<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Inggris Selidiki Varian Covid-19 Asal India</title><description>Lebih dari 70 kasus Covid-19 varian India telah terdeteksi di Inggris.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/04/19/18/2397247/inggris-selidiki-varian-covid-19-asal-india</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/04/19/18/2397247/inggris-selidiki-varian-covid-19-asal-india"/><item><title>Inggris Selidiki Varian Covid-19 Asal India</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/04/19/18/2397247/inggris-selidiki-varian-covid-19-asal-india</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/04/19/18/2397247/inggris-selidiki-varian-covid-19-asal-india</guid><pubDate>Senin 19 April 2021 16:23 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/19/18/2397247/inggris-selidiki-varian-covid-19-asal-india-5hccYxJItB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Antara.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/19/18/2397247/inggris-selidiki-varian-covid-19-asal-india-5hccYxJItB.jpg</image><title>Foto: Antara.</title></images><description>LONDON - Pejabat kesehatan Inggris sedang menyelidiki varian COVID-19 asal India, namun belum memiliki cukup bukti untuk mengklasifikasikannya sebagai varian yang menjadi perhatian (VOCs), kata Susan Hopkins dari Public Health England (PHE), Minggu (18/4/2021).
Ketika berbicara di Andrew Marr Show stasiun TV BBC, Hopkins menuturkan, &quot;Kami belum mendapatkan cukup data soal varian ini untuk bisa menjelaskan apakah itu varian yang menjadi perhatian. Kami menetapkannya sebagai varian yang sedang diselidiki (VUI).&quot;
BACA JUGA: India Dilanda Pandemi COVID-19 Gelombang Kedua
&quot;Untuk menaikkan peringkatnya, kami perlu mengetahui apakah (varian, red) itu meningkatkan penularan, meningkatkan keparahan atau mengalahkan vaksin, dan kami belum mengetahuinya, tetapi kami melihat datanya setiap hari.&quot;
PHE mengaku telah mengidentifikasi 77 kasus varian COVID-19 India di Inggris.
Sebelumnya, Menteri Lingkungan George Eustice mengatakan perjalanan Perdana Menteri Boris Johnson ke India akhir April ini harus dilanjutkan meski kasus COVID-19 di negara tersebut terus meningkat.
BACA JUGA: Selama Ramadhan, Klinik Vaksinasi Covid-19 Didirikan di Masjid-Masjid Inggris
&quot;Penting kalau bisnis dan urusan politik jika Anda mau itu berlanjut,&quot; katanya.
Ia menambahkan bahwa komite pakar secara berkala meninjau keputusan-keputusan soal apakah akan mengizinkan perjalanan ke negara tertentu.
</description><content:encoded>LONDON - Pejabat kesehatan Inggris sedang menyelidiki varian COVID-19 asal India, namun belum memiliki cukup bukti untuk mengklasifikasikannya sebagai varian yang menjadi perhatian (VOCs), kata Susan Hopkins dari Public Health England (PHE), Minggu (18/4/2021).
Ketika berbicara di Andrew Marr Show stasiun TV BBC, Hopkins menuturkan, &quot;Kami belum mendapatkan cukup data soal varian ini untuk bisa menjelaskan apakah itu varian yang menjadi perhatian. Kami menetapkannya sebagai varian yang sedang diselidiki (VUI).&quot;
BACA JUGA: India Dilanda Pandemi COVID-19 Gelombang Kedua
&quot;Untuk menaikkan peringkatnya, kami perlu mengetahui apakah (varian, red) itu meningkatkan penularan, meningkatkan keparahan atau mengalahkan vaksin, dan kami belum mengetahuinya, tetapi kami melihat datanya setiap hari.&quot;
PHE mengaku telah mengidentifikasi 77 kasus varian COVID-19 India di Inggris.
Sebelumnya, Menteri Lingkungan George Eustice mengatakan perjalanan Perdana Menteri Boris Johnson ke India akhir April ini harus dilanjutkan meski kasus COVID-19 di negara tersebut terus meningkat.
BACA JUGA: Selama Ramadhan, Klinik Vaksinasi Covid-19 Didirikan di Masjid-Masjid Inggris
&quot;Penting kalau bisnis dan urusan politik jika Anda mau itu berlanjut,&quot; katanya.
Ia menambahkan bahwa komite pakar secara berkala meninjau keputusan-keputusan soal apakah akan mengizinkan perjalanan ke negara tertentu.
</content:encoded></item></channel></rss>
