa-segera-diperbaiki</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/04/11/519/2392919/jelang-ramadhan-khofifah-minta-masjid-rusak-akibat-gempa-segera-diperbaiki"/><item><title>Jelang Ramadhan, Khofifah Minta Masjid Rusak Akibat Gempa Segera Diperbaiki</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/04/11/519/2392919/jelang-ramadhan-khofifah-minta-masjid-rusak-akibat-gempa-segera-diperbaiki</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/04/11/519/2392919/jelang-ramadhan-khofifah-minta-masjid-rusak-akibat-gempa-segera-diperbaiki</guid><pubDate>Minggu 11 April 2021 19:05 WIB</pubDate><dc:creator>Lukman Hakim</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/11/519/2392919/jelang-ramadhan-khofifah-minta-masjid-rusak-akibat-gempa-segera-diperbaiki-6YtiWHcrLi.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/11/519/2392919/jelang-ramadhan-khofifah-minta-masjid-rusak-akibat-gempa-segera-diperbaiki-6YtiWHcrLi.jpg</image><title>Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa (Foto: Okezone)</title></images><description>MALANG - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa meninjau lokasi terdampak gempa bermagnitudo 6,1 yang mengguncang Jatim, Sabtu (10/4/2021).

Minggu (11/4/2021) pagi, orang pertama di Jatim itu meninjau sejumlah lokasi terdampak bencana di Kabupaten Malang tepatnya di Turen, Dampit dan Ampelgading.

Gubernur Khofifah meninjau Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Turen Malang. Dia melihat langsung sejumlah fasilitas sekolah yang ambruk. Nampak atap sekolah runtuh dan 16 ruang kelas tidak dapat digunakan termasuk didalamnya alat-alat elektronik penunjang sekolah tidak dapat digunakan.

Selanjutnya, Khofifah juga meninjau kantor Desa Majang Tengah kecamatan Dampit yang mengalami kerusakan cukup parah. Setidaknya saat ini ada 22 KK yang mengungsi di tenda pengungsian yang terletak di halaman rumah warga yang cukup luas. Pada lokasi tenda pengungsian, terlihat sudah ada dapur umum namun tidak begitu luas.

Pasalnya, berbeda dengan posko bencana alam seperti banjir, posko untuk bencana gempa menurutnya membutuhkan area yang luas. Oleh sebab itu, Khofifah memberi saran  Balai desa untuk dijadikan posko, agar jika nantinya terjadi gempa susulan bisa memungkinkan untuk melakukan penyelamatan diri. Sedangkan pengungsian diharapkan di lapangan agar lebih aman dan nyaman.

&quot;Saya ingin memastikan tempat pengungsian  ini bisa dilakukan di area luas. Dan setelah berdiskusi dengan Bupati Malang, kita  menyiapkan Balai Desa sebagai opsi atau pilihan yang strategis untuk dijadikan posko sedangkan beberapa lapangan disiapkan untuk tempat pengungsian,&amp;rdquo; ungkapnya.

Hingga kini inventarisasi, identifikasi  dan pendataan terus dilakukan. Data yang terinventarisir saat ini juga masih dinamis mengingat banyak kerusakan kerusakan yang harus dihitung dengan detail. Apakah itu konstruksi bangunan atau nilai kerusakan yang ditimbulkan.

Namun dia secara khusus berpesan agar seluruh sarana dan tempat ibadah yang terdampak bencana gempa bisa segera dibersihkan karena sebentar lagi akan memasuki bulan ramadan. &amp;ldquo;Alhamdulillah, jajaran TNI-Polri dan relawan  di daerah terus bergerak untuk membantu melakukan perbaikan sarana tempat ibadah secepatnya,&quot; tambahnya.
</description><content:encoded>MALANG - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa meninjau lokasi terdampak gempa bermagnitudo 6,1 yang mengguncang Jatim, Sabtu (10/4/2021).

Minggu (11/4/2021) pagi, orang pertama di Jatim itu meninjau sejumlah lokasi terdampak bencana di Kabupaten Malang tepatnya di Turen, Dampit dan Ampelgading.

Gubernur Khofifah meninjau Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Turen Malang. Dia melihat langsung sejumlah fasilitas sekolah yang ambruk. Nampak atap sekolah runtuh dan 16 ruang kelas tidak dapat digunakan termasuk didalamnya alat-alat elektronik penunjang sekolah tidak dapat digunakan.

Selanjutnya, Khofifah juga meninjau kantor Desa Majang Tengah kecamatan Dampit yang mengalami kerusakan cukup parah. Setidaknya saat ini ada 22 KK yang mengungsi di tenda pengungsian yang terletak di halaman rumah warga yang cukup luas. Pada lokasi tenda pengungsian, terlihat sudah ada dapur umum namun tidak begitu luas.

Pasalnya, berbeda dengan posko bencana alam seperti banjir, posko untuk bencana gempa menurutnya membutuhkan area yang luas. Oleh sebab itu, Khofifah memberi saran  Balai desa untuk dijadikan posko, agar jika nantinya terjadi gempa susulan bisa memungkinkan untuk melakukan penyelamatan diri. Sedangkan pengungsian diharapkan di lapangan agar lebih aman dan nyaman.

&quot;Saya ingin memastikan tempat pengungsian  ini bisa dilakukan di area luas. Dan setelah berdiskusi dengan Bupati Malang, kita  menyiapkan Balai Desa sebagai opsi atau pilihan yang strategis untuk dijadikan posko sedangkan beberapa lapangan disiapkan untuk tempat pengungsian,&amp;rdquo; ungkapnya.

Hingga kini inventarisasi, identifikasi  dan pendataan terus dilakukan. Data yang terinventarisir saat ini juga masih dinamis mengingat banyak kerusakan kerusakan yang harus dihitung dengan detail. Apakah itu konstruksi bangunan atau nilai kerusakan yang ditimbulkan.

Namun dia secara khusus berpesan agar seluruh sarana dan tempat ibadah yang terdampak bencana gempa bisa segera dibersihkan karena sebentar lagi akan memasuki bulan ramadan. &amp;ldquo;Alhamdulillah, jajaran TNI-Polri dan relawan  di daerah terus bergerak untuk membantu melakukan perbaikan sarana tempat ibadah secepatnya,&quot; tambahnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
