<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Diduga Cabuli Bocah, Kakek di Bogor Nyaris Dihakimi Warga</title><description>Seorang kakek di Ciseeng, Kabupaten Bogor, nyaris menjadi bulan-bulanan warga yang geram karena diduga mencabuli anak di bawah umur.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/04/22/338/2399229/diduga-cabuli-bocah-kakek-di-bogor-nyaris-dihakimi-warga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/04/22/338/2399229/diduga-cabuli-bocah-kakek-di-bogor-nyaris-dihakimi-warga"/><item><title>Diduga Cabuli Bocah, Kakek di Bogor Nyaris Dihakimi Warga</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/04/22/338/2399229/diduga-cabuli-bocah-kakek-di-bogor-nyaris-dihakimi-warga</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/04/22/338/2399229/diduga-cabuli-bocah-kakek-di-bogor-nyaris-dihakimi-warga</guid><pubDate>Kamis 22 April 2021 19:23 WIB</pubDate><dc:creator>Putra Ramadhani Astyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/22/338/2399229/diduga-cabuli-bocah-kakek-di-bogor-nyaris-dihakimi-warga-nYMIygeHzU.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Okezone/Putra</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/22/338/2399229/diduga-cabuli-bocah-kakek-di-bogor-nyaris-dihakimi-warga-nYMIygeHzU.JPG</image><title>Foto: Okezone/Putra</title></images><description>BOGOR - Seorang kakek di Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat nyaris menjadi bulan-bulanan warga yang geram karena diduga mencabuli anak di bawah umur. Videonya pun viral di media sosial Instagram.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @infoparung, terlihat sejumlah warga mencoba untuk menghakimi kakek terduga pelaku pencabulan. Warga tersebut nampak sangat emosi terhadap sang kakek.

Beruntung, aksi itu dapat dilerai oleh warga lainnya sehingga nyawa sang kakek masih selamat. Selanjutnya, terduga pelaku dibawa ke pihak kepolisian untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

&quot;Amarah warga Desa Cibentang Kec. Ciseeng memuncak malam tadi sekira pukul 21.00 WIB. Pasalnya 2 orang kakek (pelaku) telah melakukan aksi bejatnya (pemerkosaan kepada anak di bawah umur (8 tahun) hingga sebanyak 5 kali. Warga mengepung rumah lurah Cibentang saat pelaku diamankan dan pada akhirnya amukan warga tak mampu terbendungkan lagi,&quot; tulis Instagram @infoparung.

Dikonfirmasi, Kapolres Bogor AKBP Harun mengatakan satu orang terduga pelaku pencabulan sudah diamankan. Saat ini, kasus dugaan pencabulan tersebut masih dalam proses penyelidikan.

&quot;Masih dalam penyelidikan,&quot; singkat Harun, kepada wartawan, Kamis (22/4/2021).


</description><content:encoded>BOGOR - Seorang kakek di Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat nyaris menjadi bulan-bulanan warga yang geram karena diduga mencabuli anak di bawah umur. Videonya pun viral di media sosial Instagram.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @infoparung, terlihat sejumlah warga mencoba untuk menghakimi kakek terduga pelaku pencabulan. Warga tersebut nampak sangat emosi terhadap sang kakek.

Beruntung, aksi itu dapat dilerai oleh warga lainnya sehingga nyawa sang kakek masih selamat. Selanjutnya, terduga pelaku dibawa ke pihak kepolisian untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

&quot;Amarah warga Desa Cibentang Kec. Ciseeng memuncak malam tadi sekira pukul 21.00 WIB. Pasalnya 2 orang kakek (pelaku) telah melakukan aksi bejatnya (pemerkosaan kepada anak di bawah umur (8 tahun) hingga sebanyak 5 kali. Warga mengepung rumah lurah Cibentang saat pelaku diamankan dan pada akhirnya amukan warga tak mampu terbendungkan lagi,&quot; tulis Instagram @infoparung.

Dikonfirmasi, Kapolres Bogor AKBP Harun mengatakan satu orang terduga pelaku pencabulan sudah diamankan. Saat ini, kasus dugaan pencabulan tersebut masih dalam proses penyelidikan.

&quot;Masih dalam penyelidikan,&quot; singkat Harun, kepada wartawan, Kamis (22/4/2021).


</content:encoded></item></channel></rss>
