<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jelang Larangan Mudik, Penumpang Bus di Terminal Baranangsiang Bogor Melonjak</title><description>Rata-rata tujuan penumpang ke luar provinsi yakni Jawa Tengah dan Jawa Timur.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/04/21/338/2398459/jelang-larangan-mudik-penumpang-bus-di-terminal-baranangsiang-bogor-melonjak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/04/21/338/2398459/jelang-larangan-mudik-penumpang-bus-di-terminal-baranangsiang-bogor-melonjak"/><item><title>Jelang Larangan Mudik, Penumpang Bus di Terminal Baranangsiang Bogor Melonjak</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/04/21/338/2398459/jelang-larangan-mudik-penumpang-bus-di-terminal-baranangsiang-bogor-melonjak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/04/21/338/2398459/jelang-larangan-mudik-penumpang-bus-di-terminal-baranangsiang-bogor-melonjak</guid><pubDate>Rabu 21 April 2021 15:33 WIB</pubDate><dc:creator>Putra Ramadhani Astyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/21/338/2398459/jelang-larangan-mudik-penumpang-bus-di-terminal-baranangsiang-bogor-melonjak-oViVvCrbrE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/21/338/2398459/jelang-larangan-mudik-penumpang-bus-di-terminal-baranangsiang-bogor-melonjak-oViVvCrbrE.jpg</image><title>Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)</title></images><description>BOGOR - Penumpang bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) di Terminal Baranangsiang, Kota Bogor terlihat mulai mengalami peningkatan. Rata-rata tujuan penumpang ke luar provinsi yakni Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Kepala Terminal Baranangsiang Moses Lieba Ary mengatakan kenaikan penumpang mulai terlihat hari ini. Pada pukul 06.00 WIB-pukul 12.00 WIB terdapat 182 penumpang bus AKAP dan 200 penumpang bus AKDP yang keluar dari Terminal Baranangsiang.
&quot;Kemungkinan ada kenaikan (penumpang bus) hari ini. Penumpang bus AKAP dari laporan sampai siang ini 182 penumpang dan bus AKDP 200 penumpang,&quot; kata Moses, dikonfirmasi, Rabu (21/4/2021).
Jumlah itu mengalami kenaikan jika dibandingkan beberapa hari sebelumnya. Dimana, total penumpang tercatat hanya sebanyak 210 untuk bus AKAP dan 310 untuk bus AKDP dalam waktu dua hari lalu.
&quot;Itu jumlah keseluruhan dua hari (Senin-Selasa). Untuk tujuan ke Jawa yang paling banyak,&quot; jelasnya.
Sementara, untuk jumlah perjalanan bus AKAP yang meninggalkan Terminal Baranangsiang sampai siang ini sebanyak 22 kendaraan, bus AKDP 27 kendaraan dan angkutan Trans Jabodetabek 30 kendaraan.
&quot;Berkenaan harga tiket bus tidak ada kenaikan. Karena kami akan mulai pendataan terperinci mulai tanggal 24 April 2021,&quot; tambah Moses.
Di sisi lain, Moses mengaku belum mengetahui pasti apakah operasional terminal akan dihentikan atau tidak ketika dimulainya kebijakan larangan mudik. Karena, menunggu arahan Kementerian Perhubungan.
&quot;Kita masih menunggu Peraturan Menteri,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>BOGOR - Penumpang bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) di Terminal Baranangsiang, Kota Bogor terlihat mulai mengalami peningkatan. Rata-rata tujuan penumpang ke luar provinsi yakni Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Kepala Terminal Baranangsiang Moses Lieba Ary mengatakan kenaikan penumpang mulai terlihat hari ini. Pada pukul 06.00 WIB-pukul 12.00 WIB terdapat 182 penumpang bus AKAP dan 200 penumpang bus AKDP yang keluar dari Terminal Baranangsiang.
&quot;Kemungkinan ada kenaikan (penumpang bus) hari ini. Penumpang bus AKAP dari laporan sampai siang ini 182 penumpang dan bus AKDP 200 penumpang,&quot; kata Moses, dikonfirmasi, Rabu (21/4/2021).
Jumlah itu mengalami kenaikan jika dibandingkan beberapa hari sebelumnya. Dimana, total penumpang tercatat hanya sebanyak 210 untuk bus AKAP dan 310 untuk bus AKDP dalam waktu dua hari lalu.
&quot;Itu jumlah keseluruhan dua hari (Senin-Selasa). Untuk tujuan ke Jawa yang paling banyak,&quot; jelasnya.
Sementara, untuk jumlah perjalanan bus AKAP yang meninggalkan Terminal Baranangsiang sampai siang ini sebanyak 22 kendaraan, bus AKDP 27 kendaraan dan angkutan Trans Jabodetabek 30 kendaraan.
&quot;Berkenaan harga tiket bus tidak ada kenaikan. Karena kami akan mulai pendataan terperinci mulai tanggal 24 April 2021,&quot; tambah Moses.
Di sisi lain, Moses mengaku belum mengetahui pasti apakah operasional terminal akan dihentikan atau tidak ketika dimulainya kebijakan larangan mudik. Karena, menunggu arahan Kementerian Perhubungan.
&quot;Kita masih menunggu Peraturan Menteri,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
