<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kekurangan Stok, Vaksinasi Corona di Kabupaten Tangerang Baru Capai 2%</title><description>Total keseluruhan masyarakat di wilayah tersebut hampir mencapai 4 ribu juta jiwa.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/04/16/338/2395733/kekurangan-stok-vaksinasi-corona-di-kabupaten-tangerang-baru-capai-2</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/04/16/338/2395733/kekurangan-stok-vaksinasi-corona-di-kabupaten-tangerang-baru-capai-2"/><item><title>Kekurangan Stok, Vaksinasi Corona di Kabupaten Tangerang Baru Capai 2%</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/04/16/338/2395733/kekurangan-stok-vaksinasi-corona-di-kabupaten-tangerang-baru-capai-2</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/04/16/338/2395733/kekurangan-stok-vaksinasi-corona-di-kabupaten-tangerang-baru-capai-2</guid><pubDate>Jum'at 16 April 2021 12:57 WIB</pubDate><dc:creator>Isty Maulidya</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/16/338/2395733/kekurangan-stok-vaksinasi-corona-di-kabupaten-tangerang-baru-capai-2-24OEU7JHsz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/16/338/2395733/kekurangan-stok-vaksinasi-corona-di-kabupaten-tangerang-baru-capai-2-24OEU7JHsz.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Freepik)</title></images><description>TANGERANG - Jumlah masyarakat yang sudah divaksin Covid-19 di Kabupaten Tangerang, Banten hingga saat ini baru mencapai 2 persen, atau sekitar hampir 70 ribu jiwa. Padahal, total keseluruhan masyarakat di wilayah tersebut hampir mencapai 4 ribu juta jiwa.

Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar mengatakan bahwa hal tersebut dikarenakan adanya keterbatasan pasokan vaksin dari pemerintah pusat. Saat ini, jumlah massa yang sudah divaksin belum memenuhi target  vaksinasi tahap pertama.

&quot;Jumlah penduduk di Kabupaten Tangerang hampir 4 juta jiwa, kebutuhan kita pada tahap pertama 160 jiwa untuk tahap pertama, baru setengahnya saat ini yang kita terima,&quot; jelas Zaki pada Jumat (16/4/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Pemerintah Dukung Inovasi Kesehatan untuk Mewujudkan Kemandirian Bangsa
Meskipun begitu, Zaki mengakui ada perubahan yang cukup signifikan setelah masyarakat mendapat vaksin Covid-19. Grafik kasus Covid-19 di Kabupaten Tangerang sudah menunjukkan adanya penurunan

&quot;Jumlah tersebut termasuk vaksinasi yang diberikan kepada tenaga medis, pelayan publik, hingga lansia. Dan sudah menunjukkan adanya penurunan kasus Covid-19 di Kabupaten Tangerang,&quot; ujar Zaki.

Zaki juga mengungkapkan bahwa Menteri Kesehatan sudah mengingatkan pemerintah daerah akan ada kekurangan stok vaksin Covid-19 di bulan April hingga Juni 2021. Untuk saat ini, pihaknya akan memaksimalkan pemberian vaksin yang sudah didapat agar dapat mendekati target yang telah dibuat.

&quot;Kita coba semaksimal mungkin agar paling tidak target masyarakat prioritas 80 sampai 90 persen bisa terpenuhi,&quot; jelasnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Mudik Dilarang, Istana: Supaya Pengorbanan Setahun Tak Sia-Sia</description><content:encoded>TANGERANG - Jumlah masyarakat yang sudah divaksin Covid-19 di Kabupaten Tangerang, Banten hingga saat ini baru mencapai 2 persen, atau sekitar hampir 70 ribu jiwa. Padahal, total keseluruhan masyarakat di wilayah tersebut hampir mencapai 4 ribu juta jiwa.

Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar mengatakan bahwa hal tersebut dikarenakan adanya keterbatasan pasokan vaksin dari pemerintah pusat. Saat ini, jumlah massa yang sudah divaksin belum memenuhi target  vaksinasi tahap pertama.

&quot;Jumlah penduduk di Kabupaten Tangerang hampir 4 juta jiwa, kebutuhan kita pada tahap pertama 160 jiwa untuk tahap pertama, baru setengahnya saat ini yang kita terima,&quot; jelas Zaki pada Jumat (16/4/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Pemerintah Dukung Inovasi Kesehatan untuk Mewujudkan Kemandirian Bangsa
Meskipun begitu, Zaki mengakui ada perubahan yang cukup signifikan setelah masyarakat mendapat vaksin Covid-19. Grafik kasus Covid-19 di Kabupaten Tangerang sudah menunjukkan adanya penurunan

&quot;Jumlah tersebut termasuk vaksinasi yang diberikan kepada tenaga medis, pelayan publik, hingga lansia. Dan sudah menunjukkan adanya penurunan kasus Covid-19 di Kabupaten Tangerang,&quot; ujar Zaki.

Zaki juga mengungkapkan bahwa Menteri Kesehatan sudah mengingatkan pemerintah daerah akan ada kekurangan stok vaksin Covid-19 di bulan April hingga Juni 2021. Untuk saat ini, pihaknya akan memaksimalkan pemberian vaksin yang sudah didapat agar dapat mendekati target yang telah dibuat.

&quot;Kita coba semaksimal mungkin agar paling tidak target masyarakat prioritas 80 sampai 90 persen bisa terpenuhi,&quot; jelasnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Mudik Dilarang, Istana: Supaya Pengorbanan Setahun Tak Sia-Sia</content:encoded></item></channel></rss>
