<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kangen Kampung, Pemudik Curi Start Lewat Jalur Pantura Bekasi</title><description>Sejumlah pemudik mencuri start pulang ke kampung halaman menyusul adanya larangan mudik Lebaran tahun ini.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/04/20/338/2397898/kangen-kampung-pemudik-curi-start-lewat-jalur-pantura-bekasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/04/20/338/2397898/kangen-kampung-pemudik-curi-start-lewat-jalur-pantura-bekasi"/><item><title>Kangen Kampung, Pemudik Curi Start Lewat Jalur Pantura Bekasi</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/04/20/338/2397898/kangen-kampung-pemudik-curi-start-lewat-jalur-pantura-bekasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/04/20/338/2397898/kangen-kampung-pemudik-curi-start-lewat-jalur-pantura-bekasi</guid><pubDate>Selasa 20 April 2021 17:02 WIB</pubDate><dc:creator>Abdullah M Surjaya</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/20/338/2397898/kangen-kampung-pemudik-curi-start-lewat-jalur-pantura-bekasi-kL8CIyPDk8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sejumlah pemudik curi start mudik. (Foto : Abdullah Surjaya)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/20/338/2397898/kangen-kampung-pemudik-curi-start-lewat-jalur-pantura-bekasi-kL8CIyPDk8.jpg</image><title>Sejumlah pemudik curi start mudik. (Foto : Abdullah Surjaya)</title></images><description>BEKASI &amp;ndash; Sejumlah pemudik mencuri start pulang ke kampung halaman menyusul adanya larangan mudik Lebaran tahun ini. Sepekan puasa Ramadhan, sejumlah warga mulai mudik lebih awal.

Hal ini tampak terlihat di wilayah Kabupaten Bekasi tepatnya di Jalur Pantura Kecamatan Kedung Waringin, dan di perempatan Sentra Grosir Cikarang (SGC), Kecamatan Cikarang Utara.


Masyarakat menggunakan roda dua terlihat mulai melakukan perjalanan mudik ke sejumlah daerah di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Terlihat dari barang bawaan yang ada di atas motor. Walaupun arus lalu lintas masih didominasi pemotor lokal tak menyurutkan pemudik pulang kampung.

Salah satu pemudik, Arul Mas Tedjo (35), mengaku akan pulang ke salah satu kota di Jawa Tengah bersama Istri. Ia mengaku memilih mudik karena sudah hampir dua tahun tidak mudik ke kampung halaman. Dia juga memilih mudik lebih awal untuk menghindari larangan mudik pada 6 Mei hingga 17 Mei 2021.

&quot;Tahun ini harus mudik. Saya kangen kampung halaman di Kota Solo,&amp;rdquo; kata pegawai swasta di Jakarta Utara ini.

Bahkan, dia tidak merasa khawatir akan penyebaran virus corona akibat dari perjalanan mudik yang dilakukan lebih awal tersebut. Apalagi, rekan kerja sudah ada sebagian yang pulang kampung sejak beberapa waktu lalu.

Baca Juga : Dampak Ekonomi Besar tapi Kini Mudik Lebaran Secara Virtual

Menanggapi hal itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi, Yana Suyatna, mengatakan terkait adanya warga yang mudik lebih awal, pihaknya tak bisa mencegahnya. Akan tetapi, sangat diimbau masyarakat tidak curi start mudik.

&quot;Memang tidak ada penyekatan sebelum tanggal 6 Mei, disarankan untuk tidak mudik,&amp;rdquo; katanya.
Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi bersama aparat Kepolisian siap menyukseskan program pemerintah terkait pelarangan mudik menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah. Pihaknya, akan memantau sejumlah lokasi yang kerap dipadati pemudik, salah satunya terminal Kalijaya Cikarang untuk melakukan pemantauan.

Yana mengatakan pasca pemerintah mengumumkan larangan mudik pada 6 hingga 17 Mei 2021 beberapa waktu lalu, tidak sedikit masyarakat yang telah memutuskan pulang ke kampung halamannya sebelum tanggal tersebut. Untuk meminimalkan adanya masyarakat yang masih nekat mudik, pemerintah akan membangun beberapa posko pantauan.

