<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jakarta Sering Dilanda Kebakaran, Pengamat: Saatnya Mencegah dari Hulu</title><description>Perlu dilakukan penanganan bencana kebakaran sejak dari hulu sebelum terjadinya kebakaran.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/04/19/338/2396853/jakarta-sering-dilanda-kebakaran-pengamat-saatnya-mencegah-dari-hulu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/04/19/338/2396853/jakarta-sering-dilanda-kebakaran-pengamat-saatnya-mencegah-dari-hulu"/><item><title>Jakarta Sering Dilanda Kebakaran, Pengamat: Saatnya Mencegah dari Hulu</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/04/19/338/2396853/jakarta-sering-dilanda-kebakaran-pengamat-saatnya-mencegah-dari-hulu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/04/19/338/2396853/jakarta-sering-dilanda-kebakaran-pengamat-saatnya-mencegah-dari-hulu</guid><pubDate>Senin 19 April 2021 06:51 WIB</pubDate><dc:creator>Erfan Maaruf</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/19/338/2396853/jakarta-sering-dilanda-kebakaran-pengamat-saatnya-mencegah-dari-hulu-k0H2DgveMN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/19/338/2396853/jakarta-sering-dilanda-kebakaran-pengamat-saatnya-mencegah-dari-hulu-k0H2DgveMN.jpg</image><title>Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Pusat Studi Manajemen Bencana Universitas Pembangunan Nasional 'Veteran' Yogyakarta (UPNVY) Eko Teguh Paripurno menilai seringnya terjadi kebakaran di Jakarta karena kesalahan manusia.

Perlu dilakukan penanganan bencana kebakaran sejak dari hulu sebelum terjadinya kebakaran.

&quot;Saya masih percaya bahwa sebagian besar kebakaran terjadi karena human error,&quot; katanya kepada MNC Portal Indonesia, Senin (18/4/2021).

Dia menejalaskan beberapa hal yang menjadi pemicu kebaran adalah arus pendek listrik, ledakan gas LPG di rumah tangga. Masyarakat dengan mudahnya menyalurkan aliran listrik yang melebihi kapasitas beban yang disarankan.

&quot;Kita bisa mencegah kebakaran dengan melihat sistem pelistrikan di pemukiman dan rumah kita. Kita lihat sediri, listrik di Jakarta dan kota-kota maupun pemukiman kita sangat tidak teratur,&quot; jelasnya.

Eko menilai perlu dilakukan pencegahan sejak dini untuk mengatisipasi kebakaran. Selain mengurangi kerugian akibat kebakaran, pencegahan juga dapat beban kerja Pemadam kebakaran.

&quot;Sudah waktunya kita mulai mengelola kebakaran dari hulunya. Kita bisa merencanakan bangunan dan kampung yang tidak mudah terbakar,&quot; bebernya.</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Pusat Studi Manajemen Bencana Universitas Pembangunan Nasional 'Veteran' Yogyakarta (UPNVY) Eko Teguh Paripurno menilai seringnya terjadi kebakaran di Jakarta karena kesalahan manusia.

Perlu dilakukan penanganan bencana kebakaran sejak dari hulu sebelum terjadinya kebakaran.

&quot;Saya masih percaya bahwa sebagian besar kebakaran terjadi karena human error,&quot; katanya kepada MNC Portal Indonesia, Senin (18/4/2021).

Dia menejalaskan beberapa hal yang menjadi pemicu kebaran adalah arus pendek listrik, ledakan gas LPG di rumah tangga. Masyarakat dengan mudahnya menyalurkan aliran listrik yang melebihi kapasitas beban yang disarankan.

&quot;Kita bisa mencegah kebakaran dengan melihat sistem pelistrikan di pemukiman dan rumah kita. Kita lihat sediri, listrik di Jakarta dan kota-kota maupun pemukiman kita sangat tidak teratur,&quot; jelasnya.

Eko menilai perlu dilakukan pencegahan sejak dini untuk mengatisipasi kebakaran. Selain mengurangi kerugian akibat kebakaran, pencegahan juga dapat beban kerja Pemadam kebakaran.

&quot;Sudah waktunya kita mulai mengelola kebakaran dari hulunya. Kita bisa merencanakan bangunan dan kampung yang tidak mudah terbakar,&quot; bebernya.</content:encoded></item></channel></rss>
