<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ikuti Langkah AS, NATO Akan Tarik 7.000 Tentara di Afghanistan</title><description>NATO akan menarik semua tentaranya dari Afghanistan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/04/15/18/2395075/ikuti-langkah-as-nato-akan-tarik-7-000-tentara-di-afghanistan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/04/15/18/2395075/ikuti-langkah-as-nato-akan-tarik-7-000-tentara-di-afghanistan"/><item><title>Ikuti Langkah AS, NATO Akan Tarik 7.000 Tentara di Afghanistan</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/04/15/18/2395075/ikuti-langkah-as-nato-akan-tarik-7-000-tentara-di-afghanistan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/04/15/18/2395075/ikuti-langkah-as-nato-akan-tarik-7-000-tentara-di-afghanistan</guid><pubDate>Kamis 15 April 2021 12:06 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi VOA</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/15/18/2395075/ikuti-langkah-as-nato-akan-tarik-7-000-tentara-di-afghanistan-vW76Q6GIK2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">NATO akan tarik pasukan di Afghanistan (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/15/18/2395075/ikuti-langkah-as-nato-akan-tarik-7-000-tentara-di-afghanistan-vW76Q6GIK2.jpg</image><title>NATO akan tarik pasukan di Afghanistan (Foto: Reuters)</title></images><description>WASHINGTON &amp;ndash; Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) mengatakan akan menarik semua tentaranya dari Afghanistan, sesuai dengan janji Amerika Serikat (AS) untuk melakukan hal yang sama.
Melalui konferensi pers pada Rabu (14/4) usai bertemu dengan Menteri Luar Negeri Amerika Antony Blinken dan Menteri Pertahanan Lloyd Austin, Sekretaris Jenderal (Sekjen) NATO Jens Stoltenberg menyampaikan pengumuman untuk menarik sekitar 7.000 tentara NATO.
&amp;ldquo;Kami akan memulai penarikan pasukan NATO pada 1 Mei,&amp;rdquo; terangnya.
&amp;ldquo;Kami berencana menyelesaikan penarikan semua pasukan kami dalam beberapa bulan,&amp;rdquo; tambahnya.
AS dan NATO mengatakan penarikan pasukan bukan berarti meninggalkan Afghanistan.
Pemerintahan Prsesiden AS Joe Biden mengakhiri spekulasi berbulan-bulan tentang rencana AS di Afghanistan dengan mengatakan akan menarik pasukan yang tersisa selambatnya 11 September, bertepatan dengan peringatan 20 tahun serangan teroris. Kala itu, beberapa teroris al-Qaeda membajak pesawat penumpang dan menabrakkannya ke World Trade Center di New York dan Pentagon di Washington, DC.
(Baca juga: Situasi Makin Tak Kondusif, 200 Warga Indonesia Tinggalkan Myanmar)
Pada hari yang sama, pesawat untuk penerbangan domestik lainnya, United Airlines Flight 93, dibajak oleh empat teroris al-Qaeda dan jatuh di sebuah lapangan di Somerset County, Pennsylvania.
Serangan tersebut mendorong AS  untuk menggulingkan Taliban di Afghanistan, yang akhirnya berkembang hingga masuknya lebih dari 130 ribu tentara dari 50 negara NATO dan sekutu lainnya. Sejak 2015, pasukan yang tersisa, yang sekarang berjumlah kurang dari 10 ribu, telah ditugaskan untuk melatih dan membantu pasukan keamanan Afghanistan.
Para pejabat Amerika mengatakan keputusan untuk meninggalkan Afghanistan diambil bersama dengan sekutu-sekutu NATO.
(Baca juga: Ramadhan di Negeri Empat Musim: Beda Belahan Bumi Beda Pengalaman)
</description><content:encoded>WASHINGTON &amp;ndash; Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) mengatakan akan menarik semua tentaranya dari Afghanistan, sesuai dengan janji Amerika Serikat (AS) untuk melakukan hal yang sama.
Melalui konferensi pers pada Rabu (14/4) usai bertemu dengan Menteri Luar Negeri Amerika Antony Blinken dan Menteri Pertahanan Lloyd Austin, Sekretaris Jenderal (Sekjen) NATO Jens Stoltenberg menyampaikan pengumuman untuk menarik sekitar 7.000 tentara NATO.
&amp;ldquo;Kami akan memulai penarikan pasukan NATO pada 1 Mei,&amp;rdquo; terangnya.
&amp;ldquo;Kami berencana menyelesaikan penarikan semua pasukan kami dalam beberapa bulan,&amp;rdquo; tambahnya.
AS dan NATO mengatakan penarikan pasukan bukan berarti meninggalkan Afghanistan.
Pemerintahan Prsesiden AS Joe Biden mengakhiri spekulasi berbulan-bulan tentang rencana AS di Afghanistan dengan mengatakan akan menarik pasukan yang tersisa selambatnya 11 September, bertepatan dengan peringatan 20 tahun serangan teroris. Kala itu, beberapa teroris al-Qaeda membajak pesawat penumpang dan menabrakkannya ke World Trade Center di New York dan Pentagon di Washington, DC.
(Baca juga: Situasi Makin Tak Kondusif, 200 Warga Indonesia Tinggalkan Myanmar)
Pada hari yang sama, pesawat untuk penerbangan domestik lainnya, United Airlines Flight 93, dibajak oleh empat teroris al-Qaeda dan jatuh di sebuah lapangan di Somerset County, Pennsylvania.
Serangan tersebut mendorong AS  untuk menggulingkan Taliban di Afghanistan, yang akhirnya berkembang hingga masuknya lebih dari 130 ribu tentara dari 50 negara NATO dan sekutu lainnya. Sejak 2015, pasukan yang tersisa, yang sekarang berjumlah kurang dari 10 ribu, telah ditugaskan untuk melatih dan membantu pasukan keamanan Afghanistan.
Para pejabat Amerika mengatakan keputusan untuk meninggalkan Afghanistan diambil bersama dengan sekutu-sekutu NATO.
(Baca juga: Ramadhan di Negeri Empat Musim: Beda Belahan Bumi Beda Pengalaman)
</content:encoded></item></channel></rss>