Peningkatan jumlah penumpang di Terminal Kalijaya sempat terjadi beberapa hari jelang bulan Ramadaan. Karena itu, dia meminta masyarakat mematuhi aturan larangan mudik tersebut. Hal itu demi kebaikan bersama dalam menekan angka penyebaran corona.

Baca Juga : Menag: Mudik Sunah, Menjaga Kesehatan Diri dan Keluarga Hukumnya Wajib

&quot;Tentu larangan mudik ini harus dipatuhi bersama sebagai upaya mencegah penyebaran corona,&amp;rdquo; tuturnya.
</description><content:encoded>BEKASI &amp;ndash; Sejumlah pemudik mencuri start pulang ke kampung halaman menyusul adanya larangan mudik Lebaran tahun ini. Sepekan puasa Ramadhan, sejumlah warga mulai mudik lebih awal.

Hal ini tampak terlihat di wilayah Kabupaten Bekasi tepatnya di Jalur Pantura Kecamatan Kedung Waringin, dan di perempatan Sentra Grosir Cikarang (SGC), Kecamatan Cikarang Utara.


Masyarakat menggunakan roda dua terlihat mulai melakukan perjalanan mudik ke sejumlah daerah di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Terlihat dari barang bawaan yang ada di atas motor. Walaupun arus lalu lintas masih didominasi pemotor lokal tak menyurutkan pemudik pulang kampung.

Salah satu pemudik, Arul Mas Tedjo (35), mengaku akan pulang ke salah satu kota di Jawa Tengah bersama Istri. Ia mengaku memilih mudik karena sudah hampir dua tahun tidak mudik ke kampung halaman. Dia juga memilih mudik lebih awal untuk menghindari larangan mudik pada 6 Mei hingga 17 Mei 2021.

&quot;Tahun ini harus mudik. Saya kangen kampung halaman di Kota Solo,&amp;rdquo; kata pegawai swasta di Jakarta Utara ini.

Bahkan, dia tidak merasa khawatir akan penyebaran virus corona akibat dari perjalanan mudik yang dilakukan lebih awal tersebut. Apalagi, rekan kerja sudah ada sebagian yang pulang kampung sejak beberapa waktu lalu.

Baca Juga : Dampak Ekonomi Besar tapi Kini Mudik Lebaran Secara Virtual

Menanggapi hal itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi, Yana Suyatna, mengatakan terkait adanya warga yang mudik lebih awal, pihaknya tak bisa mencegahnya. Akan tetapi, sangat diimbau masyarakat tidak curi start mudik.

&quot;Memang tidak ada penyekatan sebelum tanggal 6 Mei, disarankan untuk tidak mudik,&amp;rdquo; katanya.
Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi bersama aparat Kepolisian siap menyukseskan program pemerintah terkait pelarangan mudik menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah. Pihaknya, akan memantau sejumlah lokasi yang kerap dipadati pemudik, salah satunya terminal Kalijaya Cikarang untuk melakukan pemantauan.

Yana mengatakan pasca pemerintah mengumumkan larangan mudik pada 6 hingga 17 Mei 2021 beberapa waktu lalu, tidak sedikit masyarakat yang telah memutuskan pulang ke kampung halamannya sebelum tanggal tersebut. Untuk meminimalkan adanya masyarakat yang masih nekat mudik, pemerintah akan membangun beberapa posko pantauan.

Peningkatan jumlah penumpang di Terminal Kalijaya sempat terjadi beberapa hari jelang bulan Ramadaan. Karena itu, dia meminta masyarakat mematuhi aturan larangan mudik tersebut. Hal itu demi kebaikan bersama dalam menekan angka penyebaran corona.

Baca Juga : Menag: Mudik Sunah, Menjaga Kesehatan Diri dan Keluarga Hukumnya Wajib

&quot;Tentu larangan mudik ini harus dipatuhi bersama sebagai upaya mencegah penyebaran corona,&amp;rdquo; tuturnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
