<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mudik Dilarang, Istana: Supaya Pengorbanan Setahun Tak Sia-Sia</title><description>Masyarakat juga diimbau tetap merayakan Hari Raya Idul Fitri di rumah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/04/16/337/2395609/mudik-dilarang-istana-supaya-pengorbanan-setahun-tak-sia-sia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/04/16/337/2395609/mudik-dilarang-istana-supaya-pengorbanan-setahun-tak-sia-sia"/><item><title>Mudik Dilarang, Istana: Supaya Pengorbanan Setahun Tak Sia-Sia</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/04/16/337/2395609/mudik-dilarang-istana-supaya-pengorbanan-setahun-tak-sia-sia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/04/16/337/2395609/mudik-dilarang-istana-supaya-pengorbanan-setahun-tak-sia-sia</guid><pubDate>Jum'at 16 April 2021 09:32 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/16/337/2395609/mudik-dilarang-istana-supaya-pengorbanan-setahun-tak-sia-sia-JJx1q2XMHS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Juru Bicara Presiden Jokowi, Fadjroel Rachman (Foto: Sindo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/16/337/2395609/mudik-dilarang-istana-supaya-pengorbanan-setahun-tak-sia-sia-JJx1q2XMHS.jpg</image><title>Juru Bicara Presiden Jokowi, Fadjroel Rachman (Foto: Sindo)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah resmi melarang warga mudik menjelang hari raya Idul Fitri 1442 Hijriah. Pasalnya, hingga kini pandemi Covid-19 belum juga berlalu. Masyarakat juga diimbau tetap merayakan Hari Raya Idul Fitri di rumah.
Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman mengklaim larangan mudik dibuat karena semua pihak tidak ingin pengorbanan selama satu tahun ini sia-sia. Karenanya, masyarakat diminta menghargai pengorbanan tersebut.
&quot;Kebijakan larangan mudik dibuat karena kita tidak ingin semua pengorbanan selama 1 tahun ini sia-sia, kita sudah berkorban habis-habisan termasuk melalui upaya vaksinasi. Semoga kita semua tidak mudik untuk menghargai pengorbanan kita bersama,&quot; katanya melalui akun Twitter @fadjroeL dikutip pada Jumat (16/4/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Halau Pemudik Malam Hari, Kakorlantas Pastikan Petugas Siaga 24 Jam
Diwartakan sebelumnya, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, sebanyak 27 juta orang akan tetap mudik meskipun kegiatan itu telah dilarang. Sebab itu, pemerintah akan bertindak tegas bila ada warga yang membandel.
Sementara Polri melalui Korps Lalu Lintas akan membuat 300 lebih titik penyekatan untuk menghalau warga yang masih nekat mudik.
Baca Juga:&amp;nbsp;Masih Ada Provinsi yang Belum Bentuk Posko Covid-19, Pemerintah Minta Serius</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah resmi melarang warga mudik menjelang hari raya Idul Fitri 1442 Hijriah. Pasalnya, hingga kini pandemi Covid-19 belum juga berlalu. Masyarakat juga diimbau tetap merayakan Hari Raya Idul Fitri di rumah.
Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman mengklaim larangan mudik dibuat karena semua pihak tidak ingin pengorbanan selama satu tahun ini sia-sia. Karenanya, masyarakat diminta menghargai pengorbanan tersebut.
&quot;Kebijakan larangan mudik dibuat karena kita tidak ingin semua pengorbanan selama 1 tahun ini sia-sia, kita sudah berkorban habis-habisan termasuk melalui upaya vaksinasi. Semoga kita semua tidak mudik untuk menghargai pengorbanan kita bersama,&quot; katanya melalui akun Twitter @fadjroeL dikutip pada Jumat (16/4/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Halau Pemudik Malam Hari, Kakorlantas Pastikan Petugas Siaga 24 Jam
Diwartakan sebelumnya, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, sebanyak 27 juta orang akan tetap mudik meskipun kegiatan itu telah dilarang. Sebab itu, pemerintah akan bertindak tegas bila ada warga yang membandel.
Sementara Polri melalui Korps Lalu Lintas akan membuat 300 lebih titik penyekatan untuk menghalau warga yang masih nekat mudik.
Baca Juga:&amp;nbsp;Masih Ada Provinsi yang Belum Bentuk Posko Covid-19, Pemerintah Minta Serius</content:encoded></item></channel></rss>
