<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mahfud MD: Ada Enam Bentuk Tagihan BLBI, Terbesar dari Kredit   </title><description>Dari enam bentuk tagihan BLBI tersebut, tagihan terbesar yakni berbentuk kredit yang mencapai Rp101 triliun.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/04/15/337/2395170/mahfud-md-ada-enam-bentuk-tagihan-blbi-terbesar-dari-kredit</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/04/15/337/2395170/mahfud-md-ada-enam-bentuk-tagihan-blbi-terbesar-dari-kredit"/><item><title>Mahfud MD: Ada Enam Bentuk Tagihan BLBI, Terbesar dari Kredit   </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/04/15/337/2395170/mahfud-md-ada-enam-bentuk-tagihan-blbi-terbesar-dari-kredit</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/04/15/337/2395170/mahfud-md-ada-enam-bentuk-tagihan-blbi-terbesar-dari-kredit</guid><pubDate>Kamis 15 April 2021 14:11 WIB</pubDate><dc:creator>Erfan Maaruf</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/15/337/2395170/mahfud-md-ada-enam-bentuk-tagihan-blbi-terbesar-dari-kredit-R3nmtXmCfz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mahfud MD (Foto: Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/15/337/2395170/mahfud-md-ada-enam-bentuk-tagihan-blbi-terbesar-dari-kredit-R3nmtXmCfz.jpg</image><title>Mahfud MD (Foto: Istimewa)</title></images><description>JAKARTA- Satuan tugas (Satgas) Penanganan Hak Tagih Negara Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) telah melakukan verifikasi beberapa bentuk tagihan yang mencapai Rp110 triliun lebih.
Dari enam bentuk tagihan BLBI tersebut, tagihan terbesar yakni berbentuk kredit yang mencapai Rp101 triliun.
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan, setelah dilakukan penghitungan oleh Kementerian Keuangan tagihan BLBI mencapai Rp110.454.809.645.469.
&quot;Ada enam macam bentuk tagihan itu dan (terbesar) bentuknya kredit itu Rp101 triliun,&quot; kata Mahfud, Kamis (15/4/2021).
Dia menegaskan total Rp110 triliun tersebut Satgas Hak Tagih BLBI akan menagih dana kepada para obligor atau debitur.
Baca juga:&amp;nbsp;Pemerintah Akan Tagih Dana BLBI Rp110 Triliun dalam Bentuk Saham hingga Tabungan
&quot;Bentuk tagihan lainnya yakni properti yang mencapai Rp8 triliun, kemudian ada yang bentuknya rekening uang asing sehingga hitunganya bisa berubah, ada yang berbentuk saham, jadi macam-macam ada enam kategori,&quot; jelasnya
Sebelumnya, Mahfud MD menggelar rapat bersama Satgas Hak Tagih BLBI untuk menghitung total kerugian negara dan memastikan kesimpangsiuran dana yang akan ditagih terkait dana BLBI.
&quot;Sesudah dihitung terakhir tadi, kan hitungannya pernah menyebut Rp108 T, pernah menjadi Rp109 T, pernah Rp110 T hitungan terakhir per hari ini tadi tagihan hutang dari BLBI,&quot; kata dia.
Perhitungan tersebut, kata Mahfud, telah sesuai dengan jumlah kurs mata uang dan pergerakan saham saat ini.
Baca juga:&amp;nbsp;Kenapa Satgas Hak Tagih BLBI Baru Dibentuk?
Mahfud juga mengungkapkan selain menagih dalam bentuk uang, pemerintah akan menagih dalam bentuk saham hingga tabungan
&quot;Tadi menteri keuangan sudah menayangkan nih yang akan ditagih, yang berbetuk aset kredit sekian, yang berbentuk saham sekian, berbentuk rupiah dalam bentuk tabungan sekian dalam bentuk tabungan uang asing dan sebagainya,&quot; pungkasnya.

</description><content:encoded>JAKARTA- Satuan tugas (Satgas) Penanganan Hak Tagih Negara Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) telah melakukan verifikasi beberapa bentuk tagihan yang mencapai Rp110 triliun lebih.
Dari enam bentuk tagihan BLBI tersebut, tagihan terbesar yakni berbentuk kredit yang mencapai Rp101 triliun.
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan, setelah dilakukan penghitungan oleh Kementerian Keuangan tagihan BLBI mencapai Rp110.454.809.645.469.
&quot;Ada enam macam bentuk tagihan itu dan (terbesar) bentuknya kredit itu Rp101 triliun,&quot; kata Mahfud, Kamis (15/4/2021).
Dia menegaskan total Rp110 triliun tersebut Satgas Hak Tagih BLBI akan menagih dana kepada para obligor atau debitur.
Baca juga:&amp;nbsp;Pemerintah Akan Tagih Dana BLBI Rp110 Triliun dalam Bentuk Saham hingga Tabungan
&quot;Bentuk tagihan lainnya yakni properti yang mencapai Rp8 triliun, kemudian ada yang bentuknya rekening uang asing sehingga hitunganya bisa berubah, ada yang berbentuk saham, jadi macam-macam ada enam kategori,&quot; jelasnya
Sebelumnya, Mahfud MD menggelar rapat bersama Satgas Hak Tagih BLBI untuk menghitung total kerugian negara dan memastikan kesimpangsiuran dana yang akan ditagih terkait dana BLBI.
&quot;Sesudah dihitung terakhir tadi, kan hitungannya pernah menyebut Rp108 T, pernah menjadi Rp109 T, pernah Rp110 T hitungan terakhir per hari ini tadi tagihan hutang dari BLBI,&quot; kata dia.
Perhitungan tersebut, kata Mahfud, telah sesuai dengan jumlah kurs mata uang dan pergerakan saham saat ini.
Baca juga:&amp;nbsp;Kenapa Satgas Hak Tagih BLBI Baru Dibentuk?
Mahfud juga mengungkapkan selain menagih dalam bentuk uang, pemerintah akan menagih dalam bentuk saham hingga tabungan
&quot;Tadi menteri keuangan sudah menayangkan nih yang akan ditagih, yang berbetuk aset kredit sekian, yang berbentuk saham sekian, berbentuk rupiah dalam bentuk tabungan sekian dalam bentuk tabungan uang asing dan sebagainya,&quot; pungkasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
