<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cegah Masyarakat Curi Start Mudik, Satgas: Bakal Ada Penyesuaian Kebijakan</title><description>Pemerintah akan melakukan penyesuaian kebijakan untuk mengantisipasi aksi curi start mudik.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/04/20/337/2397912/cegah-masyarakat-curi-start-mudik-satgas-bakal-ada-penyesuaian-kebijakan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/04/20/337/2397912/cegah-masyarakat-curi-start-mudik-satgas-bakal-ada-penyesuaian-kebijakan"/><item><title>Cegah Masyarakat Curi Start Mudik, Satgas: Bakal Ada Penyesuaian Kebijakan</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/04/20/337/2397912/cegah-masyarakat-curi-start-mudik-satgas-bakal-ada-penyesuaian-kebijakan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/04/20/337/2397912/cegah-masyarakat-curi-start-mudik-satgas-bakal-ada-penyesuaian-kebijakan</guid><pubDate>Selasa 20 April 2021 17:11 WIB</pubDate><dc:creator>Dita Angga R</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/20/337/2397912/cegah-masyarakat-curi-start-mudik-satgas-bakal-ada-penyesuaian-kebijakan-HhjzvX7IhA.jfif" expression="full" type="image/jpeg">Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito. (BNPB)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/20/337/2397912/cegah-masyarakat-curi-start-mudik-satgas-bakal-ada-penyesuaian-kebijakan-HhjzvX7IhA.jfif</image><title>Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito. (BNPB)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah telah memutuskan  melarang mudik pada Lebaran tahun ini. Namun, ada sebagian masyarakat yang mencoba mencuri start mudik demi menghindari kebijakan pelarangan tersebut.

Seperti diketahui, larangan mudik berlaku mulai 6 Mei hingga 17 Mei 2021. Terkait hal ini, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengungkapkan, pemerintah akan melakukan penyesuaian kebijakan untuk mengantisipasi aksi curi start mudik.

&amp;ldquo;Pada prinsipnya kebijakan peniadaan mudik ini adalah untuk menekan laju mobilitas penduduk yang linear dengan peningkatan kasus Covid-19. Oleh karena itu, pemerintah akan segera melakukan penyesuaian kebijakan dengan tujuan mengerem arus pergerakan penduduk yang berpotensi meningkat,&amp;rdquo; katanya dalam konferensi persnya, Selasa (20/4/2021).

Dia mengingatkan, kebijakan pelarangan mudik ini dilakukan agar kejadian pada tahun lalu tidak terulang. Di mana bisa berdampak pada peningkatan penularan Covid-19.

&amp;ldquo;Pemerintah meminta masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan mudik di tahun ini. Dapat belajar bersama-sama dari pengalaman kita tahun lalu bahwa mudik sangat berpotensi meningkatkan penularan covid yang berakibat fatal. Semakin sedikit mobilitas antarwilayah, maka upaya pencegahan covid dapat berjalan dengan optimal,&amp;rdquo; ujarnya.

Wiku mengingatkan, tidak mudik saat momen Lebaran adalah cara untuk melindungi keluarga di kampung halaman.

Baca Juga : Kangen Kampung, Pemudik Curi Start Lewat Jalur Pantura Bekasi

&amp;ldquo;Keputusan untuk tidak mudik merupakan cara kita untuk lindungi keluarga di kampung halaman terutama mereka yang telah lanjut usia, seperti bapak ibu kakek nenek,&amp;rdquo; tuturnya.

Baca Juga : Menag: Mudik Sunah, Menjaga Kesehatan Diri dan Keluarga Hukumnya Wajib


</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah telah memutuskan  melarang mudik pada Lebaran tahun ini. Namun, ada sebagian masyarakat yang mencoba mencuri start mudik demi menghindari kebijakan pelarangan tersebut.

Seperti diketahui, larangan mudik berlaku mulai 6 Mei hingga 17 Mei 2021. Terkait hal ini, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengungkapkan, pemerintah akan melakukan penyesuaian kebijakan untuk mengantisipasi aksi curi start mudik.

&amp;ldquo;Pada prinsipnya kebijakan peniadaan mudik ini adalah untuk menekan laju mobilitas penduduk yang linear dengan peningkatan kasus Covid-19. Oleh karena itu, pemerintah akan segera melakukan penyesuaian kebijakan dengan tujuan mengerem arus pergerakan penduduk yang berpotensi meningkat,&amp;rdquo; katanya dalam konferensi persnya, Selasa (20/4/2021).

Dia mengingatkan, kebijakan pelarangan mudik ini dilakukan agar kejadian pada tahun lalu tidak terulang. Di mana bisa berdampak pada peningkatan penularan Covid-19.

&amp;ldquo;Pemerintah meminta masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan mudik di tahun ini. Dapat belajar bersama-sama dari pengalaman kita tahun lalu bahwa mudik sangat berpotensi meningkatkan penularan covid yang berakibat fatal. Semakin sedikit mobilitas antarwilayah, maka upaya pencegahan covid dapat berjalan dengan optimal,&amp;rdquo; ujarnya.

Wiku mengingatkan, tidak mudik saat momen Lebaran adalah cara untuk melindungi keluarga di kampung halaman.

Baca Juga : Kangen Kampung, Pemudik Curi Start Lewat Jalur Pantura Bekasi

&amp;ldquo;Keputusan untuk tidak mudik merupakan cara kita untuk lindungi keluarga di kampung halaman terutama mereka yang telah lanjut usia, seperti bapak ibu kakek nenek,&amp;rdquo; tuturnya.

Baca Juga : Menag: Mudik Sunah, Menjaga Kesehatan Diri dan Keluarga Hukumnya Wajib


</content:encoded></item></channel></rss>
