<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 KRI dan 1 Helikopter Dikerahkan Cari Nanggala 402</title><description>Sebanyak 5 KRI dan 1 helikopter dikerahkan untuk mencari Nanggala 402 yang hilang kontak di perairan utara Bali.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/04/22/337/2398919/5-kri-dan-1-helikopter-dikerahkan-cari-nanggala-402</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/04/22/337/2398919/5-kri-dan-1-helikopter-dikerahkan-cari-nanggala-402"/><item><title>5 KRI dan 1 Helikopter Dikerahkan Cari Nanggala 402</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/04/22/337/2398919/5-kri-dan-1-helikopter-dikerahkan-cari-nanggala-402</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/04/22/337/2398919/5-kri-dan-1-helikopter-dikerahkan-cari-nanggala-402</guid><pubDate>Kamis 22 April 2021 12:06 WIB</pubDate><dc:creator>Riezky Maulana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/22/337/2398919/5-kri-dan-1-helikopter-dikerahkan-cari-nanggala-402-9EHaUG7O9V.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kapuspen TNI Mayjen Achmad Riad. (tangkapan layar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/22/337/2398919/5-kri-dan-1-helikopter-dikerahkan-cari-nanggala-402-9EHaUG7O9V.jpg</image><title>Kapuspen TNI Mayjen Achmad Riad. (tangkapan layar)</title></images><description>JAKARTA - TNI masih terus berupaya mencari KRI Nanggala 402 yang hilang kontak di perairan utara Bali pada Rabu (21/3/2021). Sebanyak 400 personel dikerahkan untuk mencari kapal selam tersebut.

Selain itu, sedikitnya enam alutsista dioperasikan upaya pencarian. Alutsista tersebut terdiri dari lima KRI dan satu helikopter.

&quot;Sebagai informasi, lima KRI dan satu helikopter yang melaksanakan operasi pencarian dengan kekuatan yang dikerahkan lebih kurang 400 orang,&quot; ucap Kapuspen TNI Mayjen Achmad Riad saat konferensi persnya, Kamis (22/4/2021).

Lantaran proses pencarian masih dilakukan, TNI berharap tidak ada analisis yang tidak mendasar dilakukan segelintir pihak. Hal itu, sambungnya, bertujuan agar memberikan ketenangan kepada masyarakat.

Baca Juga : Baterai KRI Nanggala 402 Terbatas, Upaya Pencarian Berkejaran dengan Waktu

&quot;Saya tegaskan kembali berbagai berita yang disampaikan sudah ditemukan 21 jam itu sebenarnya belum bisa dijadikan sebagi dasar. Oleh karena itu saya berharap tidak membuat analisa dan memberitakan yang mungkin belum dipastikan kebenarannya,&quot; tuturnya.

Baca Juga : Eks Komandan Kapal Selam Nuklir Inggris: KRI Nanggala 402 Mungkin Tak Akan Ditemukan
</description><content:encoded>JAKARTA - TNI masih terus berupaya mencari KRI Nanggala 402 yang hilang kontak di perairan utara Bali pada Rabu (21/3/2021). Sebanyak 400 personel dikerahkan untuk mencari kapal selam tersebut.

Selain itu, sedikitnya enam alutsista dioperasikan upaya pencarian. Alutsista tersebut terdiri dari lima KRI dan satu helikopter.

&quot;Sebagai informasi, lima KRI dan satu helikopter yang melaksanakan operasi pencarian dengan kekuatan yang dikerahkan lebih kurang 400 orang,&quot; ucap Kapuspen TNI Mayjen Achmad Riad saat konferensi persnya, Kamis (22/4/2021).

Lantaran proses pencarian masih dilakukan, TNI berharap tidak ada analisis yang tidak mendasar dilakukan segelintir pihak. Hal itu, sambungnya, bertujuan agar memberikan ketenangan kepada masyarakat.

Baca Juga : Baterai KRI Nanggala 402 Terbatas, Upaya Pencarian Berkejaran dengan Waktu

&quot;Saya tegaskan kembali berbagai berita yang disampaikan sudah ditemukan 21 jam itu sebenarnya belum bisa dijadikan sebagi dasar. Oleh karena itu saya berharap tidak membuat analisa dan memberitakan yang mungkin belum dipastikan kebenarannya,&quot; tuturnya.

Baca Juga : Eks Komandan Kapal Selam Nuklir Inggris: KRI Nanggala 402 Mungkin Tak Akan Ditemukan
</content:encoded></item></channel></rss>
